
Happy Reading....đź“–
****
Masih ingat dengan ku?
Aku adalah orang yang sama, yang menikah muda 20 tahun lalu bersama musuh ku sendiri Jeon Jungkook. Kami yang awalnya menolak perjodohan tersebut, dan pada akhirnya saling jatuh cinta dan memiliki anak sampai sekarang. Sungguh awal yang tidak disangka, aku dan Jungkook kini memiliki 3 anak. Sulung kami bernama Jeon Jungshang, anak ke-2 bernama Jeon Jungseok dan putri kami satu-satunya bernama Jeon sanha. Mereka bertiga hanya berselisih 3 tahun saja.
Sebenarnya Jeon Jungkook ingin punya 6 anak, tapi aku menolak nya. Bisa dibayangkan jika terlalu banyak anak dirumah akan membuat ku pusing kepala, semua anak ku sama persis dengan ayah nya. Apalagi putra sulung ku, wajah nya tidak bisa dibedakan dengan ayahnya. Benar-benar seperti kembar, namun Jungkook versi tuanya hahaha....
Jungkook akan marah, jika aku menyebutnya tua. Meskipun sudah tua begini dia masih seperti anak kecil, kita masih sering bertengkar kecil hingga sekarang namun itu adalah ciri khas musuh yang menjadi cinta. Sungguh manis bukan, hari-hari ku dipenuhi dengan cinta dari suami dan anak-anak ku.
•
•
•
Namun kini, bukan kisah ku lagi yang akan kuceritakan. Tapi cerita cinta penerus menikah muda yang baru. Seperti kisah yang diulang kembali, takdir mempertemukan sesuatu yang tidak diduga, dan menjadikan sebuah kisah yang baru.
“JEON JUNGSHANG....”
teriak ibu pada putra sulung nya yang masih tertidur lelap dikasurnya.
“Ya Tuhan, anak jaman sekarang benar-benar pemalas, lihat ... baju berserakan, sepatu berantakan. Ini kamar atau kandang ayam?”
ujar ibu memarahi Jungshang, yang tidak bangun dari tidurnya meskipun ibu Yuni sedang mengomel.
“JEON JUNGSHANG....”
panggil ibu sekali lagi, sambil menarik selimut yang menutupi tubuh remaja tampan berbadan kekar itu.
“Aaghh ... ibu beringsik sekali!”
seru Jungshang yang ternyata memakai pengeras suara ditelinganya sepanjang malam.
__ADS_1
“Ini sudah jam berapa? apa kau tidak mau sekolah? mau jadi apa kau ini? lihat lah kamar mu sudah seperti tempat pembuangan sampah begini. Kepala ibu pusing melihat semua berantakan begini....”
seru ibu yang mengomel melihat kamar Jungshang yang berantakan.
“Iya ibu, maaf ... aku mau mandi dulu!”
seru Jungshang yang telanjang dada pergi menuju kamar mandi.
“Awas saja kalau berlama-lama dilamar mandi ya!”
seru ibu memarahi Jungshang.
•
•
•
Dengan wajah kesal Yuni turun kelantai bawah dan mengomel sepanjang jalan. Yuni berjalan menuju ruang makan untuk mengatur para pelayan yang menyiapkan sarapan untuk keluarga. Tak lama Jeon Jungkook dengan pakaian rapi nya datang untuk sarapan.
tanya Jungkook pada istrinya Yuni.
“Iya aku akan buatkan ... aku baru saja memarahi putra mu Jungshang, kamarnya berantan seperti tidak ada yang mengurus.”
ujar Yuni yang mengomel sambil membuatkan kopi untuk Jungkook.
“Ibu kenapa, ayah? pagi-pagi sudah mengomel.”
seru Jungseok menanyai ayah nya yang sedang sibuk membaca koran.
“Ibu mu memang begitu, tidak bisa tanpa mengomel setiap hari!”
seru Jungkook yang masih sibuk fokus dengan koran ditangan nya.
“Owh, jadi kalian tidak suka kalau ibu mengomel ya? tunggu saja kalau ibu sudah marah ... ibu akan pergi dan tinggal dirumah kakaek mu dan tidak akan pulang!”
__ADS_1
ancam Yuni pada anak dan suaminya.
“Agh ... ibu, suara omelan ibu benar-benar merdu kok... kami rasanya tidak bisa jika tidak mendengar omelan ibu walau hanya sehari!”
seru Sanha putri bungsu Jungkook dan Sanha.
“Wah, putri ku cantik ini benar-benar baik ya!”
ujar Yuni pada Sanha. Sungguh keluarga yang selalu harmonis ditambah dengan anak-Anak yang sudah besar dari keduanya.
•
•
•
Tak lama Jungshang turun dari pantai atas menghampiri ruang makan. Dengan wajah lesu masih mengantuk.
“Lihatlah, anak bujang kita sudah datang!”
seru ibu sedikit sewot.
“Kenapa sih, masih pagi sudah ribut-tibut!”
seru Jungshang agak kesal.
“Hish, ibu males mengomel lagi ... nanti ibu bisa terserang penyakit jantung, sudah duduk dan sarapan!”
seru ibu yang kesal pada Jungshang.
Setelanya, mereka semua duduk sarapan. Seluruh keluarga pergi untuk menjalankan aktifitasnya masing-masing. Jungshang sudah masuk SMA itu, memulai kisah nya disini.
Jungshang adalah siswa keren dan tampan. Jungshang juga merupakan siswa yang banyak digilai gadis-gadis di SMA-nya. Jungshang memiliki sifat badboy dan terkesan cuek pada semua gadis, namun tidak untuk seorang gadis yang sejak dulu mengganggu hidupnya. Gadis itu bernama Han Yura.
Han Yura adalah gadis tomboy yang sangat galak dan judes, gadis ini merupakan satu-satunya gadis yang terang-terangan mengatakan membenci Jungshang yang tampan itu. Mereka selalu bertengkar setiap hari, memgingat kedua nya bersekolah di sekolah yang sama. Satu bangku, dan satu kelompok sebagai ketua osis di sekolah. Semua orang tau kalau mereka musuh bebuyutan, dan semua orang tau kalau keduanya tidak bisa akur, namun kedua nya selalu dipertemukan dan selalu saja bertengkar.
__ADS_1
Bersambung....