
" ya beli yang lain, kaya heels, terus tas kan luhh belum beli sama gua juga belum. " ujar stella yang nada bicaranya sudah mulai normal.
" ohh boleh juga sihh, tapi gimana kita makan dulu perut gua laper. " ujar anjel yang mengelus perutnya.
" ya udah yuk. " ujar stella yang menarik anjel menuju ke salah satu tempat makan sedangkan Rafi, Derel dan kevin hanya mengikuti mereka dari belakang.
sesampainya mereka di salah satu tempat makan yang terkenal akan keenakannya mereka langsung memasuki tempat makan tersebut sesekali mereka mendengar bisikan - bisikan dari pengunjung lain.
" ehh itu bukannya anak - anak dari pengusaha terkenal kan. " ujar pengunjung satu sambil berbisik ke salah satu temannya.
" iyaa, itu kan putra dan putri dari pengusaha Danu abraham sama Pratama wijaya, mereka ternyata kalau di lihat - lihat cantik dan ganteng ya. " ujar teman pengunjung satu yang tak kalah heboh nya.
" itu kan ceo dari wijaya grup company kan peruhaan tersukses dan terkenal di inggris. " ujar pengunjung tiga sambil menatap kagum.
" ehh iya ya, mimpi apa gua bisa ketemu sama ceo wijaya grup company. " ujar pengunjung empat sekaligus adek dari pengunjung tiga.
sedangkan mereka berlima acuh tak acuh dengan semua bisikan yang terlontar dari pengunjung dan tetap terus berjalan.
" uhh akhirnya bisa duduk juga gua. " ujar anjel sambil menghembuskan nafas kasar.
" iya, sumpah capek banget badan gua. " ujar stella yang menyendarkan badannya.
sedangkan ketiga cowok yang mendengarnya hanya bisa terdiam melihat kedua wanita di depan mereka kelelahan dan tak lama pelayan menghampiri mereka.
" selamat sore tuan dan nona muda, ini menu makanan kami. " ujar pelayan dengan sopan sambil memberikan buku menu.
" sore mas, saya pesen steak satu sama ice blend cookies & cream. " ujar anjel yang langsung memesan tanpa melihat buku menu tersebut karna dia sudah sering makan di tempat ini dengan para sahabatnya.
" kalau saya pesen steak sama minumannya ice squash. " ujar stella sambil memberikan buku menu tersebut.
__ADS_1
" Cheese Burger Sama Orange Juice. " Ujar Kevin Dengan Muka Datar.
" Saya Pasta Arrabiata Sama Lime Citrus Soda. " Ujar Derel Dengan Dingin.
" Fish 'n Wich Sama Mocktail Sangria. " Ujar Rafi Tak Kalah Dingin Dan Datarnya.
" Silahkan Di Tunggu Nona, Tuan. " Ujar Sang Pelayan Sambil Membungkuk Hormat Sebelum Pergi.
Sedangkan Mereka Hanya Bisa Terdiam Sampai Makan Mereka Datang Dan Memakan Tanpa Ada Sepatah Kata Sampai Selesai Makan.
" Mas ... Bill Nya. " Ujar Anjel Yang Memanggil Pelayan.
" Ini Nona. " Ujar Sang Pelayan Yang Memberikan Bill Tersebut.
" Nihh Kak Bayar. " Ujar Anjel Sambil Menyerahkan Billnya Di Hadapan Rafi Dan Rafi Hanya Bisa Menghela Nafas.
" Lahh Kenapa Kak Kevin Yang Bayar ? Tadi Gak Papa Biar Kak Rafi Yang Bayar. " Ujar Anjel Yang Menatap Kevin.
" Yang Gak Mungkin Lahh Saya Yang Makan Malah Kakak Ipar Saya Yang Bayar. " Ujar Kevin Dengan Sedikit Menggoda.
" Seterah. " Ujar Anjel Yang Kesal Dengan Kevin Yang Masih Saja Bisa Menggodanya.
Setelah Itu Mereka Langsung Menuju Ke Salah Satu Toko Sepatu Wanita Dan Pria Dan Sesampainya Mereka Di Toko Tersebut Langsung Di Sambut Oleh Semua Pelayan Bahkan Pemilik Toko Tersebut.
" Selamat Sore Tuan Muda Dan Nona Muda, Suatu Kebanggaan Bagi Toko Saya Bisa Di Kunjungi Oleh Tuan Dan Nona Muda. " Ujar Pemilik Toko Dengan Membungkuk Hormat.
" Langsung Saja Gak Usah Basa Basi, Layani Adek Saya Sama Sahabatnya. " Ujar Rafi Dengan Dingin Dan Seketika Membuat Suasana Menjadi Mencekam.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
halo readers 👋
maaf sekali author baru bisa uptade sekarang dan author akan ubah waktu up yang tadi 2 hari sekali menjadi setiap hari karna author ingin cepat - cepat menyelesaikan cerita ini dan buat cerita baru lagi.
jangan lupa terus tekan like 👍, vote ⭐, share end komen di setiap selesai membaca.
see you tomorrow guys 😘
__ADS_1