Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT

Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT
Hinaan


__ADS_3

"Gimana dengan hubungan kalian?Baik-baik aja kan?"tanya Hans penasaran,Aqila dan Hendrik saling memandangi satu sama lain


"Hubungan kita ya?Semuanya...."jawab Hendrik,Aqila tahu Hendrik akan berbicara apa. Ia pun angkat bicara


"Ya....semuanya baik-baik saja,iya kan?"Aqila memandang Hendrik mengisyaratkan harus mengiyakan apa yang dibicarakan Aqila tadi


"Iya semuanya baik-baik saja"balas Hendrik nyengir


"Kenapa kamu berbohong sama mereka?"bisik Hendrik kepada Aqila


"Qila terpaksa. Maaf ya"balas Aqila dengan wajah memohon


'Bohong?Apa yang mereka rencanakan sebenarnya?' pikir Siska,Ia tak sengaja mendengar percakapan Hendrik dan Aqila


Adhim pergi meninggalkan teman-temannya di sana tanpa berpamitan.


"Lo mau ke mana?"cegah Hans,tapi Adhim tidak mengubrisnya


🍁🍁🍁


"Tadi Lo di mana aja sih Dhim?"tanya Hans ketus


"Tumben nadanya ketus gitu"sindir Fatih


"Diem Lo"nada kesal mulai menyelimuti Hans


"Kalem bos.."balas Fatih mengangkat kedua tangannya


"Gue mau curhat nih"kata Hans mulai serius


"Curhat apa?"Adhim angkat bicara


Seketika Hans menunduk putus asa


"Lo kenapa?"tanya Fatih penasaran


"Gue minta tolong sama kalian"Hans memulai penjelasan


"Kita selalu bantuin Lo. Lo ada masalah apa men?"tanya Fatih kembali


"Gue....gue...minta tolong sama kalian kerjain pr gue. Ya....plis...."balas Hans sambil menyodorkan beberapa buku paket dan catatan


"Hans....."teriak Adhim dan Fatih


"Telinga gue sakit tahu"gerutu Hans menutup telinganya dengan tangannya


"Gue kira Lo mau ngomong apa,pr itu kerjain sendiri"balas Fatih kesal


"Kita pulang aja Tih"ajak Adhim yang merasa kesal juga


Keduanya meninggalkan Hans sendirian di kelas


"Katanya mau bantuin gue,hey"teriak Hans,tapi tidak di dengar oleh Adhim dan Fatih


"Dhim...Dhim..."panggil pandu teman seangkatan Adhim


"Apa?"tanya Adhim dan menghampirinya


"Lo liat. Hendrik udah putus sama Aqila dan Nadya...Nadya memanfaatkan kesempatan ini untuk ngejatuhin Aqila"jelas pandu sambil memperlihatkan berita di medsos


"Tapi di ponsel gue gak ada tuh. Itu siapa yang nyebarin?"tanya Adhim memastikan


"Ya...Nadya siapa lagi"balas pandu dengan PD nya

__ADS_1


🍁🍁🍁


"Hendrik. Gimana udah?"tanya Aqila penasaran


"Udah"balas Hendrik sambil tersenyum bangga


"Kalau gitu Aqila pulang dulu ya..bye"pamit Aqila dan berlalu meninggalkan Hendrik


"Eh tunggu dulu. Maaf gue gak bisa nganter Lo pulang"kata Hendrik lantang,sambil menggaruk kepalanya


"Iya gak papa kok"balas Aqila dengan teriakan


Aqila berjalan menelusuri kolidor di setiap kelas,masih banyak siswa di sana yang sedang berkumpul


"Hey cewe ganjen"ucap salah satu siswa di sana


Aqila tidak mengubrisnya karena Ia pikir Ia bukan apa yang dimaksud


"Pantas Adhim gak mau sama Lo. Ternyata Lo cewe murahan,hahaha...."kata siswa lainnya sambil tertawa puas


"Apa maksud kalian?"Aqila angkat bicara,karena tidak pernah ada yang berkata sehina itu kepadanya


"Muka polos tapi kelakuannya seperti cewe murahan"hina siswa lain yang berada di dekatnya


"Qila gak seperti yang kalian bicarakan"balas Aqila,air matanya menetes seketika


"Udahlah....Lo semenjak ada di sekolah ini buat rusuh tau gak"siswa yang ada di dekap Aqila menatap Aqila tajam


"Mendingan Lo keluar dari sekolah kita aja deh"usir salah satu siswa


"Iya benar tu,keluar dari sekolah ini"kata semuanya serempak


"Lo tu gak pantes sekolah di sini. Dasar cewe kampungan"Nadya tiba-tiba berada di antara kumpulan siswa


