
Happy Reading guys 😚
^^^
Anjel yang melihat Kevin kembali menyalakan laptopnya merasa tak enak karna menolak hak yang seharusnya Kevin dapatkan dan Anjel mencoba menarik nafas dalam - dalam menenangkan dirinya untuk menghilangkan ketakutannya.
" Hufttt ... tenang Anjel, lo pasti bisa. " batin Anjel dengan duduk di samping Kevin.
" Kak. " ujar Anjel dengan menyentuh bahu kevin.
" Apa ? " ujar Kevin dengan melirik sekilas istrinya dan kembali lagi menatap laptopnya.
" I-itu ... Anjel siap. " ujar Anjel dengan menunduk.
" Kau yakin ? tak apa kalau kau belum siap, kakak akan menunggunya dan ayo tidur sudah malam. " ujar Kevin dengan menutup laptonya.
" Anjel siap kak, asal kakak harus berjanji sesuatu sama Anjel. " ujar Anjel dengan menarik tangan Kevin kembali duduk.
" Apa itu ? " ujar Kevin dengan mengenggam tangan Anjel dengan bahagia.
" Kakak harus janji gak bakal ninggalin Anjel dalam keadaan apapun, kedua kakak harus janji bakal jadi ayah yang baik kelak jika suatu saat kita memiliki anak dan kakak jangan pernah pilih kasih dengan anak - anak kita nanti. " ujar Anjel dengan menatap serius suaminya.
__ADS_1
" Kakak janji akan terus bersama kamu, kakak janji akan menyayangi anak - anak, kakak janji bakal menjadi seorang ayah yang bijaksana dan kakak akan jadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab. " ujar Kevin dengan memeluk erat sang istri.
" Anjel pegang janji kakak dan jika suatu saat nanti Anjel meninggalkan kakak, kakak harus janji gak akan pernah berubah dan tetap jadi Kevin yang seperti sekarang ini. " ujar Anjel dengan menunjukkan kelingkingnya.
" Janji. " ujar Kevin dengan mengaitkan kelingkingnya.
" Makasih ya kak. " ujar Anjel dengan memeluk erat Kevin.
" Sama - sama, I love you. " ujar Kevin dengan membisikkan kata sayangnya.
" I Love you too. " ujar Anjel dengan tersenyum.
" Siap my husband. " ujar Anjel dengan tersenyum malu dan detik berikutnya Kevin mencium bibir ranum istrinya dengan penuh kasih sayang.
Anjel yang terbuai dengan ciuman yang berubah menjadi ******* itu mulai mengalungkan tangannya di leher suaminya dengan membalas ******* nya dengan penuh gairah dan detik berikutnya Kevin mulai mengambil alih ciuman ke leher jenjang Anjel yang seputih susu meninggalkan tanda kepemilikan disana dengan penuh kelembutan.
" Sayang bolehkan ? " ujar Kevin dengan mengehentikan ciumannya menatap mata sang istri.
" Ya. " ujar Anjel dengan tersenyum dan Kevin langsung membawa Anjel ke atas ranjang.
Detik kemudian Kevin menanggalkan semua pakaian begitupun dengan pakaian sang istri dan malam ini adalah malam terpanjang bagi keduanya dengan di saksikan bulan dan bintang yang menjadi saksi bisu kedua pengantin baru yang tengah bercinta.
__ADS_1
***
Sang mentari mulai menampakkan sinarnya dengan menembus celah - celah jendela kedua pengantin baru yang tengah tidur sambil memeluk satu sama lain.
" Hoaamm ... Aduh sakitnya. " lirih Anjel dengan membuka matanya secara perlahan lahan dan melihat sang suami yang masih terlelap dengan memeluk dirinya.
" My Handsome Husband. " ujar Anjel dengan memandang tersenyum.
" Sudah puas memandanginya ? " ujar Kevin dengan membuka matanya dan deti berikutnya.
Cup
Kevin mencium bibir Anjel sekilas dengan tersenyum yang mampu membuat sang istri merah merona.
" Morning kiss. " ujar Kevin dengan terkekeh.
Cup
Anjel pun mencium balik kevin tapi tidak di bagian bibirnya melainkan di pipi Kevin dengan tersenyum malu atas tindakannya yang di luar nalar.
See you tomorrow guys 😘
__ADS_1