Menikah Dengan Adik Sahabatku

Menikah Dengan Adik Sahabatku
MDAS 82 : Untuk Yang Tercantik


__ADS_3

Meskipun Fryan dan Dini berperan sebagai pemilik, mereka tetap tidak tinggal diam begitu saja.


Selama tidak ada kegiatan di luar, mereka selalu menyempatkan diri untuk terjun langsung.


Apalagi keduanya sudah memiliki pengalaman di bidang yang sama milik Nita dan Aldo.


Cafe yang berada di lantai dua tersebut kerap menjadi tujuan para anak-anak muda atau keluarga yang berburu tempat foto menarik.


Disini di sediakan beberapa spot foto yang menarik bagi para pengunjung.


Salah satu spot foto yang paling banyak di minati adalah bentuk hati yang di hiasi bunga-bunga dengan berlatar belakang indahnya malam perkotaan dengan cahaya yang terang.


Selain itu, disini juga di sediakan live music bagi para pengunjung yang ingin mengeluarkan kemampuannya dalam bernyanyi.


Meski begitu, tentu saja Dini dan Fryan juga tetap mengutamakan kualitas rasa dan pelayanannya agar para pengunjung bisa puas dan kembali lagi untuk berkunjung.


Malam ini adalah malam Minggu, pengunjung sudah mulai memenuhi dari area indoor hingga outdoor.


Fryan tengah merencanakan sesuatu untuk sang istri di depan ramainya pengunjung.


''Ok siap ya..'' ujar Fryan pada pengiring musik lainnya.


''Mila, tolong panggil istriku sekarang aja.'' suruh Fryan pada salah satu pekerja disini.


''Oke..''


Mila langsung bergegas menuju ke ruangan Dini untuk menuruti perintah dari Fryan.


Malam ini akan tersajikan momen romantis dari pemilik cafe secara langsung.


''Ada apa Mila?'' tanya Dini.


''Udah ayo buruan Kak, nanti tau sendiri.''


Dini tidak mengetahui jika Fryan berada disini, karena sejak sore sang suami sudah meminta izin ada keperluan di luar malam ini.


Mila menggenggam pergelangan tangan Dini dan menariknya ke tempat Fryan berada.


''Ada apa sih?'' tanya Dini penasaran karena Mila menariknya dengan semangat.


Mila mengodekan tatapan matanya agar Dini mengikuti arah itu.


''Kapri ngapain? mau konser?''


Dini melirik pengunjung yang sudah mulai penuh dan pekerja lainnya sibuk wara wiri dengan pesanannya.


Sedangkan Mila malah sibuk menarik-narik tangannya.


''Udah kak Dini disini dan saksikan apa yang akan terjadi di layar kaca eh di depan anda hehe..''


''Milaaa..''


Mila langsung melenggang pergi dan menyusul kesibukan teman-teman lainnya.


Sedangkan Dini masih menatap pada suaminya dengan tatapan tidak mengerti.


Fryan menatap penuh senyum kepada sang istri yang sudah berdiri tidak jauh dari panggung kecil di cafe itu.


''Selamat malam para pengunjung KaDin, selamat menikmati malam akhir pekan yang indah dan selamat menikmati menu-menu andalan kami..'' sapa Fryan yang di sambut ramah oleh para pengunjung.


''Baiklah, pada kesempatan malam hari ini, saya ingin memberikan sedikit sesuatu untuk wanita yang sangat saya cintai, owner cafe ini.. istriku, FADILLA PUTRI NANDINI.''


Fryan menunjuk pada istrinya yang sudah merona karena semua mata tertuju padanya.

__ADS_1


Beberapa pengunjung sekumpulan anak muda mudi berteriak kecewa, mengira Fryan masih bujangan.


Namun, tak sedikit yang bertepuk tangan ikut bahagia.


''Sedikit cerita ya teman-teman, sekalian menemani malam hari kalian hehe..


Kami menikah tanpa ada proses yang panjang karena kami menikah saat saya sedang sakit, dan mungkin lagu ini adalah lagu yang menggambarkan perasaan dan pikiran saya waktu itu disaat saya masih mengejar cintanya..''


