Mafia Psycopath Jatuh Cinta

Mafia Psycopath Jatuh Cinta
66.


__ADS_3

Prang!


Prang!


Bugh!


Bugh!


Berbagai suara dari hancurnya berbagai benda, akibat dari amukan Elvan. Benda yang berada didekatnya akan menjadi sasaran amukan darinya, kini semuanya berkumpul pada suatu bangunan yang biasa digunakan untuk menyimpan persediaan dari senjata untuk kelompok mereka.


" Sayang, kamu dimana? Kemana mereka membawamu, akh!" Elvan bergumam dengan dirinya sendiri.


" Akh! Dimana kau Ara?!! Bre***ek! Akan aku lenyapkan kalian semuanya, tidak akan aku biarkan kalian membawa istriku!"


Brak!


Sebuah lemari persenjataan itu telah hancur berkeping-keping, bahkan isi darinya telah berhamburan, hanya dengan satu kali hantaman dari kepalan tangan kekar miliknya. Elvan begitu murka dengan kejadian ini, sebagian jiwanya telah menghilang dan keberadaannya belum diketahui.


" Eak eak! Eak!" Suara tangisan dari baby semakin bergema dan suaranya terdengar begitu jelas di telinga Elvan.


" Baby!" Melihat Rara yang sedang mengendong baby, berjalan mendekati dirinya.


" Eak! Eak! Mmmbbuuu, mbuuu." Celotehan sang baby semakin membuatnya terlihat menggemaskan.

__ADS_1


Menyampingkam keegoisannya, Elvan segera mendekatkan dirinya untuk menyambut baby ke dalam pelukannya. Dengan wajah memerah, lelehan dari hidung dan mata sudah membasahi wajahnya.


" Bbrruu, mmbuu!!" Baby bergerak-gerak dalam pelukan snag Daddy.


" Baby, ada apa sayang? Kenapa menanggis?" Begitu bedanya disaat bersama orang yang ia cintai, Elvan berubah begitu lembut dan seperti sangat perhatian.


Tanggisan itu pun mulai mereda, Rara akhirya bisa bernafas dengan sangat lega. Sejak perjalanan perpindahan dari mansion sampai detik dimana baby belum berada dalam pelukan Elvan, ia terus menanggis dan tidak mau menerima apapun. Baik itu berupa susu dan apapun yang diberikan agar ia bisa berhenti menanggis, dan kini ia sudah berada dalam pelukan sang Daddynya.


" Kak, bagaimana kabar kak Ara?" Tanya Rara yang juga mengkhawatirkan keadaan kakak iparnya.


" Belum ada, berikan susu baby. Sepertinya dia mengantuk." Melihat anaknya yang tidak tenang, Elvan menilai hal itu adalah sinyal dari baby yang merasa lapar dan juga haus.


Memberikan botol susu milik baby, Rara berharap si bayi itu bisa tenang. Dan benar saja, baby langsung menghisap ujung botol berisikan susu dengan begitu lahapnya. Tidak butuh waktu lama, botol tersebut telah kosong. Dalam keadaan mulut yang masih mengenyot botol susunya, mata baby sudah terpejam. Elvan menatap wajah anaknya dengan begitu sendu.


Kau begitu menggemaskan nak, Daddy berharapa Mommy bisa segera kita temukan. Daddy tidak mau terjadi sesuatu kepadanya, tidurlah sayang. Ah, wajahmu benar-benar mewarisi gen Mommy sayang. Sepertinya Daddy hanya kebagian rambut dan mata saja, jangan rewel ya. Elvan.


Suara keras itu mengagetkan, begitu juga dengan baby yang sempat bergerak dari tidurnya. Rara memberikan tatapan tajam kepada pelakunya, dia adalah Hugo. Seakan mengetahui maksud dari kedatangan Hugo yang secara tiba-tiba, Elvan segera memindahkan baby yang berada dalam pelukannya kepada Rara, lalu ia menyuruh Rara untuk keluar dan menjaga baby.


" Ada apa? Kemana saja kau, hah!" Elvan merapikan pakaiannya yang sudah tak beraturan.



" Hufh!Andai saja aku bisa menghilang. " Gerutu Hugo atas ucapan Elvan kepadanya. Hugi bukan menghilang, tetapi baru selesai dengan berbagai kerusuhan dan juga pembangunan anak cabang dari perusahaan Blade Company di negara seberang. Namun ia terus meng-update berbagai peristiwa dan juga perkembangan sang leader.

__ADS_1


" Katakan!"


" Ada baiknya kita segera mengatur rencana tuan, ini! Keberadaan nona sudah saya temukan." Hugo memberikan bukti atas ucapannya kepada Elvan.


Mendengar bahwa istrinya telah ditemukan, Elvan berubah sumeringah dengan wajah yang tak dapat dibayangkan. Ia mengambil berbagai bukti yang Hugo berikan padanya, namun ia belum mengetahui siapa orang yang menjadi pimpinan kelompok tersebut. Karena kelompok tersebut belum lama terbentuk dan terasingkan, akan tetapi Hugo sudah mengetahui siapa orang tersebut.


" Siapkan pasukan! Dan kau! Jangan harap bisa menghilang lagi dari negara ini, sunggub membuatku pusing!"


" Baik tuan." Hugo segera menghilang dari hadapan Elvan, berada dihadapan tuannya saat ini hanya akan membuatnya naik darah. Ucapannya masih saja tajam dan membuat kesal.


Sial! Lebih baik aku di negara seberang saja, disini membuatku bisa mati muda. Aih, kau memang manusia menjengkelkan tuan! Hugo.


" Berhenti bergosip dalam hati, Hugo!" Teriak Elvan yang seakan mengetahui isi hati Hugo.


Hah! Apa ku bilang, manusia batu itu masih tetap MENJENGKELKAN!! Hugo.


Menghindar dari Elvan saat ini, adalah cara memperpanjang umur bagi Hugo. Saat ini keberadaan Ara sudah ditemukan, Elvan segera menggerakan pasukannya untuk menyiapkan semua keperluan yang akan mereka digunakan.


Tunggu aku sayang, Aku akan menjemputmu kembali. Dan akan kuhabisi orang yang sudah mengambilmu dariku tanpa izin! Elvan.


......................


Pergerakan kelompok yang di pimpin oleh Xavier kini sudah mulai melancarkan aksinya, dengan persiapan yang cukup baik. Mereka melakukan perintah dari tuannya dengan sangat hati-hati, bahkan keberadaan mereka pun seperti tak pernah diketahui oleh orang lain.

__ADS_1


" Bersiaplah untuk menerima kekalahan dan kehancuranmu, Elvan. Tak akan aku biarkan kau bisa bernafas dengan tenang, walaupun nyawaku akan aku pertaruhkan."


Xavier dengan sangat percaya diri, menyakinkan jika rencananya kali ini akan berhasil dan bisa mengalahkan seorang Elvan sang leader. Dengan mencari titik kelemahannya, yang ternyata ada pada seorang wanita berstatus sebagai istrinya. Hal itu membuat Xavier bersemangat untuk mengalahkan Elvan, namun ia tidak pernah berpikir panjang untuk akibat yang akan ia timbulkan dari sifat arogan serta egoisnya.


__ADS_2