Mbak Jamu Naik Level

Mbak Jamu Naik Level
Perencanaan Liburan Berdua


__ADS_3

Hati -hati dalam membaca, harap bijak karena ada adegan 21+. Terima kasih.


...๐Ÿ’—๐Ÿ’—Happy Reading๐Ÿ’—๐Ÿ’—...


Tak berapa lama, Marlina beserta Sakti dan rombongannya meninggalkan rumah kedua orang tua Sri itu dengan mobil mereka masing - masing.


Sri dan Bima masih tinggal di rumah keluarga Sri.


Beberapa jam kemudian beberapa kerabat Sri juga sudah kembali pulang ke rumah masing-masing.


Kini di rumah tinggal kedua orang tua Sri, Adik Sri dan juga Sri serta Bima.


Mereka sibuk membersihkan rumah dari sisa-sisa hajatan, dan tak terasa hasi sudah siang waktu ya makan siang.


Ibunya Sri dan adiknya telah selesai memasak, dan mereka menghidangkan masakan mereka diatas meja makan.


Kemudian semua orang makan bersama dan dilanjutkan dengan sholat dhuhur berjama'ah.


"Nak Bima, apa kalian tidak ada rencana untuk berbulan madu?" tanya Ibunda Sri sembari melipat mukenanya.


"Ada keinginan, dan rencananya sekalian pulang ke Jakarta nanti Bu" jawab Bima seraya memandang Sri.


"Trus kapan kalian akan balik ke Jakartanya?" tanya Bapaknya Sri sembari melipat sarung dan sajadahnya.


"In syaa Allah besok pagi pak" jawab Sri yang sudah melipat mukenanya.


"Oh begitu, bukannya bapak dan ibu mengusir kalian. Kami hanya khawatir jika nak Bima kelamaan berlibur, pekerjaannya bisa terbelengkalai." ucap bapaknya Sri.


"Iya, semua sudah saya kendalikan dari sini pak. Jadi bapak jangan khawatir." kata Bima yang mencoba menenangkan mertuanya.


"Kalau memang tidak mengganggu urusan kamu, bapak tenang saja." Ucap pak Hardi.


"Iya pak, bapak tenang saja" Ucap Bima yang kemudian mereka terlibat dalam perbincangan-perbincangan ringan.


...****...


Beberapa jam kemudian lebih tepatnya waktu selesai makan malam.


Bima dan Sri menuju ke kamar, dan kemudian mereka membicarakan tujuan mereka esok hari yang mau jalan-jalan sekalian honeymoon.

__ADS_1


"Mas, sebaiknya kita ke Karanganyar dulu, kemudian kita ke Yogyakarta" Kata Sri yang sudah berada di atas tempat tidur bersama Bima.


"Karanganyar? wisatanya apa saja disana?" tanya Bima yang penasaran karena belum pernah ke kota itu maka dia belum mengetahuinya.


"Banyak sekali mas, Kabupaten Karanganyar menyuguhkan berbagai tempat wisata menarik, terbaru, hits, viral dan pastinya cocok untuk liburan kita. Disana nanti kita bisa explore keindahan dan destinasi wisata terbaik di Kabupaten Karanganyar yang masih satu propinsi dengan kota Sri ini, yaitu Jawa Tengah. Banyak tempat wisata menarik yang rekomended untuk dikunjungi di Kabupaten Karanganyar, yang mulai dari air terjun, Candi, kebun teh, sampai pegunungan dan juga hutan-hutannya. Kita bisa menyewa Villa maupun bisa menginap di hotel hotel dekat dengan tempat wisata di Karanganyar."Jelas Sri panjang lebar.


"Menarik juga, boleh kiranya besok pagi kita kesana ya!" seru Bima seraya merangkul istrinya.


"Nanti disana dingin lho mas, seperti di Bogor atau kota Malang. Karena berada di wilayah pegunungan Lawu" Kat Sri seraya menatap Bima.


"Ngga apa apa, kan bisa bawa jaket dan yang terpenting ada yang akan selalu saling menghangatkan" Ucap Bima yang menatap intens Isterinya Sri.


"Maksud mas Bima apa?" tanya Sri yang belum paham maksud Bima.


"Ya kita berdua yang selalu menghangatkan sayang" Ucap Bima yang semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Sri dan berlanjut dengan mencium bibir mungil Sri.


Dan Sri merasakannya, ada perasaan berdebar di dadanya karena hal ini kedua kalinya dia rasakan selain dengan Rafa.


