
Pilihan cake ulang tahun untuk Kreshna tahun ini adalah Heavenly Strawberry yang dibelinya di Tous les Jours.
Ratih memilih menu yang creamy dan dipanggang. Kentang panggang yang diisi dada ayam, sosis, telur rebus, wortel, daun bawang dan bombay.
Minumannya jus alpukat mentega.
Diberi hiasan whipcream dan strawberry.
Semua berjalan lancar dan mereka menganggap hubungan mereka membaik sampai tiba saatnya membuka hadiah.
Wajah Kreshna merah padam menahan marah.
"Dengan siapa kau mencari hadiah?"
"Kenapa kau bertanya seperti itu?"
"Kau tidak menyiapkan sendiri seperti biasanya kan?"
"Memang apa bedanya?"
"Apa bedanya?"
"Kenapa kau selalu cari gara-gara?"
"Kau yang mencari gara-gara bukan aku!"
"Aku? Kau!!!"
"Jangan berteriak padaku!"
"Kau!!! Kau!!! Kau!!!"
"Kau sungguh keterlaluan!"
"Kau yang keterlaluan! Kau mimpi kalau aku mau kau perlakukan seperti ini! Mimpi!"
"Kau yang tidak menghargaiku dan mulai tidak setia!"
"Aku? Bukannya kau?!"
__ADS_1
"Aku tidak pernah mengkhianatimu!"
"Lalu kau anggap aku mengkhianatimu?"
"Jawab pertanyaanku! Dengan siapa kau mencari kado sampah ini?"
"Kado sampah? Kau tidak tahu berapa lama mencarinya dan belum memikirkannya sampai detail. Buku terbaik yang ada di toko itu!"
"Kau gunakan cara licik! Kau benar-benar keterlaluan. Ulang tahunku sebagai momen pendekatanmu dengannya! Bahkan Alicia saja tidak akan segila itu!"
"Kau berani menyebut nama perempuan iblis itu!"
"Kalau dia iblis , lalu kau apa?"
"Kau benar-benar keterlaluan!"
"Hadiah buat siapa sebenarnya?"
"Kau?!"
"Apa aku membaca buku sampah seperti ini? Bahkan judulnya pun sindiran! Apa maunya bedebah itu? Kuhabisi baru tau rasa!"
"Kau jangan gila! Kau yang tidak setia tapi lempar batu sembunyi tangan!"
"Kau mau kemana?"
"Alicia! Siapa lagi!"
"Kau tidak punya perasaan!"
"Memang kau punya?"
"Kreshna!!!"
Kreshna tidak menghiraukan dan melajukan kendaraannya menuju rumah Alicia.
Tangis Ratih meledak seiring dengan kepergian Kreshna. Setelah puas mengeluarkan semua emosinya. Dia memanggil grab car dan pulang ke rumahnya.
Dia mencurahkan kesedihan dan kekecewaannya pada Bima.
__ADS_1
Bima dengan sabar mendengarkan semuanya.
"Kau masih ingin mempertahankan hubunganmu yang hanya menyakitimu?"
"Aku sudah berulang kali minta putus tetapi dia masih berkeras untuk mempertahankan."
"Bagaimana kalau kita selingkuh?"
"Dia sudah menuduhku berselingkuh."
"Tapi dia kan belum melihat dengan mata kepalanya sendiri!"
"Kau gila!"
"Kau kan ingin putus. Lakukan apa yang mantannya lakukan terhadapnya. Hanya itu satu-satunya cara. Itu pun kalau kau benar-benar niat putus darinya."
"Tentu saja aku berniat putus tapi dengan cara yang baik."
"Tidak ada cara yang baik untuk putus. Kalau baik maka tidak akan putus hubungan tersebut walaupun seberapa buruk atau membosankannya. Semua terserah padamu."
Ratih termenung mendengar perkataan Bima.
"Akan kupikirkan."
"Gak usah buru-buru. Kau yang tahu yang terbaik bagi dirimu sendiri."
Ratih menangis semalaman mengingat tragedi ulang tahun yang disiapkannya dengan sepenuh hatinya.
Kreshna sendiri menangis marah ketika mencurahkan seluruh emosi dan perasaannya kepada Alicia.
"Aku tidak percaya dia lebih buruk darimu! Ulang tahunku dijadikan momen pendekatannya dengan bedebah sampah itu!"
"Dia sudah berulang kali minta putus kepadamu. Kenapa kau masih berkeras untuk bertahan?"
"Aku tidak ingin berpisah darinya. Hubungan kami tidak selamanya buruk. Ada saat-saat manis dan bahagianya. Orang tidak ada yang sempurna."
"Kau mau menerima ketidaksempurnaannya tetapi kau tidak mau menerima ketidaksempurnaanku?"
"Aku belajar banyak dari apa yang pernah terjadi pada kita. Nobody's perfect."
__ADS_1
"Apakah sebegitu cintanya kau kepadanya?"
"Kupikir iya...."