Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 234


__ADS_3

Malam harinya di aula Sma Internasional School sudah di padati siswa, siswi, keluarga, kerabat dan para guru.


Kehadiran Kedelapan pasangan memasuki aula sekolah membuat semuanya menatap kearah mereka dengan tatapam kagum dan setengah berbisik -bisik.


" Cantik ya. "


" Mereka cocoknya, yang satu tampan yang satunya lagi cantik. "


" Bidadari gua dateng tuhh. "


" Bidadari lo dari mana, gak lihat nohh udah pada punya pasangan, mana pasangannya dari keluarga terpandang lagi.


" Ehh iya, saingan gua berat cuy, kalau bukan dari keluarga terpandang mahh udah gua pepet.


" Cari yang lain aja lahh, walaupun gak ada yang lebih cantik dari mereka.


" Ehh itu bukannya Keluarga besar ya ? "


" Iya, itu kan Ceo Rafi ganteng banget. "


" Ceo Derel juga gak kalah tampan. "


" Gantengan juga Ceo Kevin. "


" Kenzo pake jas gak kelihatan badboy ya. "


Begitulah bisik - bisik semua siswa dan siswi, sedangkan mereka berdelapan hanya bisa acuh tak acuh menuju bangku paling depan yang sudah di siapkan untuk para keluarga terpandang seperti pejabat dan para pengusaha.


" Lo make Dress kaya gitu gak kelihatan lagi bunting. " bisik Anita di samping Agustin.


" Sengaja gua, kalau gua kelihatan lagi bunting bisa-bisa di cemooh gua. " bisik Agustin.


" Lagian gak pake dress begitu juga gak bakal kelihatan, lo kan tinggi jadi gak kelihatan gemuknya.


" Ehh iyaa juga ya. " Agustin terkekeh.


" Ver, luhh kaya orang mau ngelayat. wkwkwwk. " ledek Mutiara yang mendapatka satu pukulan di bahunya.


" Awww ... sakit asw. " Mutiara mengelus bekas bahunya yang terasa nyeri akibat sahabat tomboynya.

__ADS_1


" Biarin. " ujar Veronica dengan menjulurkan lidahnya.


" Berisik lo pada, nohh kaya Citra sama Cika apa kalem. " ujar Anjel dengan melirik kedua sahabatnya yang tengah duduk anteng di sebelah pasangannya masing-masing.


" Sihh lumut suruh anteng, gak bakal bisa. " Ledekan Veronica dengan melirik Mutiara yang tengah memainkan ponselnya.


" Gua dengernya ngelayat. " Mutiara melirik tajam Veronica yang membuat pelakunya terkekeh.


" Ica udah diam. " Ujar Danu di sampingnya yang terus menerus memerhatikan tingkah calon istrinya yang sama sekali tak bisa diam.


" Iyaa-iyaa. " Veronica hanya mengerucutkan bibirnya.


" Hahahahaha ... mamam nohh ngela- " Belum selesai Mutiara meledek Veronica langsung di potong tatapan tajam suaminya.


" Hahahahaha ... kicep kan lo. " Veronica tertawa ngakak melihat sahabatnya terdiam di tatap suaminya.


" Bacot. " satu kata yang mengutarakan kekesalannya.


" Udah diam, acaranya dahh mau mulai tuhh. " Ujar Anjel sambil menatap ke atas podium.


Setelah sambutan kepala sekolah, kini giliran kelas bahasa yang membacakan puisi untuk para guru yang sudah berjasa selama mereka menuntut ilmu di sekolah Internasional ini.


" Assalamualaikum Wr.wb. Saya selaku kepala sekolah di sekolah Internasional ini merasa bangga mempunyai murid-murid yang pandai dalam bidang akademis dan non akademis, Tahun ini ada 3 orang yang lulus dengan Nilai yang terbaik, untuk ke-3 murid yang bapak panggilkan langsung saja naik ke atas podium, untuk murid yang mendapatkan nilai terbaik di urutan No.3 adalah Veronica Ibrahim dari kelas 12 Mipa1, silahkan untun ananda Veronica naik ke atas podium.


" Nama aing disebut. " Veronica berteriak histeris dan di peluk langsung calon suaminya yang tak lain Danu.


" Selamat ya Ica sayang. " Danu menepuk puncak kepala Veronica dengan tersenyum.


" Hooh, makasih sayang. " Veronica menangis haru gak nyangka dirinya masuk kedalam urutan siswa yang lulus dengan nilai terbaik.


" Cepat naik, Ver. " Ujar Agustin dengan mendorong Veronica dan Veronica pun menaiki podium berdiri di samping kepala sekolah dengan tersenyum haru.


" Untuk siswa yang lulus dengan nilai terbaik urutan no.2 adalah Ananda Cika Mahesa dari kelas 12 Mipa1 dan untuk ananda Cika di persilahkan naik ke atas podium. " ujar Kepala sekolah dengan tersenyum.


" Selamat ya, cik. " ujar Anjel dengan memeluk Cika.


" Makasih, Njel. " Cika membalas pelukan sahabatnya.


" Wehh sihh culun pinter juga. " ujar Vino dengan ceplas ceplos membuat sahabat di sampingnya menatap tajam ke arahnya.

__ADS_1


" Ehh maaf bos, lupa gua diakan istri lo. " ujar Vino dengan menggaruk tengkuk lehernya yang tak sama sekali gatal.


" Congret ya sayang. " ujar Kenzo dengan mencium pipi kanan istrinya yang mampu membuat siswi menjerit.


" Yang udah nikah mahh bebas ya, berasa dunia milik dia sendiri. " ujar Vino dengan menggeleng.


" Thanks. " ujar Cika dengan tersenyum sebelum naik ke atas podium dan berdiri di samping Veronica.


" Dan untuk siswa yang lulus dengan nilai terbaik urutan no.1 adalahhhh .... " semua siswa dan siswi menjadi tegang berharapan namanyalah yang di sebutkan kepala sekolah.


Visual Dress Anjel



Visual Dress Stella



Visual Dress Mutiara



Visual Dress Veronica



Visual Gaun Citra



Visual Dress Anita



Visual Dress Agustin



Visual Dress Cika

__ADS_1



__ADS_2