Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Extra part 7


__ADS_3

Setibanya mereka Di Bandara Soekarno Hatta, Mereka pun langsung menuju mobil yang akan membawa mereka kembali ke mansion Alexander.


" Kak, kira-kira siapa ya yang buang anak ini ? " ujar Anjel dengan menatap Kevin yang tengah mengendong bayi perempuan tersebut.


" Kakak juga gak tau, yang penting sekarang kita rawat bayi ini dan suatu hari nanti kita akan kasih tau yang sebenarnya, kakak takut kalau bayi ini di culik dan di taruh di toilet. " ujar Kevin yang tengah menatap terseyum bayi mungil tersebut.


" Baiklah, tapi kalau dia meninggalkan kita gimana ? Anjel gak mau pisah sama Kristal. " ujar Anjel dengan sendu.


" Heyy, dengerin ya. Kita gak berhak ngelarang anak ini, jika dia meninggalkan kita untuk kembali bersama keluarganya itu hak dia dan kita gak boleh merenggut kebahagiaannya. " Ujar Kevin dengan menangkup pipi Anjel.


" Hufftt ...Baiklah. " ujar Anjel dengan mengehela nafas kasar.


Setibanya mereka di Mansion, sudah di sambut para pelayan, pengawal dan si kembar yang tengah berdiri di depan pintu utama.


Anjel dan Kevin pun langsung menghampiri si kembar yang tengah menatap mereka dengan tersenyum, sungguh mereka sangat merindukan kedua anaknya dan Anjel langsung memeluk si kembar Elsa.


" Mommy kok lama sihh, Elsa kan rindu dan kata dilan rindu itu berat. " ujar Elsa dengan wajah polos menggemaskan.


" Tau dari mana kalau rindu itu berat, hmm ? " Anjel mencubit hidung mancung putrinya.


" Kata dilan, Mom. Kemarin Aku sama kak lan nonton dilan. " Ujar Elsa dengan polosnya menunjuk kakaknya.

__ADS_1


" Boy, kenapa ajak adek mu nonton film remaja, hmm ? " Ujar Anjel dengan menatap putranya.


" Bukan gitu, Mom. Kemarin Erlan nonton sendiri, tapi Elsa datang dan ikutan nonton. " Ujar Erlan dengan menggaruk tengkuknya.


" Daddy, siapa itu ? Imut sekali seperti Elsa. " Elsa pun turun dari gendongan mommynya dan berjalan mendekati daddynya.


" Ini Kristal, Mulai hari ini Kristal akan menjadi adik kalian dan mommy sama daddy minta kalian jaga adik kalian, okay ? " ujar Kevin dengan berjongkok agar putri kecilnya bisa melihat si kecil Kristal.


" Wahh, imutnya. " Elsa yang gemaspun mencubit pipi bayi tersebut.


" Elsa senang bisa punya adik, entar kalau Kristal dahh besar, Elsa ajak main boneka barbie bareng. " ujar Elsa dengan terus memandang bayi tersebut.


" Enak saja, Elsa gak cengeng. Kak lan tuhh cengeng, masa ngelihat kecoa aja udah nangis, Wlee. " Elsa menjulurkan lidahnya mengejek.


" Adik laknat, gak bisa apa sehari gak usah buka kartu. " Batin Erlan dengan kesal.


" Ohh ya ? " Ujar Anjel yang tidak percaya.


" Iyaa, Mom. jadi Kak lan yang cengeng dan dedek Kristal gak boleh ya seperti kak lan yang cengeng. " Ujar Elsa dengan santai yang membuat Anjel dan Kevin tertawa.


Sedangkan para maid dan pengawal menahan tawanya karna bagi mereka menertawakan tuan mudanya adalah hal yang tidak sopan.

__ADS_1


" Kenapa diriku harus punya adik yang lemes sepertinya. " Batin Erlan dengan merona.


" Oeee ... oeee. " Suara tangisan bayi Kristal langsung membuat mereka menghentikan tawanya.


" Kristal kau penyelamatku. " Batin Erlan dengan senang dan mereka pun langsung masuk ke kamar masing-masing.


Visual Erlan Alexander Abraham



Visual Elsa Cecilia Abraham



Visual Kristal Agnesia Abraham



Maaf ya kalau visualnya tidak memuaskan dan jangan lupa Like end Votenya 😊


See you tomorrow guys 😘

__ADS_1


__ADS_2