Mbak Jamu Naik Level

Mbak Jamu Naik Level
Sri Menerima Rafa


__ADS_3

"Beruntung sekali Sri bisa bersama Rafa, aku yang mengincar Rafa sejak sekolah tak sedikitpun mendapat perhatian balik dari Rafa!" gumam dalam hati Ratna yang menatap nanar Sri dan Rafa yang sudah masuk dalam mobil dan perlahan meninggalkan Ratna dan Sumilah dengan pikiran masing-masing.


Sementara itu Sri dan Rafa yang ada di dalam mobil, pada awalnya mereka saling membisu.


Namun akhirnya Rafa membuka suara.


"Cher, rupanya si Ratna itu anak Bulik Sumilah ya?" tanya Rafa sembari mengemudi.


"Iya mas, dan dia seperti tak suka kalau Cherry bersama mas Rafa." kata Sri sedikit tak enak hati.


"Ratna dulu pernah nembak aku, lucu nggak sih?" tanya Rafa yang sesekali melihat ke arah Sri.


"Kalau di desaku ya nggak pantas mas! Umumnya yang nembak maupun melamar itu ya cowoknya yang melamar ke ceweknya" jawab Sri yang menatap ke arah Rafa.


Dan Rafa pun menatap Sri dengan tak berkedip. Rafa menepikan mobilnya dan kemudian berhenti.


"Eh, mas Rafa mau apa?" gumam Sri dalam hati.


"Cher, aku mau tahu jawaban kamu!" ucap Rafa saat mobil benar-benar berhenti.


"Eh, jawaban apa ya mas?" tanya Sri yang lupa apa yang dimaksudkan Rafa.


"Yang kemarin itu! masak nggak ingat Cher!" ucap Rafa yang mengingatkan pada Sri.


"Apa sih mas?" tanya Sri yang betu-betul lupa akan apa yang Rafa tanyakan kemarin.


"Cher, kamu memang nggak ingat apa sengaja nggak mengingatnya?" tanya Rafa yang geregetan.


Sri menggelengkan kepalanya pelan dengan tatapan yang mencoba mengingat kejadian kemarin.


"Cher, mas Rafa yang ada dihadapanmu saat ini benar-benar sangat menyukai dan mencintaimu. Apa kamu mau jadi kekasihku?" tanya Rafa yang mengulangi pernyataannya kemarin pada Sri.


Sri hanya diam tak berani menjawabnya namun tatapannya terus tertuju di bola mata Rafa.


"Mas mohon kamu jawab ya Sri!" pinta Rafa seraya menangkupkan telapak tangannya.


"Aku harus jawab apa? mana aku kemarin sudah janji kalau hari ini mau jawab!" gumam dalam hati Sri.


"Bagaimana Cher?" tanya Rafa yang melihat Sri yang termenung.


"E, Ba..baik mas. Cherry mau kok jadi pacar mas Rafa. Cherry' butuh seseorang yang menjaga Cherry di kota besar ini!" ucap Sri yang menatap Rafa Intens.


"Betulkah?" tanya Rafa yang meyakinkan dirinya.


"Iya mas! Cherry mau sama mas Rafa!" ucap Sri dengan mengulas senyum.

__ADS_1


Karena gembiranya, Rafa hendak memeluk dan mencium Sri.


Namun Sri mengelak dan memberi isyarat kalau tidak boleh.


"Eh, kita cuma pacaran mas. Belum suami istri!" ucap Sri yang menatap Rafa.


Rafa pun menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal.


"Oh, ma'afkan. Kelepasan karena senangnya!" ucap Rafa yang tanpa tedeng aling-aling mengulas senyum kebahagiaan.


"Mas, mas tahu aku tadi bawa ransel?" tanya Sri yang mengingatkan Rafa hal yang sedari tadi ingin dia tanyakan, namun terluka karena jawaban dari Sri.


"IEh, iya kamu mau kemana Cher?" tanya Rafa yang penasaran.


"Aku...!" Sri terdiam sesaat.


"Kamu apa di usir dari rumah Ratna?" tanya Rafa yang mencoba menebaknya.


"Iya mas!" jawab Sri dengan menunduk karena menyembunyikan kesedihannya.