"Lo itu udah ngerebut Adhim dari gue dan karena Adhim...ya kalian tahu sendiri gimana kan. Sekarang Lo pacaran sama Hendrik dan....satu lagi. Mungkin Hendrik gak tahan dengan sikapnya dan akhirnya putus deh"jelas Nadya tersenyum licik


"Qila gak pernah.."balas Aqila tapi tiba-tiba Adhim,Hans dan Fatih datang


"Jangan coba-coba menghina dia di depan muka gue,ngerti!"bentak Adhim kepada semua siswa


"Kenapa kamu malah belain cewe ini sih?Kan kamu benci banget sama dia"jelas Nadya heran


"Jangan bilang kamu suka sama dia"tanya Nadya memastikan


"Iya gue suka sama dia. Puas Lo"balas Adhim lantang


"Dan buat kalian semua. Berita yang di sebarin itu hoaks ngerti!Seharusnya kalian cari tahu dulu siapa yang sebenarnya kampungan"sambung Adhim kesal dan membawa Aqila menjauh dari kumpulan siswa tersebut


"Huuuuuhhh...."sorak semuanya dan pergi dari tempat itu


"Sial. Kenapa Adhim ada di sini sih?Jadi gagal kan rencana gue"gerutu Nadya kesal


"Adhim tunggu"cegah Aqila yang sudah berada di samping motor Adhim


"Apa?"tanya Adhim yang masih kesal


"Adhim beneran suka sama Qila?"tanya Aqila malu-malu


"Ya....ya nggak lah,tadi gue cuman gak mau Lo di tindas sama mereka. Udah itu aja,jadi jangan ge'er"jelas Adhim sikap dinginnya masih menempel di tubuhnya


"Kenapa tadi Adhim belain Qila?Sedangkan Adhim sendiri gak suka sama Aqila"tanya Aqila kembali


"Cuman sebagai rasa kemanusiaan aja"balas Adhim ketus

__ADS_1


'*Andai Lo tahu La. Sebenarnya gue suka sama Lo*'


dalam hatinya Adhim berkata seperti itu


'Meskipun Adhim suka sama Qila pasti Qila seneng banget' Aqila


"Aqila..."panggil Siska sambil berlari menghampiri mereka


"Siska ada apa?"tanya Aqila kepo


"Liat ponsel Lo"suruh Siska dan Aqila mengambil ponselnya di saku roknya


Aqila melihat ponselnya dan ada notivikasi di madsos,Ia pun melihat ternyata berita tentangnya sudah tersebar ke seluruh sekolah.


"Jadi...ini. Siapa yang ngelakuin ini sama Qila?"gumam Aqila seketika air matanya membasahi pipinya


Adhim melihat sekilas dan angkat bicara "Nadya yang ngelakuin itu semua"


"Kak Nadya?Kenapa kak Nadya ngelakuin itu semua sama Qila?"tanya Aqila tidak percaya


"Nadya kan benci banget sama Lo dan akan ngelakuin apa aja kalau ada yang deketin Adhim"bisik Siska dan didengar oleh Adhim


"Kenapa mata Lo sembab gitu?"tanya Siska khawatir


"Tadi Qila di katain aneh-aneh sama siswa di sana dan untungnya ada Adhim yang belain Qila. Kalau nggak,mungkin Aqila udah gak ada di sekolah ini selamanya"jelas Aqila tanpa rasa ragu


"Bener-bener ya....Nadya jahat banget sama Lo. Awas aja Lo Nadya"gumam Siska kesal


"Siska jangan lakuin yang aneh-aneh,kalau nanti Siska celaka gimana?Qila gak mah teman Qila celaka cuman gara-gara Qila"jelas Aqila memohon


"Karena bukan Lo yang ngelarang,gue gak mau dah"balas Siska melipat tangannya di dada


"Kita jadi pulang kan?"tanya Hans yang dari tadi diam


"Ya udah Lo naik"suruh Adhim kepada Aqila


"Dan kamu sama aku ya...."ajak Fatih dan Siska mangangguk


"Gue sama siapa dong?"tanya Hans sedih


"Sama dia aja tuh"kata Fatih sambil menunjuk ke arah Cika yang waktu camping pernah satu kelompok


"Lumayan juga sih"balas Hans


"Cika Hans mau ngajak Lo pulang tuh"teriak Fatih tertawa jahil


Cika menghampiri mereka dan bertanya memastikan


"Bener Hans?"


"Ya udah ayo naik"suruh Hans terpaksa


"Awas aja Lo Tih"gumam Hans kesal menatap Fatih tajam


Ketiganya melajukan motornya menuju jalan raya dan mengantarkan pulang.


.


.


.


"Janganlah engkau mengucapkan perkataan engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya padamu" ~Ali Bin Abi Thalib~

__ADS_1


__ADS_2