
Four years later ...
Di kediaman Alexander
" KAK LANNNN !!! BALIKIN BONEKA KU !!! " Teriak Gadis kecil berumur 4 tahun yang berlari mengejar kakaknya ke ruang tengah.
" Wleee ... sini ambil, kalau bisa. " ujar anak laki-laki berumur 4 tahun dengan menjulurkan lidahnya mengejek.
" MOMMY !!! " Teriak gadis kecil tersebut membuat wanita cantik yang tengah membuat kue di dapur langsung lari terbirit-birit menuju ruang tengah.
" Ada apa, sayang ? " ujar wanita cantik tersebut yang tak lain Anjel Cecilia Wijaya dengan mengelus pucuk kepala putrinya yang terlihat kesal.
" Mommy, kak lan ngambil boneka Elsa. " ujar gadis kecil tersebut dengan menunjuk anak laki - laki yang tengah meledeknya.
" Erlan, ayo balikin boneka adek mu. kau ini suka sekali menggoda adek mu. " ujar Anjel dengan nada lembut.
" Hehehehe ... habisnya seru, mom. buat sihh cengeng kesel. " ujar anak laki-laki tersebut dengan mengembalikan boneka teddy milik adiknya.
" ELSA, GAK CENGENG !!! " Teriak Elsa dengan menggelegar yang mampu membuat kedua Insan tersebut menutup telinganya.
" Elsa, cengeng ... cengeng ... wlee ... cengeng. " ujar Erlan yang meledek adeknya dan membuat Elsa memukul kepalanya.
" Awww ... sakit, El. " Ringis Erlan dengan mengusap kepalanya, sungguh pukulan adeknya sangatlah kuat.
" Biarin. " ujar Elsa yang langsung duduk di sofa.
" Mommy mau ke dapur lagi dan inget jangan berantem. " ujar Anjel.
" Siap, Mom. " ujar serempak mereka berdua dan Anjel pun langsung balik ke dapur.
***
__ADS_1
Malam harinya, mereka berkumpul di ruang tengah dengan menonton TV bersama. posisi Elsa yang tengah tiduran di sofa dengan paha Kevin yang menjadi bantalnya, Erlan yang tengah duduk di samping daddynya dengan Anjel yang merangkul pundaknya.
" Bawang merahnya jahat. " Ujar Elsa yang kesal menonton tv yang menayangkan cerita legenda.
" Iyaa, Elsa kalau sudah besar nanti jangan seperti bawang merah ya. " ujar Kevin dengan mengusap pucuk kepala putrinya.
" Iyaa, Dad. Elsa kalau sudah besar nanti mau jadi seperti bawang putih dan Elsa juga akan menjadi wanita yang kuat seperti Mommy. " Ujar Elsa dengan mendongak menatap Kevin.
" Bagus itu, tetap jadi wanita yang rendah hati dan jangan pernah berbangga diri sama apa yang kita miliki. " ujar Anjel dengan menatap putrinya dan putranya.
" Mommy sama Daddy pengen kalian berdua tumbuh menjadi Remaja yang baik, sopan, rendah hati dan jangan pernah angkuh. " tambah Anjel dengan mengusap kepala putranya.
" Erlan berjanji, Mom. akan menjadi pria yang baik, sopan dan rendah hati. " ujar si kecil Erlan.
" Elsa pun. " Gadis kecil itu pun langsung bangkit dan duduk di sebelah sang mommy.
" Bagus kalau gitu. " ujar Anjel dengan mengacak rambut putra dan putrinya.
" No, Erlan mau disini saja. " ujar si kecil Erlan dengan menggeleng.
" Elsa akan disini sama kak lan. " ujar Elsa dengan memeluk boneka teddynya.
" Kalian yakin ? " ujar Anjel dan di angguki putra serta putrinya.
" Baiklah, Kalian jangan berantem ya dan Erlan kau jaga adik mu. " ujar Kevin dengan memandang putranya.
" Siap, Dad. " ujar Erlan dengan hormat.
" Baiklah, ayo kita tidur dahh malam dan besok kalau kalian ingin ikut menganter mommy end daddy bangun pagi-pagi. " ujar Anjel.
" Siap, Mom. " ujar si kembar dan mereka pun menuju kamar masing-masing.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mungkin setiap hari author akan up lebih banyak lagi buat cepet-cepet memulai season 2 nya karna author pribadi sudah tidak sabar untuk up season 2 nya dan jangan lupa like edn Votenya ya guys 🙏😊
See you tomoorrow 😘
__ADS_1