Mbak Jamu Naik Level

Mbak Jamu Naik Level
Rima Putri Hadiah dari Surga


__ADS_3

"Mbok Ni, tolong jaga Sakti ya! Saya mau ke rumah sakit!' perintah Bima pada mbok Ni.


"I...iya tuan" jawab Mbok Ni dan kemudian Bima yang menuntun Sri melangkahkan kaki mereka menuju ke rumah sakit.


Saat masuk ke dalam mobil, Bima dan Sri duduk di kursi belakan sedangkan mang Ujang yang mengemudi mobil tersebut.


Dengan perlahan mobil yang dikendarai mang Ujang melaju dengan kecepatan sedang ke jalan raya.


Setelah sampai di rumah sakit, mereka langsung ke bagian persalinan.


Sri langsung ditangani oleh dokter dan Sri melahirkan dengan normal.


"Oek... oek.... oek....!'


Bayi mungil yang baru saja menghirup udara dunia, dan menyambutnya dengan tangisan khasnya.


"Bayi kita lahir! Alhamdulillah...!" seru Bima dengan mengucap syukur.


"Tuan silahkan anda masuk!" ucap seorang perawat yang mempersilahkan Bima untuk masuk.


Bima segera masuk dan menghampiri bayi yang sudah di bersihkan dan saat ini ada disamping Ibunya.


"Alhamdulillah bayi dan ibu selamat dan tak kurang suatu apa-pun." ucap Bima yang penuh kebahagiaan.


"Mas Bima!" panggil Sri yang nampak kelelahan.


"Iya sayang!" jawab Bima yang mengecup kening Sri.

__ADS_1


"Laki-laki apa perempuan Sus?" tanya Sri yang penasaran.


"Selamat Bu, bayinya perempuan. Cantik sekali!" ucap Suster itu dengan mengulas senyumnya.


"Wah, sudah komplit. Laki-laki dan perempuan!" ucap Bima yang kemudian menggendong bayi yang baru dilahirkan oleh sri tersebut.


Bima kemudian meng-Adzani bayi yang dia gendong itu. Kemudian Bima mengucapkan bacaan adzan di telinga sebelah kanan, dan bacaan iqomah pada telinga sebelah kiri.


Sri mengulas senyum bahagianya pada saat melihat dan mendengarkan suaminya yang sedang mengadzani putrinya yang baru lahir itu.


"Kita beri nama siapa mas?" tanya Sri yang penasaran.


"Mas mau beri nama dia Rima Putri." jawab Bima sembari tersenyum melihat wajah imut bayi yang masih digendongnya.


"Rima Putri? artinya apa mas?" tanya Sri yang penasaran.


"Bagus sekali mas namanya!" seru Sri yang begitu bahagianya.


"Iya, Sayang sebaiknya kita pindah ke tempat usaha kita ya. Nanti rumah lama kita kontrakan saja. Untuk efisiensi waktu saja!" usul Bima.


"Sri rasa itu juga lebih baik, kita bisa menghandel semuanya." ucap Sri dan semuanya tersenyum bahagia.


...****...


Beberapa hari kemudian Sri diperbolehkan untuk pulang oleh dokter rumah sakit, dan Sri berkemas-kemas untuk pulang.


"Kita jadi pulangnya di rumah usaha mas?" tanya Sri yang sedang menyusui putrinya.

__ADS_1


"Jadilah, mas kan sudah pindahin semuanya dan rumah lama sudah ada yang mau mengontraknya!" ucap Bima sembari mengecup lembut baby Rima.


"Alhamdulillah kalau begitu Sri ikut senang." ucap Sri yang sudah berdiri dan mereka melangkahkan kaki meninggalkan ruang bersalin itu dan mereka menuju ke tempat parkir dan masuk ke mobil.


Mobil itu melaju menyusuri jalan raya menuju ke arah rumah usaha Jamu Sri Bima.


Sekarang ini Sri dan Bima menempati rumah Sumilah dan rumah di sampingnya digunakan sebagai tempat membuat jamu seperti halnya Sumilah.


Walaupun dalam kesederhanaan, mereka sangatlah bahagia, dan perlahan-lahan kesuksesan mengikuti mereka.


Dari sepuluh karyawan, dalam kurun waktu enam bulan Sri Bima mengalami penambahan karyawan dan kini merambah ke kemasan botol yang disalurkan ke supermarket dan toko herbal yang tersebar di kota-kota besar.


Sementara Sakti sekarang ini sudah menginjak kelas satu sekolah dasar yang sekolah tidak jauh dari rumah mereka.


Perlahan-lahan perekonomian mereka naik setahap demi setahap dan akhirnya Sri yang dulunya bekerja sebagai penjual jamu keliling, yang menjajakan dagangan orang lain. Dan mulai hari itu Sri adalah juragan sekaligus istri juragan Sri Bima.


Usaha Sri Bima ini juga menaikkan taraf hidup warga di kampung, dengan banyak warga yang menanam aneka tanaman herbal.


...💗💗💗💗SELESAI💗💗💗💗...


...Mohon para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun untuk novel MBAK JAMU NAIK LEVEL ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...SEKIAN...


__ADS_2