"Sudahlah, jangan khawatir. Kemarin kan mas Rafa bilang kalau kamu boleh menempati apartemen aku!' kata Rafa dengan tegas.


"Iya mas!" ucap Sri yang kemudian menegadahkan wajahnya dan mengulas senyumnya.


"Nah, gitukan cantik!" ucap Rafa yang kemudian menyalakan mobilnya kembali.


Tak berapa lama mereka telah samapai di tempat parkir sebuah bank negeri terbesar di kota itu.


"Ayo Cherr!" ajak Rafa saat keluar dari mobilnya dan demikian pula.


"Iya mas!" balas Sri dan Rafa menggandeng tangan Sri dengan mesra.


"Mas kok gini amat sih?" tanya Sri yang belum terbiasa.


"Lama-lama juga terbiasa!" ucap Rafa yang tetap dengan langkahnya.


Dan mereka masuk ke bank Negeri tersebut.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya antrian di customer service bank tersebut tiba giliran Sri.


Sri dan Rafa melangkahkan kaki dan duduk di depan karyawan bank negeri tersebut.


Mereka pun mengutarakan maksud mereka untuk membuka rekening baru untuk mentransfer royalty Sri.


Setelah urusan perbankkan selesai, Rafa mengajak Sri jalan-jalan.

__ADS_1


"Kita mau kemana sih mas?" tanya Sri yang penasaran saat mereka berada di dalam mobil.


"Kita rayakan jadian kita!" ucap Rafa yang mengulas senyumnya.


Tak berapa lama mereka telah sampai di tempat yang Rafa inginkan.


"Sea world, apakah ini tempat aquarium raksasa itu ya mas?" tanya Sri yang memang sejak dulu ingin kesini.



"Iya, tempat ini adalah Sea World, yang merupakan sebuah kawasan yang lengkap untuk memberikan hiburan dan pendidikan khususnya dunia laut." jelas Rafa.


"Oh begitu ya!' balas Sri dan mereka berjalan melihat dari dalam ikan yang hidup di lautan.


Dalam operasionalnya, Sea Worid mengemban 3 misi besar yaitu: Pendidikan, Konservasi dan Hiburan.


Melalui misi ini Sea World menempatkan diri sebagai tempat hiburan berkualitas.


Dalam usaha memperkenalkan kehidupan biota yang hidup di alam, SeaWorld memiliki sekitar 7.300 ekor biota air tawar yang terdiri dari 48 Jenis ikan, 1 jenis reptil sampai biota perairan laut yang terdiri dari 11.500 ekor biota yang terdiri dari 138 jenis ikan dan avertebrata serta 3 jenis reptil.


Biota-biota tersebut ditampilkan dalam 28 display yang terbagi atas 9 akuarium perairan tawar dan 19 akuarium serta 4 kolam terbuka.


Setiap tampilan akuarium atau wahana memiliki tema khusus untuk memberikan nuansa tersendiri dalam pesan yang disampaikannya, selain itu untuk menambah pengetahuan mengenai biota yang ditampilkan maka dilengkapi juga dengan label berisi informasi mengenai biota baik secara biologis maupun keunikannya.


"Rasanya aku harus belajar banyak tentang ikan juga! he..he..!' ucap Sri yang terkekeh.


"Oiya, kamu juga mas daftarin home schooling Cher!" ucap Rafa seraya menatap Sri intens dibawah banyaknya ikan di Sea World itu.


"Terima kasih mas, terus bagaimana dengan tempat tinggal Cherry?" tanya Cherry yang bingung dan cemas.


"Tenang saja, kamu tinggal saja di apartemenku!" jawab Rafa sambil mengedipkan mata sebelah kirinya.


Keduanya pun mengulas senyum dan kemudian membuat dokumentasi pribadi mereka dengan berselfi di tempat wisata tersebut.


Setelah puas berselfi dan menikmati suasana di Sea world itu, mereka kemudian melangkahkan kaki menuju pintu keluar dan selanjutnya melangkahkan kaki mereka menuju ke tempat dimana mobil mewah Rafa terparkir.


Setelah masuk kedalam mobil, Rafa melajukan kendaraannya dengan perlahan dan kemudian dengan kecepatan sedang menuju ke apartemen Rafa.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel MBAK JAMU NAIK LEVEL ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2