
" Agustin mau pindah ke korea makanya kita adain perpisahan plus jalan - jalan ke korea kan lumayan refreshing. " ujar Veronica dengan terkekeh.
" Ohhh gitu. " ujar Mutiara dan kembali terdiam.
" Kamu inget selama di korea jangan pernah sekali - kali pergi tanpa saya, mengerti !? " bisik Derel tepat di telinga Mutiara yang masih bisa terdengar oleh Veronica dan Fani tapi mereka memilih diam dari pada kena amukan raja singa.
" i-iya. " ujar Mutiara dengan lirih melihat sikap pria di sampingnya ini yang selalu mengaturnya sejak ia di jodohkan dengan dirinya.
Berbeda dengan keadaan di Mobil yang di tumpangi Anjel, Kevin, Stella dan Rafi terdengar sangat heboh dengan suara tawa Anjel yang berhasil menggoda sahabat sekaligus kakak iparnya itu.
" Hahahaha ... kakak ipar lucu sekali ya kalau lagi malu. " ujar Anjel dengan tertawa terbahak - bahak sedangkan sang sopir yang mendengarnya menahan tawa takut kurang sopan.
" kau selalu saja menggodanya. " ujar Rafi dengan menggelengkan kepalanya melihat tingkah jahil adeknya.
" hahahaha ... habisnya seru kak bikin istri kakak ini malu apalagi salting (salah tingkah) " ujar Anjel dengan terkekeh.
__ADS_1
" sayang. " ujar Kevin dengan menatap dingin kekasihnya itu yang sama sekali tak bisa diam.
" iyaa - iyaa. " ujar Anjel dengan mencibikkan bibirnya dan kembali diam.
Suasana di mobil Mereka pun kembali sunyi dengan perkataan Kevin ke Anjel sedangkan Stella yang melihatnya tertawa dalam hatinya dan Rafi pun merangkul bahu istrinya.
Akhirnya mobil mereka tiba di Bandara Soekarno hatta, mereka mulai turun satu persatu sambio menunggu mobil yang di tumpangi para orang tua dan setelah tiba mereka langsung memasuki bandara tersebut mencari keberadaan Anita, Agustin dan Cika.
" itu mereka. " ujar Anjel sambil menunjuk Ke arah tiga perempuan yang sedang berdiri menatap mereka dengan tersenyum dan mereka pun langsung menghampirinya.
" Gua pasti kangen sama luhh, kenapa luhh gak bilang sihh kalau mau pindah ? " ujar Anjel dengan memeluk erat sahabatnya itu sambil meneteskan air matanya. ya, walaupun Anjel dan Agustin tidak terlalu dekat tapi mereka selalu bersama sama itu yang membuat Anjel merasa sedih mendengar sahabatnya akan pindah ke korea sedangkan yang lainnya hanya bisa memperhatikan kedua gadis tersebut.
" Maaf gua juga baru tau kemarin, gua juga pasti kangen sama luhh dan yang lain. " ujar Agustin dengan tak terasa air matanya pun tumpah sambil membalas memeluk sahabatnya yang selalu menemani dirinya dalam suka maupun duka.
" Selalu hubungin kita ya. " ujar Stella yang bergantian memeluk Agustin.
__ADS_1
" pasti. " ujar Agustin dengan membalas memeluknya.
" Babby, gua pasti kangen sama luhh, jangan lupain gua ya. " ujar Veronica dengan bergantian memeluk Agustin setelah Stella.
" Gua gak bakal lupain luhh dan yang lainnya. " ujar Agustin dengan memeluk erat Veronica sahabat yang selalu mengajaknya bertengkar adu Bacot, tapi di sisi lain sahabatnya ini selalu membuatnya melupakan kesedihan yang pernah ia alami.
" kalau ada waktu gua bakal main ke rumah baru luhh. " ujar Veronica dengan melepas pelukannya dan menatap sendu sahabatnya.
" gua selalu menunggu. " ujar Agustin dengan tersenyum.
" Maafin gua ya kalau ada salah sama luhh, gua pasti kangen sama luhh. " ujar Anita dengan memeluk Veronica.
Maaf ya author baru up sekarang, karna tadi author lagi sibuk mencatat materi buat besok ulangan dan jangan lupa like end votenya 😊
See you tomorrow guys 😘
__ADS_1