"Mas Bima" panggil Sri lirih namun sangat jelas di telinga Bima.


"Tidurlah, mas mau mencari informasi tentang tempat wisata di Karanganyar yang layak untuk kita berhoneymoon" ucap Bima yang merebahkan kepala Sri di pundaknya, yang kemudian Bima mengusap-usap kepala istrinya dengan lemah lembut.


Bima membaca semua artikel tentang tempat wisata di Karanganyar, khususnya Tawangmangu dan Karangpandan.


"Hm.. Nampaknya aku harus ke Candi Cetho, Air terjun Grojogan Sewu, Lawu Park dan kemudian menginap disekitaran Cemoro Sewu" gumam dalam hati Bima yang berkali-kali membaca peta sekaligus fasilitas-fasilitas dan pesona yang ada di tempat wisata tersebut.


Setelah lelah membaca, beberapa artikel tempat wisata itu, Bima kemudian memposisikan tubuh Sri untuk berbaring yang sesuai dengan posisinya.


Bima terus memandang wajah manis Sri pada saat tidur, dan tak henti-hentinya dia mengusap dengan kasih sayang istrinya itu.


"Kasihan kamu Sri, sebegitu kasarkah Rafa berbuat itu padamu. Hingga kamu trauma dan belum bisa menerima ku?" gumam dalam hati Bima yang kemudian mencium kening, kedua pipi dan mulut Sri.


Hasrat untuk bermain Bima sangat menggebu, namun dia berusaha menahannya.


"Sri, sampai kapan kamu begini? apa aku akan sanggup menahan hasratku sampai kamu sembuh dari trauma kamu?" tanya dalam hati Bima yang kemudian dia memejamkan kedua matanya dan akhirnya tertidur dengan lelap.


...๐Ÿ’ญ๐Ÿ’ญ๐Ÿ’ญ๐Ÿ’ญ...


Dalam mimpi Bima, keduanya berwisata di beberapa tempat wisata di daerah Tawangmangu.

__ADS_1


Setelah lelah berjalan-jalan dan mengabadikan momen mereka berdua, mereka menyewa sebuah villa


di sekitar destinasi wisata Air Terjun Grojogan Sewu. Lantaran dekat dengan destinasi tersebut, bisa menjangkaunya dengan berjalan kaki atau berkendara selama lima menit.


Vila tersebut sangat luas dengan fasilitas lengkap, kegiatan Bima dan Sri selama liburan dapat terpenuhi. Dan juga bisa menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar akomodasi, menikmati sajian kuliner khas Surakarta, atau menikmati suasana vila yang hening dan membuat pikiran kembali jernih itu.


Bima dan Sri saling bercanda dan berlari-larian di dalam vila, ada saatnya mereka saling berpelukan dan berciuman dengan mesra.


Hingga tanpa sadar mereka berada di kamar tidur, dan Bima sedang dalam posisi berhadapan dengan Sri secara intens.


"Sayang, boleh kan suami mu ini bermain denganmu?" tanya Bima sembari mencium pipi istrinya.


Sri mengangguk, dan dia membalas ciuman suaminya. Hasrat menggebu tertumpah dan perlahan mereka saling bermain bibir dan keduanya tenggelam dalam permainannya.


Bima menghentikan aksinya saat melihat istrinya yang tersengal-sengal karena kehabisan nafas, dan Bima menurunkan ciumannya ke leher istrinya dengan lembut dia menempelkan bibirnya.


Hal itu membuat Sri menggeliat dan sedikit mengeluarkan suara syahdu yang menandakan Sri merasakan kenikmatan sentuhan dari Bima.


Dan Bima yang mengetahuinya semakin bersemangat untuk menggencarkan serangannya pada istrinya, dengan memberi tanda merah-merah di leher istrinya.


Tangan Bima beraksi membuka satu persatu kancing baju Sri, dan dia menurunkan ciumannya ke dada dan dua gundukan kembar istrinya.


Sri menggeliat dan Bima sangat menyukainya.


"Mas..!" panggil Sri yang tak dihiraukan oleh Bima yang terus mengemutt satu persatu gundukan kembar Sri bak permen lollipop.


"Mas..!" panggil Sri sekali lagi yang masih tak dihiraukan oleh Bima.


...~ยฅ~...


...Mohon q para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel MBAK JAMU NAIK LEVEL ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


,


__ADS_2