Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT

Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT
Duet


__ADS_3

Setelah mengantar Aqila ke tenda medis agar di tangani lebih lanjut,Adhim kembali latihan untuk adu bakat.


"Dhim kenapa Lo latihan gak sama Aqila"tanya Fatih yang melihat Adhim sedang bermain gitar di luar depan tendanya


"Emang gue tampil sama Aqila?Engga kan"balasnya ketus


"Lo emang gak pernah ngomong sih tampil sama Aqila,tapi Siska tadi udah ngomong ke Bu Kinar sama Bu Indi kalau Lo sama Aqila akan tampil terakhir"jelas Fatih dan dia pun kembali ke lapangan dan meninggalkan Adhim sendirian di sana


"La Lo di panggil sama Adhim tuh katanya dia mau Lo yang nemenin dia nanti tampil"kata Fatih berbohong,Fatih harus mengatakan ini agar Aqila mau nyamperin Adhim


"Iya makasih info nya nanti Aqila ke sana"Aqila berdiri pelan pelan dan berjalan menggunakan 1 tongkat


"Adhim manggil Aqila?"tanya Aqila yang sudah berada di samping Adhim dan Aqila pun duduk di samping Adhim


"Siapa yang bilang?"tanya Adhim karena dia tidak pernah menyuruh orang lain untuk mengatakan itu kepada Aqila


"Fatih yang bilang tadi,katanya Adhim butuh orang untuk tampil hari ini dan Aqila yang di panggil"jelas nya singkat


'Tu orang lama lama ngeselin juga ya' Adhim sangat geram atas tindakan Fatih


Akhirnya Adhim pasrah dan menyuruh Aqila untuk menghapal lagu yang ia pilih,suara Aqila cukup bagus maka dari itu Fatih memilih Aqila untuk berduet dengan Adhim.


Fatih tau Aqila mempunyai bakat menyanyi dari Siska. Mereka berdua terlihat kompak meski baru sebentar latihan.


"Dhim giliran Lo tuh cepetan ke lapangan",kata Andri dengan napas ngos ngossan seperti sudah balap lari aja,,,hehe,,,


Adhim dan Aqila berjalan ke tengah lapang dan mereka mulai bernyanyi,yang pertama Adhim mametik gitarnya dan di susul oleh Aqila bernyanyi.


Watu pertama kali,,,kulihat dirimu hadir,,,


rasa hati ini inginkan dirimu,,,,


hati tenang mendengar,,,suara indah menyapa geloranya hati ini tak kusangka,,,,


Aqila memulai bernyanyi dan giliran Adhim yang menyanyi,,,


***Rasa ini tak tertahan,,,,,hati ini,,,slalu untukmu,,,,


Terimalah lagu ini,,,dari orang biasa,,,,,


tapi cintaku padamu luar biasa,,,,


aku tak punya bunga,,,aku tak punya harta,,,,


yang ku punya hanyalah hati yang setia,,,,tulus padamu***,,,,


"Hhmm...gue jadi pingin deh"ucap Cika sambil memegang tangan Andri


"Eh jangan tangan gue juga kali"Andri langsung melepaskan tangannya dari genggaman Cika


"Ya maaf,,mereka pasangan yang cocok tapi sayang Adhim gak suka sama Aqila"kata Cika mengernyitkan dahi dan memanyunkan bibirnya


Adhim melanjutkan lirik nyanyiannya di ikuti Aqila dan kemudian barengan


***Hari hari berganti,,,kini cinta pun hadir,,,,

__ADS_1


melihatmu,memandangmu bagai bidadari,,,,


lentik indah matamu,,,manis senyum bibirmu,,,


hitam panjang rambutmu anggun terikat,,,


Rasa ini tak tertahan,,,,


hati ini slalu untukmu,,,,


Terimalah lagu ini,,,ohhh,,ohhh dari orang biasa,,,


terimalah lagu ini,,,,dari orang biasa,,,,


tapi cintaku padamu luar biasa,,,


aku tak punya bunga,,,aku tak punya harta,,,


yang ku punya hanyalah hati yang setia,,,


terimalah lagu ini,,,uuoohh,,,dari orang biasa,,,,hm-hmm,,,


tulus padamu***,,,,


Semuanya bertepuk tangan dan teriak,,,Adhim Aqila,Adhim Aqila,Adhim Aqila,,,,


"Baik lah penampilan tadi sekaligus penampilan penutup atau penampilan terakhir"kata pak Heri dengan menggunakan pengeras suara


"Kami akan berdiskusi siapa pemenangnya untuk hari ini mohon tunggu sebentar"pak Heri memberikan arahan agar tetap berjalan dengan lancar


Adhim dan Aqila kembali ke kelompok dan duduk bersampingan.


