Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT

Kisah Cinta ADALA (Adhim Dan Aqila) TAMAT
Berita Besar


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YA...ITU SANGAT MEMBANTU AUTHOR


Bel istirahat berbunyi dengan nyaringnya,hingga membuat setiap kelas terdengar gemuruh siswa.


Seperti biasa semua pergi ke kantin mencari makanan di sana. Tapi tidak dengan Aqila,hari ini Ia pergi ke perpustakaan karena ingin mengembalikan buku yang di pinjamnya waktu itu.


"La"sapa salah satu siswa yang berada di koridor kelas


"Eh,iya. Ada apa?"tanya Aqila menghampiri siswa tersebut


"Gue dengar gosip kalau Lo pacaran sama Hendrik,itu beneran La?"tanya siswa tersebut


"Itu kata siapa?"tanya balik Aqila


"Dengar dari para siswa di sini,tentang Lo sama Hendrik udah nyebar ke seluruh sekolah ini"jelas siswa tersebut


"Benarkah?"Aqila seketika lemas,Ia langsung lari menuju kelas Hendrik untuk memberi tahu kabar ini


"Hendrik..."teriak Aqila di depan pintu kelas Hendrik


Karena tidak ada balasan,Aqila langsung masuk dan mencari Hendrik di antara siswa di sana,tetapi tidak ada juga.


Aqila berlari dengan sekuatnya menuju ruang OSIS


"Hallo kak,apakah Hendrik ada di dalam?"tanya Aqila kepada salah satu OSIS


"Ada. Hendrik ada yang nyariin nih"teriak kakak OSIS tersebut dan Hendrik pun keluar


"Aqila?Ngapain kamu di sini?"tanya Hendrik bingung


"Ada berita baru"balas Aqila dengan napas yang tidak beraturan


"Kelihatannya kamu capek banget,kita duduk di sana aja"ajak Hendrik ke salah satu bangku yang tidak jauh dari mereka berdiri


"Kamu mau ngomong apa?"tanya Hendrik kepo


"Semua udah tahu kalau Qila sama Hendrik pacaran"jelas Aqila sambil mencoba mengatur napasnya


"Pantes semua orang bilang selamat. Jadi,karena itu"balas Hendrik menepuk dahinya pelan


"Mereka udah salah paham sama kita,bukannya kita udah putus ya..."sambung Hendrik sambil memikirkan jalan keluarnya


"Terus sekarang gimana?"tanya Aqila bingung


"Kita ceritain yang sebenarnya kalau kita sebenarnya udah putus"jelas Hendrik,hanya itu yang sekarang ada di pikiran Hendrik


"Gimana caranya?"tanya Aqila


"Soal itu biar aku yang urus"balas Hendrik dengan percaya diri

__ADS_1


"Adhim tahu soal ini?"tanya Hendrik memastikan


"Kayaknya belum"balas Aqila


"Kita ke kantin aja yuk"ajak Hendrik sambil memegang tangan Aqila,Aqila mengangguk


"Kamu ngapain bawa buku?"tanya Hendrik yang masih memegang tangan Aqila,semua siswa yang berada di koridor menatap mereka cemburu


Karena Aqila tidak nyaman sedang di perhatikan oleh semua orang,dia melepas tangannya dari Hendrik


"Oh iya. Qila lupa kalau mau ke perpustakaan,Hendrik ke kantin aja duluan nanti Aqila nyusul"jelas Aqila,belum sempat di jawab Hendrik,Ia sudah berlalu pergi menuju perpustakaan


"Dhim ke kantin yuk"ajak Hans sedikit memaksa


"Lo aja sana"balas Adhim ketus


"Ayo lah Dhim..."paksa Fatih,akhirnya Adhim pasrah dan berjalan keluar di ikuti Hans dan Fatih di belakang


Bruuukkk...Adhim menabrak seseorang tak lain adalah Aqila. Untung Adhim siap siaga dan menangkap Aqila yang akan jatuh


"Eekhemm..."deheman Hans sontak membuat Adhim melepaskan Aqila dan terjatuh ke lantai


"Aauuwww..."ringis Aqila kesakitan


"Kalau jalan tu liat-liat,untung gue tangkap"kata Adhim tidak menghiraukan Aqila yang sedang kesakitan


'Tadi pas pagi-pagi Adhim minta maaf,tapi kenapa sikap gak berubah sama sekali' pikir Aqila,Ia berdiri sendiri


Adhim tidak mengubris permintaan maaf Aqila,Ia melanjutkan jalannya menuju kantin


"Adhim kenapa bersikap gitu?Apa dia ada masalah?"gumam Aqila bingung,Ia pun berjalan dengan cepat menuju perpustakaan


