Ketua Osis Kejam

Ketua Osis Kejam
Episode 126


__ADS_3

" bukannya gua dahh bilang, jangan ganggu teman gua, ngerti kan bahasa Indonesia ? " ujar Veronica dengan mencengkram dagu Fanya.


" apa urusannya sama luhh, seterah gua mau bawa sihh cupu, mau nyeret sihh cupu bahkan mau mukul sihh cupu itu urusan gua. " ujar fanya yang masih menatang, veronica yang mendengar itu merasa geram ingin menampar gadis tersebut tapi di tahan oleh anjel.


" gak usah pake kekerasan, ver. " ujar Anjel yang menenangkan sahabatnya sekaligus sepupunya itu dan veronica pun langsung melepaskan cengkraman itu.


" ckk ... menjijikan. " ujar veronica dengan menatap tajam Fanya.


" ayo bangun. " ujar Anjel sambil mengulurkan tangannya hendak membantu tapi malah di tepi oleh Fanya.


" guyss ... cabut. " ujar Fanya dengan langsung meninggalkan kantin tersebut tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang melihat mereka dari kejauhan, salah satunya seorang pria tampan yang menatap dengan tatapan rindu.


" luhh gak papa, cik ? " ujar Veronica dengan menatap cika yang masih menunduk.


" maaf. " satu kata yang keluar dari mulut cika berhasil membuat ketujuh gadis tersebut menatap cika dengan heran.


" untuk ? " ujar singkat Veronica.


" gara - gara cika kalian tadi berantem, cika gak maksud buat kalian kaya tadi. " ujar cika dengan sendu dan ketujuh gadis tersebut yang mendengarnya hanya tersenyum.


" gak papa, gua gak suka aja lihat orang di bully, kalau ada apa - apa cerita aja sama kita. " ujar veronica dengan merangkul cika sedangkan cika hanya menganggukan kepalanya dan mereka kembali memakan makanan yang di bawa Anita.


Setelah selesai memakan pesenan mereka, mereka pun kembali ke kelas tapi tidak dengan Anjel yang pergi ke toilet.

__ADS_1


selesai dari toilet, Anjel berjalan dengan santai menuju kelasnya tapi sebuah tangan kekar menariknya menuju ke kelas kosong.


" a-alex. " ujar Anjel yang terkejut ternyata yang menariknya teman semasa kecilnya yang dulu pernah mengisi hatinya dan menghilang tanpa jejak meninggalkannya seorang diri.


" gua kangen sama luh. " ujar Alex dengan memeluk Anjel, gadis yang sangat ia rindukan yang dulu pernah membuat hidupnya berwarna.


" lepasin gua. " ujar Anjel yang mendorong Alex dan hal hasil Alex pun terdorong.


" kenapa ? gua kangen sama luhh, gua sayang sama luhh, njel. " ujar Alex dengan sendu.


" bohong ... kalau luhh sayang sama gua, kenapa luhh ninggalin gua di saat gua mencintai luhh ... hiksss .. hikss ... hiks ... " ujar Anjel dengan terisak menatap pria yang sejujurnya sangat ia rindukan dan masih ia cintai.


" maafin gua, gua terpaksa ninggalin luhh di sini karna gua gak mau lihat jeni terluka. " ujar Alex lirih.


" bukan gitu, gua gak mau jeni nanggung beban itu sendirian, jeni hamil, njel. " ujar Alex dengan menatap Anjel yang terkejut mendengarnya.


" jjj ... jeni hamil ? " ujar Anjel yang masih terkejut mendengar kata yang membuat hatinya sakit.


" jeni hamil anak luhh ? " tambah Anjel dengan menintikkan air mata yang dia tahan itu sejak tadi.


" bukan, jeni hamil sama selingkuhannya, selingkuhannya gak mau tanggung jawab makanya gua yang harus tanggung jawab, gua sayang sama luhh, njel. " ujar Alex yang mencoba memeluk Anjel kembali dan kali ini Anjel tidak menolak pelukan tersebut.


" kenapa ? kenapa luhh mau tanggung jawab, lex ? " ujar Anjel dengan mengeratkan pelukan yang sangat ia rindukan.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Selamat malam readers 👋


maaf ya author up 1 episode terlalu malam, soalnya author lagi sibuk nyiapin persiapan buat author pts jadi tunggu episode selanjutnya ya guys 😊

__ADS_1


see you tomorrow guys 😘


__ADS_2