
Tak berapa lama, Sumilah datang dan mulai kembali membuat jamu.
"Incees yang dimaksud mas Karyo tadi putri Bu Lik?" tanya Sri seraya memindahkan botol yang berisi jamu ke bakul-bakul yang sudah tertata rapi.
"Iya, dia mau main sama temannya. Biasa ngemoll." jawab Sumilah yang sedikit kesal.
"Bu Lik kenapa? seperti nggak suka putrinya jalan-jalan?" tanya Sri heran.
"Seandainya putriku itu kamu ya Sri! Safea itu sama sekali nggak mau bantuin Bu Lik buat jamu. Kalau bukan dia, siapa lagi? putriku kan hanya dia!" ucap Sumilah yang mendesah kesal.
"Suatu hari nanti pasti putri Bu lik mau membantu Bu Lik!" ucap Sri sedikit menenangkan Sumilah.
"Makasih ya Sri" kata Bu Lik Sumilah sembari tersenyum.
"Sama-sama Bu Lik!" balas Sri.
"Ayo kita lanjut lagi pelajarannya!" ucap Sumilah.
"Pelajaran? kita belajar tentang apa Bu Lik?" tanya Sri yang penasaran.
"Lho selama ini kan aku jadi guru kamu, mengajari kami mengenal jamu! he..he..!' ucap Sumilah seraya terkekeh.
"Oiya, lupa! he..he..!" ucap Sri yang juga tertawa kecil.
Sambil membuat jamu, Sumilah kembali menerangkan tentang jamu pada Sri.
"Tadi tentang beras kencur ya Sri?" tanya Sumilah yang sedikit lupa.
"Iya Bu Lik, manfaat jamu Beras kencur itu apa saja ya Bu Lik?" tanya Sri yang penasaran.
"Banyak sekali manfaat dari jamu beras kencur, tapi Bu Lik jelasin secara sederhananya saja!' ucap Sumilah.
"Iya Bu Lik!" ucap Sri.
Sumilah kemudian bercerita dan menjelaskan tentang manfaat jamu beras kencur.
"Simak ya Sri, manfaat jamu beras kencur adalah sebagai berikut,
Mempertahankan gula darah normal
Maksudnya bahwa kamu beras kencur dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mempertahankannya tetap normal. Bahkan setelah kita minum jamu tersebut. Jadi cocok untuk penderita Diabetes.
Meredakan diare
Kencur dapat membantu meredakan gejala diare berkat kandungan zat sitotoksik dan antibakterinya yang melimpah.
Meredakan batuk berdahak Ramuan tradisional kencur sudah lama dikenal sebagai obat tradisional batuk berdahak, begitu juga jahe.
__ADS_1
Bantu meningkatkan nafsu makan pada anak
Jika anak yang susah makan, bisa memberinya segelas jamu beras kencur hangat atau dingin.
Bantu penyembuhan luka setelah persalinan
Proses persalinan dapat menimbulkan luka pada perineum atau jalan lahir. Robekan luka sering terjadi terutama pada persalinan pertama, dan tidak menutup kemungkinan akan terulang pada persalinan berikutnya.
Salah satu cara pemulihan lukanya yakni dengan mengonsumsi jamu beras kencur. Jamu ini memiliki kandungan senyawa fenolik yang dapat berdungsi sebagai antioksidan. Nantinya, antioksidan ini akan bantu memperbaiki keadaan sel yang rusak.
Konsumsi jamu beras kencur juga dapat memberi manfaat dengan mengurangi pegal pada otot-otot tubuh akibat mengejan pada proses persalinan."
"Wah Bu lik tahu banyak ya?" tanya Sri sembari menuangkan jamu ke dalam botol-botol yang tersedia.
"Sebagai pembuat jamu, harus tahu betul manfaat dari jamu yang kita buat. Jadi sebelum produk kita lempar kepasaran, kita coba dulu kita doyan apa enggaknya. Kalau kita nggak doyan, ya jangan di lembar ke publik! Begitu" jelas Bu Lik Sumilah.
"Oh karena itulah Bu Lik sering ngincipin rasanya ya?" tanya Sri yang penasaran.