Setelah Aqila di perpustakaan,Ia bergegas pergi ke kantin. Tapi tiba-tiba Nadya datang


"Hey cewe ganjen"kata Nadya lantang,hingga terdengar semua siswa yang berada di sana


Siswa yang ada di dekat mereka sudah tahu kalau Nadya bakal melakukan apa,mereka pergi dari tempat itu sehingga tidak ada satu orang pun di sana kecuali Aqila,Nadya dan kedua teman Nadya


"Kak Nadya mau ngapain?"tanya Aqila ketakutan


"Jangan so polos deh Lo,Lo itu jadi cewe ganjen banget ya...beraninya Lo ngehasut Adhim biar gak nerima cinta gue. Lo gak tahu siapa gue hah!"bentak Nadya,Ia mendorong Aqila sampai Aqila terjatuh


"Maksud kak Nadya apa?Qila gak ngerti"kata Aqila bingung bercampur rasa takut


"Semenjak aja Lo di sekolah ini,hubungan gue sama Adhim jadi berantakan tau gak!"jelas Nadya dan menatap tajam Aqila


"Qila gak ber...."belum selesai Aqila berbicara,Nadya sudah memotong pembicaraan dan pelan-pelan mendekati Aqila


"Lo dengar baik-baik ya. Ini peringatan terakhir gue buat Lo!Jangan dekat-dekat Adhim lagi,ngerti!"kesal Nadya sambil menarik rambut Aqila,membuat Aqila meringis kesakitan

__ADS_1


"Ngerti gak Lo!"bentak Nadya dan mengencangkan menarik rambut Aqila


"I...iya Qila ngerti kok"balas Aqila sambil menahan sakit dan air mata


"Bagus"Nadya tersenyum licik dan melepaskan tangannya dari rambut Aqila dan merapihkan ya kembali agar tidak di ketahui oleh siapa-siapa. Seketika air matanya menetes dan membasahi pipi Aqila


"Udah jangan nangis,gue gak akan apa-apa in Lo kok,asal Lo gak deketin Adhim"jelas Nadya dengan nada bersahabat


"Kita pergi dari sini"suruh Aqila kepada Sarah dan Nency


Mereka pun meninggalkan Aqila sendirian hingga menghilang dari pandangannya. Aqila menghapus air matanya dan bergegas pergi ke kantin


🍁🍁🍁


"Aqila ke mana ya?Kok belum ke sini juga"gumam Hendrik yang dari tadi menunggunya di kantin


Tak lama kemudian Siska datang dan menghampiri Hendrik


"Hai Drik"sapa Siska ramah sambil duduk di hadapan Hendrik


"Liat Aqila gak?Soalnya gue dari tadi nungguin di kelas tapi gak ada juga,ya udah gue ke sini aja siapa tahu ada"jelas Siska khawatir


"Tadi sih Aqila sama gue,tapi katanya dia mau ke perpustakaan dan sampai sekarang dia gak balik ke sini juga"jelas Hendrik sama halnya dengan Siska merasa khawatir


"Oh sekarang gini ya.. main belakang sama aku"sindir Fatih yang sudah berada di antara keduanya


"Fatih?Kamu di sini juga?"tanya Siska sedikit kaget


"Emang kenapa?Gak boleh ya?Ya udah lanjutin aja ngobrolnya aku pergi,bye"jelas Fatih dan meninggalkan keduanya


"Kamu salah paham,aku sama Hendrik kebetulan ketemu di sini aja kok"jelas Siska sambil memegang pergelangan tangan Fatih dengan erat


Hendrik yang merasa karenanya,Fatih dan Siska bertengkar langsung angkat bicara


"Lo jangan salah paham dulu,tadi Siska cuman nanya tentang Aqila udah itu aja"jelas Hendrik dan Fatih manatapnya curiga


"Kamu percaya sama aku kan?"tanya Siska memastikan,Fatih mengangguk dan duduk di samping Siska di ikuti Adhim dan Hans


"Maaf kalian nunggu lama ya.."ucap Aqila yang tiba-tiba datang dengan napas ngos-ngosan


"Kamu dari mana aja?Lo dari mana aja sih?"tanya Hendrik dan Siska bersamaan


"Tadi Aqila ada urusan sebentar jadi agak lama,maaf yah.."jelas Aqila berbohong dan duduk di samping Hendrik


"Gimana dengan hubungan kalian?Baik-baik aja kan?"tanya Hans penasaran,Aqila dan Hendrik saling memandangi satu sama lain


.


.

__ADS_1


.


"Aku harus memilih antara menyerah dan berjuang. Karena kedua hal itu sangat penting bagiku" ~Aqila Anatasya~


__ADS_2