Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Extra part 41


__ADS_3

" Mungkin ayah pikir, Rora butuh waktu sendiri. Rora gak boleh punya pemikiran begitu, Rora masih punya banyak orang yang menyayangi Rora. Ada Kak El, kak Kristal, Kak Vani, Kak Vernon, Kak Erlan, Kak Sam, Aunty Stella, Aunty Tiara, Semuanya sayang sama Rora. Cuma Roranya aja yang tak merasakannnya. " Ujar Elsa dengan menghapus air mata di kedua pipi adik sepupunya.


" Hikss, apakah mereka sayang Rora ? Seperti bunda sayang Rora. " Gadis kecil itu masih menangis.


" Iyaa, Kita semua sayang Rora. Rora itu bagaikan Princessnya kita semua. " Elsa tersenyum sambil mengelus pucuk kepala adik sepupunya yang kini sudah tak menangis lagi.


" Makasih udah sayang sama Rora. " Gadis Kecil itu pun memeluk Elsa dengan erat, seakan tak mau di tinggalkan.


" Sama-sama princessnya, Kak El. " Elsa membalas pelukan adik sepupunya sambil mengelus punggung belakang aurora.


" Sekarang mau lanjut, atau pulang ? " Elsa mencoba bertanya setelah pelukan mereka terlepas.


" Lanjut, kak. Tapi Rora lapar. " ujar gadis itu dengan mengerucutkan bibirnya sambil mengelus perutnya.


" Lucunya princessnya kakak, Kita cari restoran ya ? Rora mau makan apa ? " Elsa mencubit pelan hidung mancung adik sepupunya.


" Rora mau makan seafood, Kak. " ujar Rora dengan cepat.


" Ohh baiklah, skuyy. " Elsa kembali bangkit dan mengandeng tangan Rora menuju restoran seafood yang sering di kunjunginya bersama mommynya dulu.


Sesampainya di restoran seafood, beberapa pelayan menghampiri mereka karna melihat putri dari pemilik mall memasuki restoran mereka dan tak lama manager restoran pun menghampiri mereka.


" Selamat datang di restoran kami, Nona muda. " Manager dan beberapa pelayan restoran menunduk hormat.

__ADS_1


" Ya, Terimakasih. Apa tempat biasa masih kosong ? " Elsa membalas menunduk hormat juga dan bertanya dengan sopan.


" Masih kosong, Nona. Mari saya antarkan. " Manager restoran tersebut langsung menuntun mereka berdua menuju tempat yang biasanya di gunakan khusus pemilik mall dan tak lupa satu pelayan yang mengikuti mereka di belakang.


" Silahkan Nona. " Manager restoran tersebut menarik kursi khusus Elsa dan satu pelayan menarik kursi untuk Aurora.


" Terimakasih. " ujar serempak keduanya dan di balas senyuman kedua pria tersebut.


" Ini buku menunya, Nona dan ini juga ada menu baru di restoran kita. " Manager restoran itu menyerahkan buku menu yang di pegang pelayannya.


" Baiklah, Rora kau mau mesen apa ? " Ujar Elsa dengan menatap adik sepupunya yang tengah melihat-lihat buku menunya.


" Rora mau cumi bakar rica-rica sama orange juice. " Ujar Aurora sambil menyerahkan kembali buku menunya ke pelayan di sampingnya.


" Berarti cumi bakar rica-rica, kepiting jumbo lada hitam, orange juice sama hoki taro cheese, itu aja. " Ujar Elsa yang menyerahkan buku menunya dan di terima manager restoran.


" Iyaa. " ujar Elsa dengan mengangguk.


" Silahkan di tunggu. " Pelayan itu membungkuk hormat sebelum pergi meninggalkan mereka.


" Saya tinggal, Nona. Kalau ada yang kurang bisa panggil saya atau pelayan. " Ujar Manager restoran.


" Baik, terimakasih. " Elsa mengangguk sambil tersenyum dan manager restoran itu membungkuk hormat sebelum kembali ke ruangannya.

__ADS_1


Sedangkan di meja tak jauh dari mereka, seorang pria tampan menatap mereka dengan tatapan sulit di artikan. Tepatnya, Pria tersebut menatap ke arah Elsa yang tengah tertawa meledek gadis kecil di depannya.


" Kau cantik, aku akan mendapatkan mu. " Batin Pria tampan itu dengan tersenyum.


Tak lama pelayan datang menghampiri Elsa dengan membawa pesanannya.


" Permisi, Nona. Ini pesanannya. " Pelayan itu pun langsung meletakkan makanan dan minuman dengan hati-hati.


" Terimakasih. " Ujar Elsa dengan tersenyum.


" Sama-sama, Nona. Kalau saya permisi dan selamat menikmati. " Pelayan itu membungkuk hormat dan berlalu pergi meninggalkan keduanya.


" Kak El. " Aurora pindah duduk di samping Elsa dan setengah berbisik.


" Ada apa ? " Elsa bingung kenapa adik sepupunya berbisik.


" I-itu cowok di samping meja kita, menatap kak El. " Aurora berbisik memberitahukan karna terlalu takut melihat tatapan pria tersebut.


" Mana. " Elsa yang ingin menengok langsung di tahan Aurora.


" Jangan nengok, Kak. Nanti ketahuan, Rora takut, kak. " Bisik Aurora dengan raut wajah takut.


" Tenang aja kan ada kak El, sekarang ayo makan. Setelah itu kita lanjut shopping lagi. " ujar Elsa dengan terkekeh.

__ADS_1


" Siap, bu bos. " ujar Aurora dengan hormat di selingi tertawa.


" Kau ini. " ujar Elsa dengan mengacak gemas rambut adik sepupunya dan mereka pun langsung memakan pesanannya dengan hikmat.


__ADS_2