Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 224


__ADS_3

Happy Reading guys 😚


^^^


" junior ku seketika bangkit. " batin Kevin dengan mendesah frustasi dan langsung kembali duduk di sofa mengecek email yang di kirim sekretarisnya.


Sedangkan di dalam kamar mandi, Anjel yang telah selesai mandi pun menjadi gelisah karna lupa membawa piyama tidurnya dan Anjel terus mondar mandir ingin keluar dari kamar mandi tapi melihat Kevin yang masih di dalam kamar sedang memainkan laptopnya.


" Gimana ini. " ujar Anjel dengan terus mondar mandir di dalam kamar mandi.


Kevin yang telah menyadari sang istri tak belum keluar dari kamar mandi menjadi gelisah takut terjadi apa - apa dan dia pun memutuskan untuk mengetuk pintu kamar mandinya.


Tokkk


tokk


" Sayang, kau belum selesai ? " ujar Kevin di balik pintu, Anjel yang mendengarnya tambah gelisah, apa dia minta bantuan saja sama suaminya ? atau dia keluar dengan mengenakan kimono mandinya ?


" Ahh ... i-itu ... aku ... lupa bawa piyamaku. " ujar Anjel dengan memunculkan kepalanya di balik pintu.


" keluar lah dan aku akan mengambilkannya. " ujar Kevin dengan ingin membuka pintunya tapi di tahan oleh Anjel.

__ADS_1


" A-anu ... bisakah kau saja yang ambilkan dan aku tunggu di sini. " ujar Anjel dengan muka memelas.


" Tidak, ayo cepat keluar, sebelum aku yang menarik mu keluar. " ujar Kevin dengan tersenyum penuh arti.


" Ta-tapi ... aku ... malu. " ujar Anjel dengan menggigit bibirnya menahan malu.


" Aku ini suami mu, ngapain malu. " ujar Kevin dengan santai.


" Ba-baiklah, cepat sana ambilkan piyamaku setelah itu aku baru keluar. " ujar Anjel yang mendorong Kevin dan Kevin pun berjalan ke arah koper berisi pakaian sang istri.


Anjel yang mau tak mau akhirnya mengikuti Kevin di belakangnya dengan menggunakan kimono mandinya dengan handuk yang melilit di kepalanya.


" Sayang, apa ini ? " ujar Kevin dengan memperlihatkan baju tembus pandang berwarna hitam.


" STELLA !!! AWAS YA !!! " Batin Anjel dengan menjerit kesal akan kelakuan kakak iparnya yang secara diam - diam memasukkan lingerie hitam itu kedalam kopernya.


" kau mau pake ini ? " ujar Kevin dengan mendekat ke arah istrinya yang masih terpaku dengan pipi merah merona.


" Gak, siapa yang mau pake dan itu ulah Stella yang masukin. " ujar Anjel dengan mengalihkan pandangannya.


" Benarkah ? kalau bener berarti mereka pengen kita buat babby. " ujar Kevin dengan memeluk Anjel dari belakang yang masih memakai kimono mandinya.

__ADS_1


" A-apa ? " ujar Anjel yang berpura - pura tak mendengar.


" Jangan pura - pura, ayo kita bikin Kevin junior. " ujar Kevin dengan menarik tangan Anjel menuju ranjang.


" Bi-bisakah kita menundanya ? " ujar Anjel dengan duduk di tepi ranjang.


" Kenapa ? " ujar Kevin yang sedikit kecewa.


" Bukannya aku gak mau, tapi kata Stella itu sa-sakit. " ujar Anjel dengan meremas jari - jari tangannya.


" Tenanglah aku akan melakukannya secara perlahan. " ujar Kevin dengan berjongkok di hadapan Anjel.


" Kalau tetap sakit gimana ? " ujar Anjel dengan menatap suaminya.


" Di awal emang sakit tapi lama - kelamaan jadi nikmat. " ujar Kevin dengan mengenggam lembut tangan sang istri menyalurkan ketenangan.


" Takut. " lirih Anjel dengan menunduk.


" Ya sudah kalau belum siap, kakak bakal nunggu sampai kau siap. " ujar Kevin dengan tersenyum dan mengacak rambut Anjel.


Jangan lupa like, vote end komennya guys 😂 thanks you 🙏

__ADS_1


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2