Menikah Muda

Menikah Muda
part 10


__ADS_3

Selamat membaca🤗


****


Sesampai nya dirumah Jungkook dan Yuni tampak saling diam sambil sesekali menoleh satu sama lain. Terlihat wajah lesu dari kedua nya.


“Waaah... anak dan menantu ku sudah pulang”


Sapa ibu menghampiri kedua nya.


“Selamat siang bu....”


Sapa Yuni sambil membungkuk hormat.


Disusul dengan Jungkook yang juga membungkuk hormat.


“Yuni... sesuai janji, hari ini ibu akan mengantarkan mu kedoker kandungan... kita akan lakukan program hamil...”


Ucap ibu sambil tersenyum.


Hal itu sontak membuat Yuni dan Jungkook kaget dan saling menatap satu sama lain.


“Tidak usah gugup begitu... ini kan hanya program hamil, untuk mempercepat dan memper mudah jika ingin punya anak... hehehe... Jungkook kau juga boleh ikut...”


Ucap Ibu memberi tahu.


“Aaah... bu.... seperti nya aku tidak bisa ikut karna lelah sekali hari ini....”


Ucap Jungkook memberi alasan.


“Aku juga bu....”


“Tidak boleh.... kau harus ikut... karna kau lah yang akan mengandung... bukan Jungkook.”


Ucap Ibu menghalangi Yuni.


Yuni pun hanya bisa terdiam dan pasrah dengan apa yang diingin kan oleh ibu.


Tak lama mereka pun berjalan keluar rumah.


Tampak di belakang jungkook tersenyum senang sambil melambaikan tangan nya.


“Daaaaah....”


Ucap Jungkoook lirih, tersenyum senang, sambil melambai kan tangan.


Yuni yang melihat nya pun langsung kesal dibuat nya.


Sementara ibu dan Yuni pergi ke dokter untuk konsultasi, di rumah Jungkook terkejut dengan kedatangan ayah Yuni.


“Aaah ayah.... kenapa tidak memberi tau kalau mau datang...”


Ucap Jungkook memberi hormat pada ayah Yuni.


“Hahahha... ayah hanya ingin mengunjungi Yuni saja sambil ingin mengajak nya kesuatu tempat..”


Jawab ayah Yuni tersenyum.


“Memang mau mengajak nya kemana ayah?”


Tanya Jungkook penasaran.

__ADS_1


“Hari ini adalah hari peringatan kematian ibu Yuni, sekaligus hari ulang tahun Yuni yang ke-20. Seperti biasa kami selalu pergi ke pemakaman ibu Yuni, dan pergi makan-makan untuk merayakan ulang tahun Yuni. Kita berdua selalu melakukan nya setiap tahun”


Ucap ayah Yuni sedih.


“Kadang aku sangat sedih melihat Yuni yang sangat periang itu...”


Ucap ayah Yuni dengan mata berkaca-kaca.


“Ayah.... boleh kah aku ikut dengan kalian? Sekarang aku sudah jadi anak mu juga... jadi aku ingin tahun ini dan tahun selanjut nya... aku ikut memperingati hari kematian ibu dan merayakan ulang tahun Yuni.”


Ucap Jungkookm tersenyum tulus itu.


“Lalu.... dimana Yuni sekarang?”


“Yuni... sedang pergi dengan ibu, ke dokter kandungan....”


“Apa maksud mu kedokter kandungan? Apa Yuni sudah hamil? Waah.... ini akan jadi berita menyenangkan untuk almarhum ibu Yuni...”


Ucap ayah Yuni senang.


“Bukan begitu ayah.... tapi...” (berhenti)


Suara mobil datang. Dan ternyata itu adalah ibu dan Yuni yang baru pulang.


“Ayah......”


Ucap Yuni yang senang melihat kedatangan ayah nya.


“Waah kenapa kau tidak bilang kalau mau datang... ayo duduk dulu... akan ku buat kam teh untuk mu”


Ucap ibu Jungkook sambil tersenyum.


“Aaah.... tidak perlu repot-repot. Hari ini aku ingin mengajak Yuni ke pemakaman ibu nya untuk memperingati hari kematian nya. Sekaligus ingin makan-makan kecil untuk merayakan ulang tahun Yuni.”


Ucap ibu Jungkook sedih.


