
" oke, aku hitung sampai tiga, satu ... dua ... tiga ... silahkan di buka matanya. " ujar kevin dan anjel pun membuka matanya dan seketika terkejut melihat sebuah kalung yang sangat cantik di depannya.
" gimana suka nggak ? " ujar kevin dengan tetap berada di belakang anjel.
" suka banget kak, kakak kenapa sihh beliin aku perhiasan mulu. " ujar anjel yang merubah duduk nya dengan menatap kevin.
" karna aku mau melihat ibu dari anak - anak ku terlihat bahagia, cantik dan berbeda dengan wanita di luar sana. " ujar kevin dengan mencium kening anjel dan anjel pun seketika malu dengan perlakuan romantis kevin.
" makasih ya kak, jujur nihh ya kak aku itu bahagia ko tanpa kakak kasih beginian yang terpenting kakak harus janji sama aku nggak boleh ninggalin anjel dan akan selalu setia sama anjel. " ujar anjel dengan menitikkan air matanya.
" ihh jelek kalau nangis, kakak nggak bakal ninggalin kamu dan akan terus setia sama kamu sampai maut memisahkan kita. " ujar kevin dengan memeluk anjel dan anjel pun membalas pelukan kevin sambil menangis haru.
" nahh sekarang jangan nangis lagi ya, mau pulang ? " ujar kevin dengan mengusap air mata yang jatuh di pipi anjel.
" iyaa kak. " ujar anjel dengan tersenyum manis dan kevin yang melihat itu pun ikut tersenyum manis.
karna hari sudah semakin larut mereka pun akhirnya meninggalkan restauran tersebut menuju mansion anjel dan selama di perjalanan mereka saling tersenyum dan tertawa bahagia.
***
pagi yang cerah, burung berkicau dengan sangat merdunya sekarang di mansion keluarga abraham sedang sangat heboh dengan suara nona muda mereka siapa lagi kalau bukan stella.
" KAK KEVIN !!! " teriak stella tetap di samping ranjang sang kakak.
" berisik dek. " ujar kevin dengan menutup telinganha menggunakan bantal.
" ihh kak kevin ayo bangun, katanya mau temenin stella ke mall buat beli gaun buat perpisahan kak kevin entar malam. " ujar stella dengan mengguncang- guncangkan tubuh kevin.
__ADS_1
" oke, sepuluh menit. " ujar kevin dengan menatap sang adik yang sudah sangat rapih dan cantik.
" cepetan, stella tunggu sepuluh menit, tapi kalau dalam waktu sepuluh menit kak kevin belum ke bawah juga stella akan mengey sua merdu stella ini. " ujar stella yang menatap tajam sang kakak yang refleks bangkit dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi sebelum sang adik mengeluarkan suara toanya dan stella pun keluar menuju ke ruang keluarga menemui mama dan papanya.
sedangkan di mansion kediaman keluarga wijaya semua anggota keluarga sedang kumpul santai di ruang keluarga, ada yang membaca majala dan koran seperti Raisa dan Pratama, ada yang menonton televisi seperti Anjel dan Derel sedangkan Rafi sedang sibuk dengan ipad nya.
" anjel kamu nggak beli gaun buat nanti malam ? " ujar Raisya dengan meletakkan majalahnya di atas meja.
" nggak mom, anjel pake gaun yang ada aja. " ujar anjel dengan melirik sang mommy dan lanjut melihat tayangan televisi kesukaan dirinya dan Derel.
" kamu beli lahh gaun buat nanti malam sayang. " ujar Pratama yang mulai berhenti membaca koran dan menatap putrinya yang sibuk melihat tanyangan favorit nya.
" males dad, anjel pakai yang ada aja dad. " ujar anjel dengan menatap sang dady.
" kali ini aja ya sayang kamu turutin ucapan daddy sama mommy. " ujar sang mommy sambil menatap sang putri dengan muka memelas.
" nahh gitu dong sayang. " ujar sang mommy sambil mencium pipi putrinya.
" iyaa mamih ku sayang. " ujar anjel yang terseyum manis.
" nanti kakak ikut ya dek, sekalian kak derel mau cari sesuatu. " ujar Derel yang menatap anjel.
" oke kak. " ujar anjel yang tersenyum.
visual kalung yang diberikan kevin
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
selamat malam readers
mohon maaf sekali ya author baru bisa up malam hari ini karna tadi siang author lagi banyak banget tugas dan ini author sempatkan untuk menulis buat kalian semua.
jadi jangan lupa ya selalu like 👍, vote ⭐ end komennya 😊
see you tomorrow guys 😘
__ADS_1