
" jika yang kau inginkan aku, maka lepaskan semuanya !! " ujar Stella yang kini jalan mendekat menuju perempuan tersebut dan yang lainnya terkejut bagaimana Stella bisa jalan ke situ dan Rafi yang ingin menarik istrinya malah di tahan oleh musuh.
" Lepaskan !!! jika kau menyakitinya !! aku bersumpah akan bunuh semu keturunan mu !!! " ujar Rafi dengan sangat menggema di gedung tersebut.
" HAHAHAHAHAHA ... AKAN KU TUNGGU RAFI WIJAYA !! TAPI SEBELUM KAU MEMBUNUH SEMUA KETURUNAN KU, AKU AKAN BUNUH ISTRI KAU !!! HAHAHAHAHAHA. " ujar Wanita tersebut dengan tak kalah kencangnya yang selalu di selingi tawa yang sangat bahagia.
" Lepaskan mereka !! " ujar Stella yang kini sudah berdiri di hadapan Wanita tersebut.
" Wanita pemberani ... aku akui kau adalah wanita yang sangat berani ... tapi sebentar lagi kau akan mati di tanganku. " ujar wanita tersebut dengan menatap tajam Stella musuh bebuyutannya.
" Dan kalian berdua !!! pergilah !!! " ujar wanita tersebut dengan mendorong Ayah dan Ibu Veronica.
" Ayah ... ibu ... hikkss ...kalian tak apa ? " ujar Veronica yang langsung memeluk kedua orangtuanya.
" ibu tak papa sayang, kau janganlah menangis dan kau harus membantu Anjel melawan mereka nak. " ujar sang ibu yang membalas pelukan Veronica.
" apakah kalian menyetujuinya ? " ujar Veronica dengan menatap kedua orangtuanya setelah pelukan mereka terlepas.
" ayah dan ibu mendukungnya nak, kau harus keluarkan kemampuan mu Dan jangan biarkan ada seorang pun yang mati di sini. " ujar sang ayah dengan tersenyum.
" baiklah jika ayah dan ibu menyetujuinya dan doakan Veronica ya. " ujar Veronica dengan tersenyum dan langsung mendekat ke arah Anjel.
" Anjel aku tau kau tidak apa - apa dan marilah kita bersatu. " ujar Veronica dengan mengulurkan tangannya dan Anjel menerima uluran tangan tersebut.
" Kita tunjukkan ... kalau putri dari keluarga wilsington ... bukanlah wanita yang lemah. " ujar Anjel yang bangkit berdiri dan mulai mengeluarkan pistolnya.
__ADS_1
" bagus ! apakah kau mempunyai pistol lagi ? " ujar Veronica yang bertanya.
" pakailah pistol ku nona. " ujar Zein yang merupakan orang kepercayaan Anjel juga.
" Terimakasih tuan. " ujar Veronica dengan tersenyum.
" kau sangat manis nona. " batin zein yang terkesima melihat senyuman yang di pancarkan Veronica.
" Baiklah ayo kita berjuang bersama - sama. " ujar Veronica dengan tersenyum.
" baiklah. " ujar Anjel yang langsung membidik ke arah wanita tersebut yang sudah bersiap siap ingin menembak Stella kakak iparnya.
" Kalian lihat !! sebentar lagi Stella Abraham akan mati di tangan ku !!! hahahahah !!! " ujar wanita tersebut dengan sangat menggema sedangkan yang lainnya tegang melihatnya.
" Ucapkan selamat tinggal Girl. " ujar wanita tersebut yang langsung mengarahkan pistolnya ke kening Stella.
Dorr
Satu tembakan berhasil mengenai bahu wanita tersebut yang alhasil membuat pistol tersebut terjatuh dan langsung di ambil Stella.
Dorr
Dorr
Dorr
__ADS_1
Tiga tembakan berhasil Stella layangkan kepada musuh yang ingin menembak dirinya sedangkan Anjel dan juga Veronica sudah mulai memulai serangan.
Bughh
Bughh
Wushhh
Brukkk
Pukulan dan tendangan berhasil Anjel layangkan kepada para musuh yang berhasil membuat mereka tumbang begitupun dengan Veronica yang berhasil menembak musuh yang ingin menembak dirinya, Anjel, Rafi dan Kevin yang sedang berkelahi.
Dorr
Dorr
Dorr
" ini sangat mudah sekali. " ujar Veronica dengan meniup ujung pistolnya dengan tersenyum melihat tiga musuhnya tumbang.
" kau bukanlah tandingan putri keluarga wilsington. " ujar Veronica dengan menendang mayat tersebut.
" MARILAH BERSENANG - SENANG !!! " teriak Veronica dengan sangat senang sedangkan yang lainnya mendengarnya seketika merinding.
Jangan Lupa like end Votenya 😊🙏
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