Mbak Jamu Naik Level

Mbak Jamu Naik Level
Berada di Apartemen


__ADS_3

"Rasanya aku harus belajar banyak tentang ikan juga! he..he..!' ucap Sri yang terkekeh.


"Oiya, kamu juga mas daftarin home schooling Cher!" ucap Rafa seraya menatap Sri intens dibawah banyaknya ikan di Sea World itu.


"Terima kasih mas, terus bagaimana dengan tempat tinggal Cherry?" tanya Cherry yang bingung dan cemas.


"Tenang saja, kamu tinggal saja di apartemenku!" jawab Rafa sambil mengedipkan mata sebelah kirinya.


Keduanya pun mengulas senyum dan kemudian membuat dokumentasi pribadi mereka dengan berselfi di tempat wisata tersebut.


Setelah puas berselfi dan menikmati suasana di Sea world itu, mereka kemudian melangkahkan kaki menuju pintu keluar dan selanjutnya melangkahkan kaki mereka menuju ke tempat dimana mobil mewah Rafa terparkir.


Setelah masuk kedalam mobil, Rafa melajukan kendaraannya dengan perlahan dan kemudian dengan kecepatan sedang menuju ke apartemen Rafa.


Tak berapa lama mobil itu menuju ke sebuah bangunan yang tinggi, membuat Sri yang dari desa itu terkagum-kagum karenanya.


Setelah mobil terparkir di tempatnya, Sri dan Rafa keluar dari mobil dan Rafa menganbil tas dan barang-barang milik Sri.


Keduanya kemudian melangkahkan kaki masuk ke gedung bertingkat itu.


"Cher, kita naik lift saja! ayo lewat sini!' ucap Rafa.


"Baik mas" balas Sri dan keduanya melangkah ke arah lift apartemen.


Setelah pintu lift terbuka, keduanya masuk dengan beberapa orang yang juga ikut masuk.


Setelah pintu tertutup, dan mereka menekan tombol lantai dimana mereka akan berhenti, lift itu bergerak ke atas.


Sri sebetulnya agak kaget juga, namun dia tahan.Karena tak mau membuat Rafa malu, maka dari itu dia sebisa mungkin untuk jaga sikapnya.


Sebab statusnya kini bukan lagi single, tapi punya pacar. Dan lagi pacarnya kalangan atas yang jauh dari dirinya yang hanya tukang jamu.


"Ting..!"


Pintu lift terbuka dan beberapa orang telah keluar dari dalam lift, namun Rafa dan Sri masih tetap di dalam lift.


"Ting..!"


Pintu lift pun terbuka kembali dan kali ini Rafa dan Sri keluar dari dalam lift dan kemudian Rafa mengajak Sri melangkahkan kakinya menuju ke apartemen miliknya.


"Ayo Cher!" ajak Rafa dan Sri menurutinya.

__ADS_1


"Iya" balas Sri dan Sri mengikuti Rafa dibelakang kekasihnya itu.


Tak berapa lama mereka telah sampai di depan apartemen Rafa.


"Lantai 3 Nomor 212, ingat ya Cher!' ucap Rafa dan Sri mengangguk mengerti.


Cara membuka pintu apartemen Rafa pun tidak memakai kunci lagi, tetapi memakai kode sandi.


Setelah menekan kode sandi pintu apartemennya, akhirnya pintu terbuka Rafa dan Sri pun masuk ke apartemen Rafa.


"Luas juga ya mas Apartemennya!' ucap Sri yang memeriksa setiap sudut ruangan.


Rafa kemudian mengambil tas dan mengemasi beberapa pakaian dan juga barang pribadinya.


"Nah, Cher letakkan pakaian kamu di lemari. Aku mau bawa sebagian pakaian dan barang-barang kebutuhanku, anggap saja ini rumah kamu sendiri ya!" ucap Rafa dan Sri meletakkan semua pakaiannya di lemari tersebut.