"Emang bener?"tanya Adhim memastikan


"Ya bener,,,menurut feeling gue gitu"ucap Fatih menceritakan tentang feeling dia


"La tadi suara Lo bagus banget sumpah"kagum Siska dan langsung memeluk nya erat


"Perhatian,,,kita sudah mendiskusikan siapa yang menang dalam adu bakat kali ini"pak Heri mulai mengumumkan


"Pemenangnya adalah,,,,Adhim dan Aqila"ucap pak Heri dengan bangganya


"Kita menang adhim"ucap Aqila senang sambil memegang kedua tangan Adhim


Adhim tidak memperlihatkan wajah senang hanya ada wajah datar yang ia perlihatkan saat ini.


"Adhim gak seneng kita menang?"tanya Aqila yang melihat Adhim tanpa ekspresi senang sedikit pun


"Lepasin tangan gue"Adhim melepaskan tangannya dari genggaman tangan Aqila,Adhim pun berdiri dan berjalan ke tengah lapangan


"Aqila cepet ke sana"suruh Siska yang melihat Aqila bengong


"Hah,,oh iya"jawab Aqila lalu berjalan ke tengah lapangan


"Selamat untuk Adhim dan Aqila. Sebelum kita pergi tidur kita akan mendengarkan satu lagu lagi yang di bawakan oleh Adhim dan Aqila"pak Heri dan guru lainnya memberi selamat kepada mereka berdua

__ADS_1


Aqila dan Adhim pun mulai berdiskusi dan Adhim memulai bermain gitar


***Saat ku sendiri,,,kulihat foto dan Vidio


bersamamu yang telah lama ku simpan,,,


hancur hati ini,,,melihat semua gambar ini,,,


yang tak bisa ku ulang kembali,,,,


Ku ingin saat ini engkau,,,ada di sini,,,,


tertawa bersamaku seperti dulu lagi,,,,,


walau hanya sebentar tuhan,,,tolong kabulkanlah,,,,bukannya diri ini tak terima kenyataan,,,hati ini hanya rindu,,,


segala cara,,,telah ku coba,,, agar aku bisa tanpa dirimu,,,namun semua,,berbeda,,,,


sulitku menghapus kenangan bersamamu,,,


Ku ingin saat ini engkau ada di sini,,tertawa bersamaku seperti dulu lagi,,,


walau hanya sebentar tuhan,,,tolong kabulkanlah,,,bukannya diri ini,,,tak terima kenyataan,,,hati ini hanya rindu,,,,,hmmm***,,,,


Semua bertepuk tangan dengan meriahnya dan berteriak huuuhhh,,,,baper,,,baper,,,


Adhim terus memainkan gitarnya itu dengan melodi yang indah.


Ku ingin saat ini engkau ada di sini,,,,


tertawa bersamaku,,,seperti dulu lagi,,,,


walau hanya sebentar tuhan tolong kabulkanlah,,,bukannya diri ini tak terima kenyataan,,,oohh,,bukannya diri ini tak terima kenyataan hati ini hanya rindu,,,,,


hati ini hanya rindu,,,kurindu senyumanmu,,,,


Semuanya kembali bertepuk tangan dan membubarkan diri untuk pergi tidur.


"La"panggil Adhim dan langsung duduk di samping Aqila


"Ada apa?"tanya Aqila bingung


"Suara Lo ternyata bagus juga"kata Adhim


"Adhim puji Aqila atau karena kita menang lomba aja?"tanya Aqila memastikan


"Gue puji Lo lah"jawab Adhim lebih santai dari sebelumnya


"La,,,kalau Hendrik nembak Lo. Lo bakal terima dia gak?"tanya Adhim kepo


"Kenapa Adhim nanya kayak gitu?"Aqila balik menanya


"Gue cuman nanya kalau gak di jawab juga gak papa"jelasnya singkat


"Tidur gih udah malem,nanti Lo sakit siapa juga yang repot"suruh Adhim mulai khawatir dengan keadaan Aqila

__ADS_1


"Iya ini juga mau tidur kok,,,Adhim juga tidur ya"pesan Aqila dan dia pun masuk ke dalam tenda


"Cinta bukan soal bagaimana perasaan itu datang tapi bagaimana perasaan itu akan selalu tetap utuh"


__ADS_2