Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 180


__ADS_3

" ANJEL !!! " ujar Raisya yang ingin menemui putrinya yang jatuh tergeletak di lantai akibat tendangan tiba- tiba tersebut langsung di hentikan Pratama.


" Mommy jangan kesana. " ujar Pratama dengan menahan istrinya.


" gak bisa dad, mommy harus diam saja lihat Anjel di gituin oleh mereka, mommy yang ngelahirinnya gak terima putri mommy di gituin sama mereka dan sampai sekarang pun mommy gak pernah mukul putri mommy sendiri sedangkan mereka berani beraninya melukai putri tercinta mommy. " ujar Raisya dengan emosi.


" Daddy ngerti mom, tapi ini bukan waktu yang tepat buat kita kesana. " ujar Pratama yang memberikan pengertian.


" bukan waktu yang tepat ? terus kapan waktu yang tepatnya ? tunggu Anjel babak belur di pukul mereka atau tunggu Anjel mati gitu, dad ?!!! " ujar Raisya dengan memukul mukul dada bidang suaminya sambil menangis terisak.


" mommy yang tenang oke, Anjel putri kita pasti akan baik - baik saja. " ujar Pratama dengan memeluk sang istri.


" tenang nak, papah yakin Anjel cucu papah pasti akan baik - baik saja dan Anjel bukan lahh seperti yang dulu yang lemah, Anjel yang sekarang adalah Anjel cucu papah yang kuat. " ujar Brian wilsington ayah dari Raisya wijaya sambil memeluk sang putri.


Bugghh

__ADS_1


Bughhh


Bughhh


beberapa pukulan terus di layangkan musuh kepada Anjel Sedangkan Kevin yang ingin menghajar musuh tersebut langsung di tahan oleh musuh yang lainnya.


" LEPASKAN !!! JIKA KALIAN COWOK HADAPI GUA !! BUKAN MALAH MUKUL DIA !! KALIAN SEMUANYA PENGECUT HANYA BERANI SAMA PEREMPUANN !!! " ujar Kevin dengan kencang dan memberontak.


" wahh ... wahh ... wahh ... kau ... berhenti lahh ... dia ... bukan target kita. " ujar wanita tersebut yang menggunakan penutup muka dan orang yang memukul Anjel langsung menghentikan.


Kevin yang juga sudah di lepaskan langsung menghampiri calon istrinya itu yang sudah babak belur dan lemah.


" Anjel gak papa kak, tenang aja Anjel cuma pura - pura lemah, kak bisakah kakak mengambil bom asap di balik saku gaun ku ? " ujar Anjel yang berbisik tepat di telinga Kevin.


" bom asap ? baiklah kakak akan mengambilnya. " ujar Kevin yang bersiap siap akan mengambil bom tersebut.

__ADS_1


" kak, jangan sampai ketahuan ya, setelah itu bom nya kasih Anjel biar Anjel yang letakkan di saku jas kakak biar gak ketahuan. " ujar Anjel dengan masih berbisik agar musuhnya tidak mengetahuinya.


" baiklah sayang. " ujar Kevin yang langsung mengambil bom asap tersebut dan langsung memberikannya ke Anjel.


" inget ya kak, jika kondisinya sudah berbahaya kakak langsung lempar bom ini ke tengah - tengah dan jangan lupa pake ini setelah itu kakak tembak mereka semuanya. " ujar Anjel yang memasukkan bom asap tersebut dan kaca mata tembus pandang tersebut agar kekasihnya ini bisa melihat dalam kabut asap.


" baiklah sayang. " ujar Kevin yang mencium kening Anjel.


" JIKA KALIAN INGIN SELAMAT, SERAHKAN PENGANTIN PEREMPUANNYA !!!" ujar wanita tersebut dengan bergema.


" tidak bisa dan siapa kau sebenarnya ? " ujar Rafi yang emosi karna target musuhnya itu mengincar istrinya.


" KAU TAK PERLU TAU YANG AKU INGINKAN PENGANTIN PEREMPUANNYA MATI !!! " ujar wanita tersebut dengan tertawa dengan sangat kencang.


" jika yang kau inginkan aku, maka lepaskan semuanya !! " ujar Stella yang kini jalan mendekat menuju perempuan tersebut dan yang lainnya terkejut. bagaimana Stella bisa jalan ke situ dan Rafi yang ingin menarik istrinya malah di tahan oleh musuh.

__ADS_1


Jangan lupa Like end Votenya 😊🙏


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2