"iya itu yang Bu Lik maksudkan. Bu Lik ngincipin enak dan pas, baru Bu Lik jual" kata Sumilah sembari mengambil empon-empon dan menumbuknya.
"Yang perlu kita ketahui bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam pembuatan jamu beras kencur, yaitu,
200 gram beras putih
1 buah kencur ukuran sedang
1 buah jahe ukuran sedang
300 gram gula jawa
2 lembar daun pandan
1 sendok makan (sdm) asam jawa
Air matang secukupnya
Cara membuat:
Cuci bersih beras, kemudian rendam selama kurang lebih 3 jam.
Rebus air matang bersama kencur, kunyit, jahe, asam jawa, daun pandan, dan gula jawa. Aduk rata dan masak sampai semua bahan tersebut matang serta mendidih.
Setelah agak dingin, saring air rebusan tersebut.
Blender atau tumbuk ampas dari kencur, kunyit, jahe, dan asam jawa yang sebelumnya direbus bersama dengan rendaman beras putih hingga halus.
Saring dan peras hasil tumbukan tersebut hingga keluar airnya. Usahakan peras sampai benar-benar kering.
__ADS_1
Koreksi rasa dan jamu beras kencur siap dihidangkan.
Beras kencur bisa diminum dalam keadaan hangat atau ditambah dengan es batu." jelas Sumilah.
"Baiklah Bu Lik, Sri mengerti. Dan apa Sri boleh berjualan bu Lik?' tanya Sri yang penasaran.
"Boleh saja Sri, tapi kira-kira bisa tidak gendhong bakulnya?"tanya Bu Lik Sumi penasaran.
"Ya di coba dulu Bu Lik, soalnya ini juga yang pertama kalinya buat Sri!" jawab Sri sembari kembali memindahkan botol yang berisi jamu ke bakul- bakul yang sebelumnya sudah terisi beberapa botol jamu.
"Kamu bisa sore ini mulai jualan, bawa sedikit dulu ya. Karena kan belum punya pelanggan.
"Iya Bu Lik, terima kasih!" ucap Sri.
Kemudian keduanya menyelesaikan pekerjaan mereka.
Sedangkan Mbok Darmi sibuk di dapur, dan Karyo mencuci mobil Pick Up-nya.
"Sri, kamu mandi dan ganti baju sana. Katanya mau jualan?" kata Sumilah saat sudah selesai dalam pekerjaannya.
"Iya Bu Lik!" balas Sri.
"Oiya, minta Minah pinjami dulu kamu baju buat jualan ya! nanti kalau Bu Lik ke pasar, Bu Lik belikan baju buat kamu!" ucap Sumilah.
mas"Iya Bu Lik" balas Sri, yang kemudian melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya dan menemui Minah.
"Mbak Minah, saya di suruh Bu Lik untuk meminjam baju buat jualan baju sama mbak Minah. Nanti kalau Bu Lik ke pasar mau di belikan, katanya!" ucap Sri saat betemu dengan Minah.
"Oiya sebentar," ucap Minah yang kemudian mencarikan baju buat Sri.
"Ini dia, kebaya model kutubaru, rok berbentuk jarik dan yak lupa selendang buat membawa bakulnya!" kata Minah seraya menjelaskan satu persatu pakaian yang akan di gunakan oleh Sri.
Kemudian Sri mandi dan berganti pakaian. Dengan sabar Minah membantu Sri berhias untuk berjualan jamu pada umumnya.
"Wah Sri kamu cantik sekali, hati-hati di jalan nanti ya!" ucap Minah seraya tersenyum.
"Hati-hati kenapa?' tanya Sri yang penasaran.
"Ya, kalau ada yang menggoda! he..he..!" jawab Minah yang kemudian dia juga berhias diri.
Setelah selesai, mereka berdua melangkahkan kaki menuju ke dapur untuk mengambil bakul yang berisi jamu.
"Sri? itu kami?" tanya Sumilah yang tidak percaya.
"Iya, siapa lagi!' jawab Sri sembari tersenyum.
"Pangling, Bu Lik bener-bener pangling." ucap Sumilah seraya mengulas senyumnya.
...~¥~...
...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel MBAK JAMU NAIK LEVEL ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1