
" tinggal katring doang ? " ujar Veronica dengan menatap Anjel.
" kayanya udah, kemarin pulang sekolah gua udah beli cincin, mesen gaun pengantin, waktu itu sihh kak Kevin pernah bilang kalau gedung sama dekorasinya udah di siapin sama Om Danu sama Tante Racquel jadi yang belum tinggal katring. " Ujar Anjel dengan yakin kalau tinggal katring Yang belum di siapin.
" oke kalau gitu, ada rekomendasi restoran yang enak gak makanan buat pernikahan ? " ujar Veronica dengan melirik yang lain.
" biar aku aja yang nyiapin, Soalnya papah punya restoran makanannya juga enak - enak, terus masalah menu mau apa aja ? kalau gak nanti aku fotoin dehh menu - menu makanan yang ada di restoran papah. " ujar Cika dengan tersenyum, dia harus bisa membantu acara pernikahan Sahabatnya ini dengan menyiapkan katring di pernikahannya.
" oke, maaf ya ngerepotin kalian. " ujar Anjel dengan melirik yang lainnya.
" Kita kan Sahabat gak ada kata ngerepotin, selama kita bisa bantu pasti kita bantu. " Ujar Veronica dengan tersenyum.
" Iyaa tenang aja kita gak ngerasa di repotin. " ujar Cika dan di angguki yang lainnya.
" sekali lagi makasih girls. " ujar Anjel dengan terharu memiliki Sahabat - Sahabat yang baik, setia kawan, selalu ada buatnya disaat lagi susah dan seneng.
" sama - sama. " ujar mereka serempak sambil tersenyum dan tak lama kemudia guru pun datang yang langsung memulai pelajaran jam pertama.
Tak terasa bel pulang berbunyi yang membuat semua murid yang tadi mengantuk karna di pelajaran sejarah yang terasa bagaikan ngedongeng langsung semangat untuk pulang ke rumah masing - masing begitupun kedelapan gadis yang sudah bersiap siap mengemudikan mobilnya masing - masing.
__ADS_1
" Guys gua duluan ya. " ujar Anjel yang sudah masuk kedalam mobilnya.
" oke, hati - hati. " ujar Serempak mereka semuanya dan Anjel pun langsung mengemudikan mobilnya meninggalkan sekolah tersebut menuju kantor calon suaminya.
Setibanya di kantor calon suaminya, Anjel langsung berjalan menuju resepsionis yang masih kelihatan muda dengan pakaian sedikit minim dengan makeup yang begitu menor.
" Salam sore, ada yang bisa saya bantu. " ujar resepsionis tersebut dengan tersenyum.
" saya mau tanya ruangan ceo dimana ? " ujar Anjel dengan membalas tersenyum.
" ruangannya pak Kevin ? " ujar resepsionis tersebut dengan balik bertanya.
" ada di lantai 50 sebelumnya apa udah buat janji ? " ujar resepsionis tersebut.
" udah, terimakasih. " ujar Anjel dengan tersenyum dan langsung menuju ke lift dan menekan tombol 50.
Tingg ...
Lift pun terbuka di lantai 50 yang sangat luas, bersih, cantik dan hanya ada beberapa ruangan di lantai tersebut dan Anjel langsung berjalan menuju seorang pria yang sedang sibuk dengan komputernya.
__ADS_1
" maaf mau numpang tanya. " ujar Anjel dengan sopan.
" ada yang bisa saya bantu nona. " ujar pria tersebut yang tak lain Gio tangan kanan Kevin Alexander Abraham yang sedang mengantikan tugas sekretaris Kevin yang di pecat karna melakukan kesalahan dalam membuat dokumen keuangan.
" iyaa, saya mau tanya ruangannya pak Kevin. " ujar Anjel dengan tersenyum.
" mari saya antarkan nona. " Ujar Gio dengan langsung mengantarkan Anjel menuju ruangan Bosnya.
Tokk ... tok ...
" Maaf tuan muda ini ada yang mencari anda. " ujar Gio dengan membuka pintu ruangan ceo.
" suruh masuk. " ujar Kevin yang belum mengetahui kedatangan Anjel di ruagannya dan Anjel langsung mendekati Kevin.
" kalau kaya gitu saya permisi tuan. " ujar sang tangan kanan dan langsung disetujui Kevin.
" baiklah. " ujar Kevin yang masih sibuk dengan laptopnya sedangkan Anjel masih berdiri di samping Kevin dengan tatapan kesal.
Jangan Lupa Like, Vote, Rate dan juga komennya 😊 Thanks you 🙏
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