
" papah yang ngajarin dan kenapa papa gak kasih tahu kalian karna papa gak ingin kalian ngelarang Anjel buat berlatih. " ujar Rai Wilsington dengan menatap putrinya.
" tapi, pa. gak seharusnya papa ngerahasiain itu semuanya dari Raisya. " ujar Raisya yang sangat kesal dengan papanya ini yang merahasiakan hal besar darinya.
" karena papa tahu sikap kamu gimana, kamu paling gak suka kalau putri kamu belajar ilmu beladiri kaya gitu dan makanya papa ngerahasiainnya. " ujar Rai dengan menatap putrinya itu dengan dingin.
" ya, karena Raisya gak mau Anjel kenapa - kenapa makanya Raisya gak ngebolehin Anjel belajar ilmu beladiri. " ujar Raisya dengan kesal.
" sudah - sudah mom, lagian juga ini udah terjadi dan karena papa ngajarin Anjel dia jadi bisa nyelamatkan semuanya, kita ambil hikmahnya aja. " ujar Pratama yang menghentikan perdebatan antara mertua dan istrinya.
" baiklah dan satu lagi kenapa kamu bisa mengenal mereka semua ? " ujar Raisya dengan menatap putrinya yang tak lain Anjel.
" ini rahasia mom, nanti Anjel jelasin setelah kita pulang. " ujar Anjel dengan menatap sekeliling yang sedang mendengarkan obrolan keluarganya.
" baiklah. " ujar Raisya yang tersenyum.
__ADS_1
" Sekali lagi saya minta maaf atas apa yang terjadi, mungkin kalian membenci saya itu wajar dan sekali lagi maaf. " ujar Fiola dengan merasa bersalah atas apa yang terjadi.
" iyaa gak papa nak. " ujar Raisya dengan menyentuh pundak Fiola dengan tersenyum.
" makasih Tante Dan Fiola juga minta maaf sama om dan tante. " ujar Fiola dengan menatap Ayah dan ibu Veronica yang tadi menjadi tawanannya.
" gak papa nak, yang penting kami semua selamat. " ujar Ibu dari Veronica yang bernama Rastanti Jino Ibrahim.
" Makasih tante, kalau begitu saya pamit ingin ke rumah sakit mau nemenin Banu disana. " ujar Fiola dengan mengulurkan tangannya yang ingin mencium punggung telapak tangan Raisya, Rastanti dan Racquel.
" iyaa tante. " ujar Fiola yang langsung mencium punggung tangan Rastanti dan Racquel secara bergantian.
" Assalamualaikum. " ujar Fiola yang langsung di balas oleh mereka dan ia pun langsung keluar dari gedung dengan terus memegang pundaknya yang tertembak.
" dia sebenarnya anak yang baik karna cinta dia berubah menjadi seperti tadi. " ujar Raisya dengan terus memandang kepergian Fiola.
__ADS_1
" betul tuhh jeng, yang saya lihat dia anak baik cuma dia mengambil langkah yang salah demi cintanya. " ujar Racquel yang juga memandang kepergiaan Fiola.
" jadi keinget waktu muda dulu, aku juga pernah seperti anak tadi yang mengambil jalan yang salah karna mencintai seseorang. " ujar Rastanti dengan sendu yang langsung di ragkul sang suami yang tak lain Vino Ibrahim adek dari Pratama Wijaya.
" masalalu biarlah masalalu. " ujar Vino dengan memeluk istrinya, dia inget dulu gimana sang istri melakukan hal yang sangat gila untuk merebut orang yang ia cintai dan semenjak kehadiran dirinya, istri perlahan lahan melupakan pria tersebut yang kini tak di ketahui kehadirannya.
" Apakah para orang tua ingin terus ngerumpi ? atau kita mau pulang ? Anjel lelah. " ujar Anjel yang mengalihkan perhatian melihat tantenya tampak sendu mengingat masalalunya yang tak diketahuinya.
" Baiklah kita pulang, mommy sudah capek ingin istirahat. " ujar Raisya dengan memegang tangan sang suami.
" Sayang kau semobil dengan ku. " ujar Kevin yang langsung menarik tangan Anjel menuju mobilnya begitupun yang lainnya.
Janga lupa vote end likenya
See you tomorrow guys 😘
__ADS_1