
Anjel yang tengah melawan musuh tiba- tiba dari arah sampingnya ada yang melayangkan tendangan ke arah musuhnya dan Anjel pun langsung melirik kesampingnya yang ternyara calon suaminya lah yang membantunya.
" Kak Kevin ngapain disini ? " ujar Anjel dengan melanjutkan pukulannya ke arah musuh yang telah bangkit kembali.
" nggak mungkin kakak diam saja melihat calon istri kakak sedang bertarung seorang diri dan kamu itu cewek gak mungkin melawan mereka sendirian. " ujar Kevin yang melayangkan tendangan ke arah musuh yang ingin memukul Anjel dari belakang.
" tapi kak - " ujar Anjel terpotong dengan jawaban Kevin.
" jika kamu menolak bantuan kakak, kakak tidak akan pernah menemui kamu lagi sampai selama lamanya. " ujar Kevin yang mengancam.
" baiklah, kakak tetap perhatikan sekeliling jangan sampai ada musuh yang menyerang dari belakang jika ada musuh yang menembak kakak gunain pistol Anjel satunya. " ujar Anjel yang melempar pistol kesayangannya ke arah Kevin dan langsung di tangkap Kevin.
Anjel memberikan satu buah pistolnya karna ia tadi membawa dua buah pistol kesayangannya untuk berjaga jaga bila peluru di pistol satunya habis maka ia akan memakai yang satunya lagi tapi ia terpaksa memberika pistol satunya lagi ke Kevin untuk berjaga jaga kalau Musuh menyerang menggunakan senjata api Kevin bisa melawannya dengan senjata api juga.
" Fani kirim dua orang masuk kedalam gedung sekarang !! " ujar Anjel yang melakukan panggilan dengan Fani orang kepercayaannya.
__ADS_1
" Baik Queen. " ujar Fani dari balik panggilan dan sambungan terputus.
Tak lama kemudia datang Dua anak buah yang di kirim Fani untuk membantu Anjel melawan musuh yang makin membanyak.
" Kalian arahkan semua orang untuk keluar dari gedung, sekarang !! " ujar Anjel dengan tegas sambil menatap kedua anak buahnya.
" Baik Queen. " ujar serempak kedua anak buahnya sedangkan Kevin yang bisa mendengarnya langsung bertanya tanya di benaknya ada hubungan apa Anjel dengan kedua orang itu dan kenapa mereka memanggil Anjel dengan sebutan Queen sampai - sampai Kevin kena pukulan karna tak konsentrasi.
Bugghh ... Bugghh ...
dua pukulan tersebut mengenai perut dan pipi Kevin yang berhasil membuat Kevin mundur kebelakang dan Anjel yang melihatnya langsung memberikan tendangan.
Tendangan dan pukulan Anjel layangkan kepada dua orang musuh yang memukul Kevin dan Anjel langsung menghampiri Kevin.
" kakak gak papa ? " ujar Anjel yang menyentuh bahu Kevin.
__ADS_1
" gak papa, awas di belakang !! " ujar Kevin yang langsung menarik Anjel menjadi di belakangnya dan langsung melayangkan tendangan.
Wusshh ... brukk ...
satu orang musuh langsung tumbang dengan tendangan yang sangat kencang yang di layangkan Kevin di saat mereka mulai melawan musuh di bantu oleh Rafo dan Derel yang entah kapan mereka bisa keluar dari lingkaran para bodyguard dan orang suruhan Anjel.
Dorr ... Dorr ...
" ANGKAT TANGAN SEMUANYA !!! ATAU SAYA AKAN BUNUH MEREKA BERDUA !!! ujar seorang perempuan bersama beberapa orang suruhannya sambil meletakkan pistolnya tepat di kening seorang wanita paruy baya dan juga pria paruh baya yang di bawa orang suruhan wanita tersebut.
Semua orang termasuk Anjel, Kevin, Rafi, Derel dan kelurga besar lainnya menghadap ke arah sumber suara tersebut dan mereka langsung terkejut yang menjadi tawanan musuh iyalah Ayah dan ibu dari Veronica sekaligus adek dari Raisya.
" Tante, om. " ujar Anjel yang terkejut dan musuh yang melihatnya langsung melayangkan tendangannya.
Wusshh ... Brukk ...
__ADS_1
Alhamdulillah author akhirnya bisa up satu Episode lagi buat kalian semuanya khusus buat menemani malam minggu kalian semuanya dan jangan lupa like end votenya 😊 thank you 🙏
see you tomorrow guys 😘