Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 23


__ADS_3

**selamat malam para, readers ku.


author cuma mau mengingat kan kalian untuk tidak memjadi silent readers yang cuma baca tanpa mau memberikan likenya.


author cuma mau di hargai dengan kalian yang memberikan likenya untuk author ini yang baru belajar pertama kali membuat novel ini. kalau dalam bahasa ada yang kurang nggak nyambung tolak di mengerti karna author baru pertama membuat novel.


jadi terus baca kelanjutan kisah anjel, kevin dkk. yang akan membuat kalian tegang, marah dan terharu bahagia di pertengahan episode terakhir.


kembali ke cerita**.


" siap, non. kalau gitu bibi pamit ke bawah dulu, non. " ujar bi susi yang di balas anggukan dari nona mudanya


setelah bi susi sampai di dapur, bi susi menyuruh salah satu maid untuk membuat minum untuk sahabat nona mudanya dan setelah itu bi susi menuju ke kamar nona mudanya.


tok tok tok


" non, di bawah ada sahabat, non. " ujar bi susi dengan mengetuk pintu kamar nona mudanya.


anjel yang sudah bangun tidurnya dan mendengar suara pintu kamarnya di ketuk oleh bi susi pun, langsung membuka pintu tersebut.


" ada apa bi ? " ujar anjel dengan suara khas baru tidurnya.


" di bawah ada sahabat, non. " ujar bi susi dengan sopan.


" ohh ..., bilang aja ke mereka suruh ke kamar anjel, bi. soalnya anjel mau mandi dulu. " ujar anjel.


" siap, non. kalau gitu bibi pamit ke bawah dulu, non. " ujar bi susi yang di balas anggukan dari nona mudanya.


setelah bi susi turun ke bawah, anjel memutuskan untuk berendam sebentar sambil menunggu sahabat - sahabatnya masuk ke dalam kamarnya.


****


bi susi pun yang sudah sampai di ruang tamu, langsung menyuruh mereka untuk masuk ke dalam kamar nona mudanya.


" maaf, non. tadi non anjel bilang untuk langsung aja ke kamar. " ujar bi susi.

__ADS_1


" iya, bi. makasih. " ujar citra.


" iya, non. boleh bibi tau ? nama non yang itu siapa ya ? " ujar bi susi sambil melirik ke arah stella.


" saya stella, bi. " ujar stella dengan tersenyum sopan.


" ohh ..., non stella. ya sudah kalau gitu bibi tinggal dulu ya ke dapur. " ujar bi susi yang di angguki oleh ketiga gadis tersebut.


setelah ke pergian bi susi, ketiga gadis tersebut langsung menuju ke kamar anjel. setelah sampai di kamar anjel mereka melihat anjel yang keluar dari ruang pakaian.


" assalamualaikum, anjel. " ujar mereka serempak.


" waalaikumsalam, kalian sudah pulang ? " ujar anjel yang berjalan ke arah sofa di susul ketiga sahabatnya.


" udah, ohh ... iya. ini catatan yang buat besok kita bawa. " ujar stella dengan memberikan catatannya.


" ohh ..., ok. gimana entar malam kita bareng - bareng aja beli barang yang besok kita bawa ? " ujar anjel yang menatap ke arah mereka bertiga yang duduk di sampingnya.


" boleh. " ujar mereka bertiga serempak.


" ya sudah, berarti entar setelah selesai makan malam kita ke supermarket. " ujar anjel yang di balas anggukan ketiga sahabatnya.


" ok. " ujar anjel.


setelah itu stella pergi keluar kamar anjel untuk menghubungi kakaknya. stella pun mencari kontak kakaknya dan langsung menghubungi kakaknya.


" halo, kak. " ujar stella setelah panggilannya terhubung.


" kenapa ? " balasan singkat dari kevin.


" aku entar pulang malam ya, kak ? " ujar stella yang meminta ijin.


" buat, apa kamj pulang malam ? " ujar kevin dengan suara yang tegas.


" aku, anjel sama yang lainnya mau beli perlengkapan buat besok, kak. " ujar stella dengan nada yang sedikit cemas, kalau kakaknya pasti tidak akan mengijinkannya pulang malam.

__ADS_1


" nggak, sekarang kamu pulang. " ujar kevin.


tut ... tut.. tut..


panggilan di akhiri sepihak oleh kevin. stella yang mendengar jawaban dari sang kakak dan panggilan tertutup oleh sang kakak sedikit emosi. gadis itu sudah menduganya bahwa sang kakak yang over protektif tidak akan mengijinkannya untuk pulang malam.


stella langsung menemui sabatnya di dalam dan menjelaskan bahwa dia tidak bisa ikut karna sang kakak tidak mengijinkannya.


" guys ..., gua nggak bisa ikut kalian. " ujar stella dengan sedikit kecewa.


" kenapa ? ujar serempak ketiga sahabatnya.


" kakak gua nggak ijinin gua pulang malam. " ujar stella dengan menatap ke arah ketiga sahabanya yang sedikit kecewa.


" gimana, kalau gua aja yang minta ijin sama si ketos. " ujar anjel dengan menatap ke arah stella.


" boleh sih, tapi gimana kalau tetap nggak di ijinin ? " ujar stella dengan menatap ke arah anjel.


" itu urusan belakangan, kita kan belum nyoba, ya nggak guys. " ujar anjel sambil menatap ke arah mutiara dan citra yang di balas anggukan oleh mereka berdua.


" ok, ini pakai iphone gua aja. " ujar stella sambil memberilan iphonenya.


.


.


.


.


.


.


Hai, readers 👋

__ADS_1


jangan lupa vote, like, share dan komen.


see you tomorrow, guys 😘


__ADS_2