"Mas Rafa apa tidak sholat dulu?" tanya Sri, sedangkan Rafa yang awalnya malas untuk beribadah tiba-tiba seperti ada aliran daya yang mengharuskan dirinya untuk sholat.


"Oiya, aku duluan ya Sri!" ucap Rafa uang kemudian dia mengambil wudlu dan menunaikan sholat Dhuhur.


Sementara Sri setelah beberapa saat dirinya pun mengambil air wudlu dan dan menunaikan ibadah sholat Dhuhur.


"Cher, aku lapar. Apa kamu bisa buatkan makanan buat aku?" tanya Rafa yang melangkahkan kaki duduk di sofa dan kemudian menyalakan televisinya.


"Coba lihat saja di lemari es, masih ada apa saja!" seru Rafa dan Sri melangkahkan kakinya menuju ke dapur dan memeriksa makanan apa yang layak di konsumsi bagi Sri.


'"Kosong, tak ada apa-apa, apa ya?" bayi Sri setelah membuka lemari es dan lemari kabinet atas dapur itu.


Tiba-tiba kedua netra Sri melihat beberapa cup mi instan.


"Ah, itu saja!" ucap Sri yang kemudian memasak air dan mengambil dua cup mi instan.


Kemudian Sri memeriksa beberapa toples dan mendapati teh celup dan gula pasir.


"Ah buat Mi instan Cup ini saja sama minumnya teh manis!" ucap lirih Sri yang sambil menunggu airnya mendidih, dia menyiapkan teh celup sama gula pasirnya.


Setelah itu Sri membuka mi cup nya dan juga menaburkan bumbu-bumbu mi cup ke dalam mi cup tersebut.


Beberapa menit kemudian airnya sudah mendidih dan Sri menuangkannya mulai dari teh manis hingga mi cupnya.


"Selesai sudah masaknya, waktunya diantar ke pemesannya, he..he..!' batin Sri seraya tersenyum.

__ADS_1


Sri meletakkan dua gelas teh manis dan mi cup itu diatas nampan. Dan kemudian dia membawanya ke tempat dimana Rafa berada.


"Mas Rafa, sudah jadi mienya!" ucap Sri saat menghampiri Rafa dan meletakkan teh manis dan mi cup itu di meja depan Sofa dimana Rafa duduk.


"Asyik nih! serasa punya istri! he..he..!" goda Rafa dengan tertawa kecilnya.


"Apa'an sih mas, baru pacar belum istri ya!" seru Sri seraya meletakkan nampannya di bawah meja.


"Ya, berdoa saja semoga kita berjodoh Sri!" ucap Rafa yang sudah mengambil mi cupnya dan meniupnya beberapa kali, karena mie-nya masih panas.


Sri yang juga meniup mi cupnya juga mengulas senyumnya.


Keduanya menghabiskan mi cupnya sambil menonton televisi yang kebetulan acaranya olah raga cabang bulu tangkis.


Makanan dan minuman mereka telah habis, namun mereka belum mau beranjak dari tempat duduk mereka.


"Cher, nanti tutup pintu ya, kalau bukan mas yang datang, jangan di buka ya!' ucap pesan Rafa.


"Iya mas, Cherry akan selalu ingat itu!'


ucap Sri dan karena siang itu yang melelahkan atau karena kekenyangan karena habis makan dan minum, tiba-tiba rasa kantuk melanda mereka berdua.


Akhirnya keduanya tertidur pulas dengan posisi berbeda dan dengan televisi yang masih menyala.


Dua jam kemudian, Sri terbangun, Namun dirinya tak juga beranjak dari posisinya.


Dilihatnya wajah ganteng Rafa yang tak berkedip sama sekali.


"Mas Rafa, kamu ganteng sekali. Sri tak percaya kalau kita saat ini pacaran!" batin Sri.


Sri mengambil ponselnya dan berkali-kali dia mengambil gambar kekasihnya yang sedang tidur nyenyak itu.


Gadis itu melihat hasil jepretannya dan selalu senyum-senyum sendiri saat melihat hasilnya.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel MBAK JAMU NAIK LEVEL ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2