
" males dad, anjel pakai yang ada aja dad. " ujar anjel dengan menatap sang dady.
" kali ini aja ya sayang kamu turutin ucapan daddy sama mommy. " ujar sang mommy sambil menatap sang putri dengan muka memelas.
" oke mommy anjel beli gaun nanti. " ujar anjel dengan menatap sang mommy dengan kesel karna mengeluarkan jurus andalannya dengan memasang muka melasnya.
" nahh gitu dong sayang. " ujar sang mommy sambil mencium pipi putrinya.
" iyaa mamih ku sayang. " ujar anjel yang terseyum manis.
" nanti kakak ikut ya dek, sekalian kak derel mau cari sesuatu. " ujar Derel yang menatap anjel.
" oke kak. " ujar anjel yang tersenyum.
" kak Rafi juga ikut ya, sekalian mau beli sesuatu juga. " ujar Rafi yang menyambar.
" tumben kak Rafi mau ke mall, biasanya kalau ada yang mau di beli nyuruh sekretaris kak Rafi. " ujar anjel yang penasaran kenapa kakak pertama nya ini mau ikut berbelanja dengannya.
" ya kan kak rafi dahh bilang kak rafi mau beli langsung gitu, biar barangnya sesuai sama selera kak Rafi. " ujar Rafi yang mulai gugup dengan tatapan anjel.
" ohh oke. " ujar anjel yang tersenyum ke sang kakak yang menatap dirinya.
" ya udah sekarang kalian siap - siap sana biar nggak ke sorean. " ujar Raisya yang melirik semua anak - anaknya.
" siap mom. " ujar anjel yang langsung masuk ke dalam kamarnya.
" oke mom. " ujar derel yang juga masuk ke dalam kamarnya.
" ya udah kalau gitu rafi ke kamar dulu mom, dad. " ujar Rafi dan di angguki oleh Raisya dan Pratama.
setelah Rafi memasuki kamarnya, Raisya bertanya ke sang suami dengan tingkah aneh putra pertama nya itu jarang - jarang putranya itu mau berbelanja secara langsung.
__ADS_1
" dad ..., daddy aneh nggak sihh sama tingkah Rafi akhir - akhir ini ? " ujar Raisya yang menatap sang suami yanh sedang sibuk menonton televisi.
" aneh gimana sihh sayang ? " ujar Pratama yang bingung dengan pertanyaan istrinya.
" yahh aneh dad, nggak biasanya rafi mau belanja langsung biasanya dia kan nyuruh sekretarisnya atau nggak biasanya dia kan belanja online. " ujar Raisya dengan rasa kebingungan yang memenuhi pikirannya.
" kan tadi rafi dahh bilang kalau dia mau milih sesuai selera dia sayang. " ujar Pratama yang menatap sang istri.
" ihh tapi ini aneh pih, papih tau kan sikap Rafi akhir - akhir ini tuhh beda banget pih, dia kaya sedikit ceria, nggak dingin lagi terus juga dia kaya udah mulai normal. " ujar Raisya sambil menatap gemas sang suami.
" maksud mommy selama ini rafi nggak normal gitu ? " ujar Pratama yang masih bingung dengan kata - kata normal berarti selama ini putra nya nggak normal.
" bukan begitu dad, maksud mommy itu normal dengan kata lain udah mulai kaya yang dulu sebelum dia kenal sama clarisa dad. " ujar Raisya dengan menatap sang suami.
" ya bagus dong sayang kalau rafi dahh mulai berubah kaya dulu lagi, yang terpenting sekarang kita itu harus kasih dukungan sama anak - anak. " ujar Pratama dengan meminum teh.
" iyaa sihh, tapi mommy penasaran siapa yang udah merubah rafi kaya dulu lagi. " ujar Raisya dengan mengambil potongan kue.
" kira - kira siapa ya dad, mommy akan ijinin tuhh perempuan buat jadi menantu kita tapi kalau perempuan itu perempuan baik - baik. " ujar Raisya.
" iyaa - iyaa, sekarang ke kamar aja yuk, kita buat dedek. " ujar Pratama dengan memeluk pinggang ramping Raisya.
" inget umur dad. " ujar Raisya yang menggelengkan kepalanya.
" hehehehe ... nggak papa dong, kita jangan kalah sama anak muda. " ujar Pratama yang mengandeng tangan Raisya menuju ke kamar mereka.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
selamat malam readers
maaf author baru bisa update sekarang karna author lagi banyak tugas dan sekarang author menyempatkan untuk menulis malam ini.
khusus buat 17 Agustus author akan uptade 2 Episode sekaligus dan author ingin meminta jawaban dari para readers tentang cerita kevin dkk, anjel dkk dan kedua kakak dari anjel apakah kalian setuju buat bikin novel khusus buat mereka ? atau tidak jadi di mohon komen ya guys 🙏
jangan lupa selalu like 👍, vote ⭐ end komen dari kalian.
see you tomorrow guys 😘
__ADS_1