Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Extra part 24


__ADS_3

Happy Reading Guys :)


^^^


Danu yang mendengarnya terkejut, ternyata dalangnya itu adik besannya sendiri. Dia tidak menyangka bahwa orang terdekat mereka lah dalang di balik kecelakaan pesawat tersebut dan ketika dia ingin berbalik tak sengaja menginjak botol kosong dan membuat semua orang-orang tersebut menghampirinya.


" Danu ?! " ujar wanita paruh baya tersebut yang terkejut melihat kehadiran besan dari adiknya.


" Saya akan bongkar kebusukan kalian semuanya !!! " Danu pun langsung buru-buru berlari ke mobilnya yang langsung mengendarai mobilnya dengan kencang dan kebetulan jalanannya lenggang yang bisa membuat dirinya mengendarai mobilnya dengan laju.


Tapi sialnya, mobil orang suruhan adik besannya mengejar dirinya. Dia pun langsung menambah kecepatan lajunya, tiba-tiba di persimpangan jalan muncul seorang anak kecil berlari melintas di depan mobilnya yang langsung membuatnya membanting stir dan menabrak pohon besar.


Duarr ...

__ADS_1


Suara ledakan tersebut, membuat orang-orang yang melintas langsung mendekati mobil tersebut dan mencoba mengeluarkan Danu dari mobilnya.


Sedangkan orang suruhan wanita paruh baya tersebut yang melihatnya langsung melajukan mobilnya meninggalkan mobil Danu Abraham yang meledak dan sebelum orang-orang mencurigai mereka.


Di Alexander Hospital, tepatnya di dalam ruangan VVIP. Vernon tengah menunggu Kristal dengan adiknya Vani. Setelah Stella, Rafi dan Erlan pulang.


" Kak, kakak mau nitip gak ? Vani mau ke kantin beli makanan. " Vani menarik lengan baju kakaknya yang sedang fokus menatap Kristal.


" Baiklah. " Vani pun langsung berjalan keluar menuju kantin dan kini di dalam ruangan tersebut hanya ada Vernon seorang.


" Sampai kapan kau akan tertidur ? Kau tau hati ku sakit melihat kau terbaring lemah disini dan kemana Kristal yang kuat selama ini ? " Vernon mencoba berkomunikasi dengan Kristal dan semoga di alam bawah sadarnya Kristal bisa mendengarnya.


" Andai hanya aku seorang yang menyukai mu, aku akan menjadikan kau milik ku. Tapi semua itu hanyalah angan-angan, terlalu berat jika saingan ku kakak sepupu ku sendiri. Kumohon bangunlah dan tetaplah bersama ku, walau cuma sebatas saudara sepupu. " Tanpa di sangka, buliran bening yang sama sekali tak di ijinkan jatuh kini mengalir deras di kedua pipinya.

__ADS_1


" Kau tau ? Waktu pertama kali kau main ke mansion, saat itu juga aku terpikat dengan kecantikkan mu, kelucuan mu, ke imutan mu, ke konyolan mu dan semua yang ada di dirimu, saat itu juga aku menginginkan mu untuk menjadi bagian hidup ku. " Lanjut Vernon yang tidak pernah lelah mengajaknya berkomunikasi, walaupun tak ada satupun yang di balas dan bahkan mungkin tak bisa di dengar olehnya.


" Nesi, kau inget ? waktu pertama kali aku memanggil mu dengan Nesi, Kau tau kenapa aku memanggil mu Nesi ? Karna kau kesempurnaan hidup ku dan kau begitu sempurna untuk ku. " Vernon mencoba mendekat ke telinga Kristal, agar Kristal bisa mendengatnya, walau hanya 20% kemungkinannya.


Sedangkan di kediam Abraham, Racquel mendapat telpon dari pihak rumah sakit bahwa suaminya kecelakaan dan kini tengah di tangani pihak rumah sakit.


Sungguh seperti tersambar petir di siang bolong, Racquel langsung lemas terduduk di lantai kamarnya dan menangis tersedu-sedu.


" TIDAAKKKK !!! " teriak Racquel dari dalam kamarnya yang kedap suara, untung saat itu Stella ingin menemui mamanya di dalam kamar, jadi dia bisa mendengarnya setelah pintu kamar mamanya dia buka dan terlihat mamanya yang sedang terisak di lantai.


Jangan lupa like, komen end votenya :) dan mohon bantuannya untuk season 2 nya ya 🙏😊


See you tomorrow guys 😘

__ADS_1


__ADS_2