
di lain tempat di sebuah mansion dengan model klasik dan modern sedang duduk seorang pria yang tak kalah tampannya dari kevin . pria tersebut adalah radit yang sedang pusing memikirkan kelakuan tunangannya.
" gua udah nggak kuat sama kelakuan shinta, gua harus putusin pertunangan ini, tapi sebelum itu gua harus kasih tau kevin bahwa dia sedangkan di maanfaatin shinta. " ujar radit.
sebernya sebelum shinta menemui kevin dia sempat bertengkar dengan tungannya ini.
flasback on
" shinta kamu sampai kapan berubah buat maanfatin semua orang bahkan kevin. " ujar radit yang telah kembali di mansion nya.
" maksud kamu ? " ujar shinta menatap tajam ke tungannya.
" aku udah tau semua yang kamu lakuin, kami selama ini sering gunta ganti cowok hanya untuk maanfatin mereka doang, apa kurangnya aku sihh shinta ? " ujar radit menatap kecewa tunangannya itu.
" itu hobby aku, kamu nggak usah urus urusan ku mendingan kamu urus urusan kamu sendiri dan habis ini aku akan kuras harta kevin dan akan mencampakkannya.
" kamu nggak bisa maanfaatin kevin, kamu yang akan di campakkannya dan akan di buat hancur. " " ujar radit sambil menatap sinis ke arah tungananya itu yang licik.
" kita lihat saja nanti dan asal kamu tau aku tungan sama kamu itu terpaksa karna papa ku yang maksa buat aku tunangan sama kamu. " ujar shinta sambil berlalu meninggalkan mansion tersebut.
flashback off
" kita lihat saja shinta siapa yang akan di campakkan dan menjadi hancur, kamu atau kevin teman ku. " ujar radit sambil tersenyum devil mengingat pertengkarannya dengan tunangannya itu dan berlalu menuju ke dalam kamarnya.
__ADS_1
sedangkan di sebuat taman, seorang gadis cantik sedang duduk sambil menitikkan air matanya. air matanya menjadi bukti bahwa hatinya sangat sakit melihat pria yang mungkin dia cintai itu sedangkan bersama seorang cewek.
" kenapa gua harus cinta sama luhh kak, kenapa gua harus mencintai seorang pria yang bisa membuat gua sakit seperti sekarang ini. " batin anjel sambil memegang dadanya yang sangat perih itu.
dari kejauhan berdiri dua orang perempuan yang memandang anjel dengan muka yang cemas, karna mereka kecewa sahabatnya kembali terluka seperti dulu waktu alex masih di indonesia. dua orang perempuan itu adalah citra dan mutiara yang dari awal mengikuti kepergian anjel dari belakang.
" cit, ini gimana ? " ujar mutiara sambil meneteskan air matanya.
" gua juga nggak tau, kenapa sihh anjel itu selalu aja di sakiti sama orang lain termasuk cowok, padahal anjel itu cantik, baik, penyayang, lembut, dan nggak sombong lagi. " ujar citra sambil menatap sendu sahabatnya.
" nggak tau, gua juga bingung, apa kita samperin aja ? " ujar mutiara sambil menatap ke arah citra.
" ya udah yuk, tapi sebelum itu kita hapus dulu air matanya, gua takut kalau anjel lihat kita nangis entar dia malah jadi lemah. " ujar citra sambil mengusap air matanya dan di susul mutiara. mereka berdua langsung menghampiri anjel dan duduk di samping anjel.
" gua nggak nangis kok, mut. " ujar anjel sambil mempererat pelukannya karna sekarang anjel sangat membutuhkan semangat dan pelukan dari sahabatnya.
" come on, njel luhh harus kuat, masih ada kita sahabat lohh yang selalu suport luhh di sini. " ujar citra sambil ikut memeluk anjel.
" iyaa ..., thanks you guys. " ujar anjel sambil menangis terharu.
" Ekhem .... "
ketiga gadis tersebut yang mendengar suara deheman seorang cowok mereka buru - buru melepaskan pelukan mereka dan melihat siapa orang itu, pas mereka berbalik betapa terkejutnya mereka melihat ketos mereka berdiri sambil memberikan tatapan elangnya kepada mereka.
__ADS_1
" bagus banget ya, kalian denger bel, tapi kalian malah asik - asikan disini, cepat kelapangan, sekarang !!! " ujar kevin dengan sedikit berteriak.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai, readers 👋
jangan lupa selalu setelah membaca langsung tekan like 👍, vote, favorit 💗, share, Tip ⭐ dan tinggalkan jejak kalian di kolom komentar.
see you tomorrow guys 😘
__ADS_1