“Tidak papa biar aku yang ikut pergi...”


Ucap Jungkook bersemangat.


Yuni tampak kaget melihat ekspresi Jungkook yang semangat itu. Tak lama setelah nya mereka bertiga pun pergi ke pemakaman ibu Yuni, dan untuk pertama kali nya Jungkook ikut serta dengan mereka.


Selama di perjalanan, terasa hening lantaran Yuni dan Jungkook diam tanpa kata.


“Yuni.... ayah ikut bahagia.... ini adalah berita baik untuk ibu mu... ayah tidak sabar ingin memberi tahu ibu mu...”


Ucap ayah senang.


“Aaaah.... berita baik apa memang nya?...”


Tanya Yuni yang bingung.


“Aaah itu... ayah sebenarnya tadi....”


(Berhenti)


Yuni dan Jungkook saling memandang.


“Ada apa sebenarnya? Kenapa?”


Tanya Yuni kebingungan.

__ADS_1


“Aaah sudah lah... kita sudah sampai... ayo turun...”


Dan mereka pun turun dari mobil setelah tiba di pemakaman ibu Yuni. Dengan masing-masing membawa karangan bunga, mereka mendatangi pemakaman ibu Yuni...


Mereka pun meletak kan bunga nya dengan rapi.


“Aku datang membawa putri mu dan juga menantu mu,...”


Ucap Ayah yang memimpin doa.


“Ini adalah tahun pertama dimana Yuni sudah berstatus menikah... dan kabar baik nya sekarang Yuni tengah hamil...”


Sontak hal itu membuat Yuni dan Jungkook kaget, namun tidak berani mengganggu ayah yang sedang berdoa.


Yuni menatap Jungkook dengan sinis. Sedangkan Wajah Jungkook pun tampak merasa bersalah.


“Apa kau tidak sabar menunggu cucu pertama kita lahir? Aku pun juga...”


Ucap ayah yang melanjutkan berdoa.


Wajah kesal Yuni pun tampak tidak Hilang karna kesalah pahaman ini pun sampai di ucap kan di pemakaman ibu nya.


Setelah selesai berdoa. Mereka bertiga pun pergi ke sebuah kedai makan tradisional.


Mereka bertiga duduk lesehan sambil menikmati teh hangat yang tersedia.


Sementara Yuni terus melirik Jungkook dengan tatapan marah. Jungkook tampak mengalih kan pandangan nya karna merasa bersalah.


“Ini adalah sebuah berkah.... ibu mu pasti juga ikut senang...”


Ucap ayah yang terlihat bahagia itu..


“Ayah... sebenar nya aku tidak....” (terhenti)


Yuni yang tidak bisa melanjutkan ucapan nya karna raut wajah bahagia ayah nya yang membuat nya tida tega untuk berkata jujur.


“Kenapa Yuni... hari ini ayah sangat bahagia...”


Ucap Ayah Yuni yang terus tersenyum bahagia.


“Ini.... kado untuk mu nak... kau bisa membuka nya dirumah...”


Ucap ayah Yuni yang sangat bahagia itu.


Sementara Jungkook dan Yuni terus terdiam tanpa berani menghilangkan kebahagiaan diwajah ayah nya.


Tak selang beberapa lama makanan pesanan mereka telah datang. Dan kemudian mereka menyantap makanan untuk merayakan ulang tahun Yuni yang ke-20.


Meskipun berakhir dengan kesalah pahaman akibat kecerobohan Jungkook. Tapi Hari itu, hari dimana ayah Yuni tampak sangat bahagia dengan senyum yang tak lepas dari wajah nya.


Sementara Yuni kesal dengan Jungkook, bahkan Jungkook yang merasa bersalah itu pun sampai tak berani menatap Yuni karna takut.


“(Awas saja nanti kalau pulang... akan ku makan kau sampai habis.... dasar cecunguk)”


Gumam Yuni dalam hati sambil melirik Jungkook.


“(Aaah.... baik lah... aku menerima apapun yang nanti akan dilakukan gadis aneh ini...)”


Gumam Jungkook dalam hati yang sedikit takut.


Mereka pun melanjutkan makan hingga malam hari tiba.

__ADS_1


Bersambung.....


Cerita hanya fiktif belaka❤️


__ADS_2