''Baiklah langsung saja.. sepertinya tidak penting curhatan saya haha.."


"Istriku, i love you..''


Fryan memberikan tanda c1um jauh kepada sang istri lalu kembali fokus dengan microfon di depannya.


Prok Prok Prok


Riuh suara tepuk tangan memenuhi malam hari ini karena baper dengan ungkapan cinta dari Fryan, selain itu mereka juga tidak sabar mendengarkan suara dari Fryan.


Apakah suaranya setampan wajahnya??


''Ehhem..'' Fryan berdeham sesaat sebelum memulainya.


...°°°°°°°°°°°°°...


Dengarkanlah, wanita pujaanku


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


""""""


Di tengah-tengah lantunan lagu, Fryan berjalan dan turun dari panggung mini tersebut lalu menghampiri sang istri dan menariknya ke atas panggung.


Pengunjung semakin histeris dan ikut merasakan hawa keromantisan dari Fryan.


Sedangkan Dini yang menahan rasa malu dan haru tetap menerima uluran tangan dari sang suami yang membawanya ke atas panggung.


Sudah berada di atas panggung, Dini yang sebenarnya sangat kurang pede di tatap oleh banyak orang hanya bisa berdiam dan sesekali menunduk lalu menatap ke arah Fryan yang juga tengah menatapnya.


Fryan sudah terlihat untuk bersiap melanjutkan nyanyiannya.


""""""""


Dengarkanlah, wanita impianku


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini

__ADS_1


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buatku hancur


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu..


...°°°°°°°°°...


Prok Prok Prok


Riuh tepuk tangan kembali pengunjung berikan saat Fryan menyudahi lagunya dengan menc1um tangan Dini lalu berpindah ke kening.


Para pengunjung perempuan yang datang bersama pasangannya pun langsung memberikan kode kepada pasangannya masing-masing agar bersikap romantis juga.


"Sebentar ya teman-teman.."


"Bentar aja sayang."


Fryan langsung berjalan cepat ke belakang dan membiarkan Dini berdiri di atas panggung.


Tak lama kemudian ia kembali dengan membawa sebuah bucket bunga yang cantik dan menyerahkannya kepada sang istri.


"Bunga cantik untuk yang tercantik." ujar Fryan.


"Terimakasih Kapri.." jawab Dini yang semakin terharu dengan perlakuan suaminya.


Di sudut matanya yang sudah berembun dan perlahan jatuh membasahi kedua pipinya yang mulus.


Pengunjung yang terbawa suasana semenjak tadi sudah mengangkat ponselnya untuk merekam keromantisan dari pemilik cafe tersebut.


Beberapa sudah membagikannya ke sosial media masing-masing dengan hastag yang menarik dan mengundang banyak respon, terutama pada tikt*k dan inst*gram.


Tepuk tangan kembali terdengar dari pengunjung, keromantisan Fryan dan Dini sama sekali tidak membuat mereka terganggu.


Justru semakin membuat para pengunjung terhibur dengan suara merdu Fryan dan perlakuan romantisnya.


Meskipun ada yang patah hati karena baru mengetahui jika pemilik cafe yang masih muda ternyata sudah memiliki pasangan halal.


"Emm, istriku.. karena dulu aku belum sempat melamarmu secara langsung seperti pada umumnya. Maka, malam hari ini, di depan saksi.. izinkan aku untuk mencintaimu dan membuatmu mencintaiku, lalu kita saling mencintai hingga tua nanti."


Fryan mengungkapkan perasaannya dengan menatap lekat kedua mata sang istri.


Hingga tanpa di sadari, airmatanya juga ikut lolos dari pelupuk matanya.


Dini langsung mengangguk dan memeluk suaminya.


"I love you.." ucap Dini.


"Yeeyy di terima teman-teman.." seru Fryan membuat pengunjung terkekeh dan kembali memberikan tepuk tangan yang gemuruh.


...______...

__ADS_1


Yaiyalah di terima, kan udah nikah juga Kapriii😏


__ADS_2