
Bugh
Bugh
" Baji*gan Lo..!!" teriak Abi dan memberikan bogem mentah pada Gema.
"Abi,Gema..!!" teriak semua orang melihat tingkah kedua orang dewasa itu baku hantam.
"Biar ku bun*h dia !!" teriak Abi ingin menyerang Gema kembali.
" Stop mas, istighfar..!!" sentak Kiran memeluk tubuh suaminya.
"Sudahlah,kita bisa bicara baik-baik bukan," ujar Vian dengan menatap dua sahabatnya yang tadi sempat terlibat saling berikan bogeman.
Kedua orang yang sempat saling bogem itu masih saling memberikan tatapan tajam satu sama lain.
" Aku nggak tahu masalah kalian apa,tapi..aku sudah terlanjur masuk dalam situasi saat ini.Gema aku masih penasaran dengan tujuan kamu melakukan semua ini.Aku ingin tanya apa kamu mencintai Anna,atau kamu punya masalah dengan mas Abi untuk persoalan lain tapi, kamu sampai melakukan sejauh ini," ucap Kiran dengan memandang Gema dengan penuh selidik.
__ADS_1
Deg.
"Jujurlah,jangan ada lagi yang di tutupi.Aku sudah muak dengan semua drama kalian."ucap Asti dengan wajah jengah.
" Aku menyayangi Anna,aku merasa tak terima jika Abi sudah tidak mempunyai perhatian pada Anna.Dia selalu menangis karena perlakuan Abi.Anna menganggap kalau Abi tak pernah memperjuangkan nya.Dia punya hati dan kesabaran untuk menunggu.Tapi, Abi nggak pernah mau kasih kepastian dan untuk mengetahui apakah Abi masih peduli padanya Anna memberikan ide supaya aku membantunya untuk membuat Abi cemburu.Namun,dengan curhatan Anna yang selalu membuat hati ku teriris sampai aku mengambil langkah untuk menjebakmu malam itu.Tapi, keberuntungan masih berpihak pada Abi dengan munculnya Kiran di sana."ungkap Gema mengingat kembali apa yang dia lakukan sampai dia tega menjebak Abi.
" Waktu itu aku juga nggak sengaja bertemu dengan Abi, karena memang waktu itu pun aku nggak kenal sama sekali dengan kalian. Aku sedang berada disana karena bekerja di sebuah jasa catering.Saat aku ingin ke toilet ada petugas kebersihan mengatakan suruh mencari toilet lain karena toilet itu dalam perbaikan.Karena toilet itu dekat dengan posisi lift akhirnya aku putusin buat ikut saran OB buat menggunakan toilet lantai dimana aku liat Abi yang sedang kesusahan buat buka kamar hotel.Karena aku tahu dia anak sekolah di Mahardika jadi aku bantu nggak ada niat lain."ujar Kiran dengan menatap semua yang ada disana.
"Lalu sekarang Lo juga masih mau bikin hidup Abi porak poranda, menghadirkan orang di masa lalu Abi.Otak kamu dimana Gem,kita sudah sama-sama dari kita kecil.Cuma karena cinta tak terbalas Lo mau hancurin hidup sahabat Lo, bener-bener gue nggak tau isi otak Lo."ucap Vian dengan memandang Gema tajam.
Gema yang biasanya terlihat angkuh saat ini hanya bisa menunduk.
" Sayangggg,maafin aku.." ucap Abi merengkuh tubuh istrinya yang terlihat bergetar.
" Kenapa kalain jahat pada Bia,dan kamu mas..apakah kamu punya cinta buat Anna,karena malam itu..kamu begitu tega merenggut semuanya dari ku karena Anna,iya karena Anna,kamu sudah mengambil kesucian ku.Padahal malam itu aku sudah bilang aku bukan Anna tapi,kamu tidak pernah mendengar nya..kamu tega mas,kamu malam itu sangat tega...hiks hiks hiks.." ucap Kiran mengingat kembali malam kelam bersama Abi untuk pertama kalinya.Abi begitu jelas memanggil nama Anna.
Abi mendengar ucapan istrinya tentu saja merasa bersalah,menyesal telah menyakiti istrinya dulu,dia baru sadar istrinya tidak baik-baik saja selama ini.Abi memeluk tubuh Kiran dengan erat walau Kiran dengan susah payah memberontak dan memukuli dada bidang Abi,Tapi bagi Abi itu sebanding dengan kesakitan yang dia torehkan pada Kiran dari awal dia bertemu sampai saat ini dia melakukan lagi kesalahan.Kiran terus saja menangis dalam pelukan Abi.Sementara yang lain pun tak sanggup lagi menahan rasa sedih setelah mendengar ucapan Kiran apalagi Asti yang saat ini sepertinya menyesal kenapa baru sekarang dia berani untuk membuat Gema menghentikan kegil*annya.
__ADS_1
Asti bukanlah orang yang lempeng-lempeng saja.Dia dulu suka ke Club dan juga hampir terjerumus di dunia hitam.Namun, dengan itu juga dia merasakan sakit karena cinta.
" Kiran,maafin gue saat tahu Lo hamil gue nggak bertindak sebagai mana mestinya.Gue nyesel kenapa baru sekarang gue berani buat dia menghentikan segala kegi*annya." ucap Asti dengan menundukkan kepalanya dan menangis karena menyesal karena dirinya begitu bod*hnya dulu.
" Sudahlah Ti,Kiran pasti tahu kalau Lo juga nggak berbuat banyak waktu itu."ucap Abi menatap Asti .
Mendengar ucapan Abi Asti menaikkan wajahnya dan memandang Abi dengan pandangan menyelidiki.
" Apa maksudmu Bisa?" tanya Asti memastikan apakah Abi tahu sesuatu tentang dirinya.
" Gue tahu Lo cinta sama Gema,itu mungkin satu alasan mengapa Lo nggak pernah mau berurusan sama Gema karena Lo tahu Gema mencintai Anna kala itu."ucap Abi dengan melirik Gema yang terlihat terkejut dengan ucapan Abi.
" Abii...
"Apa maksud Lo Bi,Lo jangan ngada-ngada.Dia cinta sama gue,itu mustahil yang ada dalam matanya cuma ada kata benci buat gue."sangkal Gema memotong omongan Asti.
Abi hanya bisa tersenyum simpul dengan penuturan Gema,Abi akui Asti terlalu pintar untuk menyembunyikan semua perasaannya sampai sekarang.
__ADS_1
Bersambung.