
" di dalam persahabatan tidak ada yang namanya kata terimakasih, udah yuk pulang. " ujar mutiara sambil bangkit dari duduk nya.
akhirnya keempat gadis cantik tersebut keluar dari kafe tersebut dan masih mendapatkan tatapan dari semua pengunjung kafe tapi bagi keempat gadis tersebut hal itu sudah wajar mereka lihat.
sesampainya di parkiran mereka berempat pun berkumpul di depan mobil anjel yang berada di tengah - tengah mobil mereka.
" kita langsung pulang kan ? " ujar stella yang membuka suara.
" iyaa, kamu udah capek banget nihh. " ujar anjel yang merentangkan tangannya karna pegal.
" iyaa, lagian bunda sama ayah gua malam ini pulang dari belanda, ya jadi gua harus udah sampai di rumah sebelum mereka. " ujar citra yang menjelaskan.
" oke, gua duluan ya, kak kevin soalnya udah chat gua dari tadi suruh pulang. " ujar stella dengan wajah cemberut nya.
" ya udah, hati - hati. " ujar anjel yang menatap ke arah stella.
" iyaa, hati - hati. " ujar citra yang berada di samping stella.
" hati - hati ya, stel. " ujar mutiara yang menatap ke arah stella.
" oke, kalian juga hati - hati, bye. " ujar stella yang mulai masuk ke dalam mobilnya.
" bye. " ujar serempak mereka bertiga dan mobil stella pun melaju meninggal mereka bertiga.
" gua nginep rumah luhh ya. " ujar mutiara yang menatap anjel.
" lahh luhh nggak pulang ? " ujar anjel yang kaget dengan perkataan mutiara begitupun citra.
" nggak, gua males lihat selingkuhan ortu gua, sekarang kan mereka resmi bercerai dan gua nggak mau lihat mereka. " ujar mutiara yang seketika berubah sedih.
" ya sudah, ayo. " ujar anjel yang menepuk pundak mutiara.
" iyaa, kuy. " ujar mutiara yang tersenyum ke arah anjel.
" kalian berdua hati - hati. " ujar citra yang menatap kedua sahabat nya.
" harusnya luhh yang hati - hati, kan luhh sendirian gua kan berdua sama anjel. " ujar mutiara dan di angguki anjel sebagai jawaban setuju.
__ADS_1
" hahahaha ... dasar kang pikun. " ujar mutiara yang tertawa terbahak bahak dan berhasil membuat citra bahagia.
sedangkan anjel yang tau kalau citra sengaja mengatakan itu agar mutiara kembali tertawa bahagia hanya bisa tersenyum bahagia, dia bangga karna punya sahabat - sahabat yang selalu bisa membuat mereka yang sedih kembali bahagia dan anjel berdoa semoga persahabatan mereka tidak akan pernah rusak dengan angin yang akan bertiup kencang.
" kalian berdua asik aja tertawa, kapan kita pulang nya. " ujar anjel yang pura - pura kesal.
" hahahaha ... iyaa kita lupa, yuk pulang. " ujar mutiara yang menggandeng tangan anjel dan citra.
" sebentar dehh. " ujar citra yang berhasil membuat langkah mereka berhenti.
" ada apa ? " ujar anjel yang bingung.
" kita kan gandengan nihh - " ujar citra yang terpotong dengan suara mutiara.
" terus kenapa ? " ujar mutiara dengan watadosnya.
" gua belum selesai gubluk. " ujar citra yang kesel dengan mutiara yang main potong - potong aja.
" ya udah maaf. " ujar mutiara yang tersenyum pepsodentnya.
" mobil kita kan beda terus ngapain kita gandengan. " ujar citra yang sudah emosi.
" wahh .. iya ya, kok gua narik kalian ya. " ujar mutiara dengan watadosnya lagi.
" hahahaha ... dasar kang pikun. " ujar mutiara yang tertawa terbahak bahak dan berhasil membuat citra bahagia.
sedangkan anjel yang tau kalau citra sengaja mengatakan itu agar mutiara kembali tertawa bahagia hanya bisa tersenyum bahagia, dia bangga karna punya sahabat - sahabat yang selalu bisa membuat mereka yang sedih kembali bahagia dan anjel berdoa semoga persahabatan mereka tidak akan pernah rusak dengan angin yang akan bertiup kencang.
" kalian berdua asik aja tertawa, kapan kita pulang nya. " ujar anjel yang pura - pura kesal.
" hahahaha ... iyaa kita lupa, yuk pulang. " ujar mutiara yang menggandeng tangan anjel dan citra.
" sebentar dehh. " ujar citra yang berhasil membuat langkah mereka berhenti.
" ada apa ? " ujar anjel yang bingung.
" kita kan gandengan nihh - " ujar citra yang terpotong dengan suara mutiara.
__ADS_1
" terus kenapa ? " ujar mutiara dengan watadosnya.
" gua belum selesai gubluk. " ujar citra yang kesel dengan mutiara yang main potong - potong aja.
" ya udah maaf. " ujar mutiara yang tersenyum pepsodentnya.
" mobil kita kan beda terus ngapain kita gandengan. " ujar citra yang sudah emosi.
" wahh .. iya ya, kok gua narik kalian ya. " ujar mutiara dengan watadosnya lagi.
" bilang aja luhh sengaja biar kita anterin dulu ke mobil luhh terus kita balik lagi, dasar mutiara gubluk. " ujar citra yang mulai berjalan ke arah mobilnya sedangkan anjel pun berjalan ke arah mobilnya dan meninggalkan mutiara yang masih tertawa terbahak - bahak karna berhasik mengerjai temannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai, readers
mohon maaf hari ini author telat up, soalnya yang kemarin author nulis ceritanya buat hari ini lupa di simpan dan jadi author nulis kembali.
jangan lupa selalu tekan like, vote, Tip end komennya buat mendukung author dalam menulis dan bisa membuat author semangat dalam menulisnya.
__ADS_1
see you tomorrow guys 😘