
Mobil meluncur dengan cepat terlihat Kiran yang terus meringis kesakitan.Terlihat Bik Darmi mengingatkan Kiran untuk terus berdoa.Sementara Abi tak habis-habisnya mengumpat jalanan yang terlihat padat karena memang pas weekend.
.
.
Tiga puluh menit mereka sampai di Mahardika Hospital dan langsung di arahkan ke dalam ruang persalinan.Terlihat Abi menjadi pusat perhatian di sana.
Bagaimana tidak jadi pusat perhatian,dandanan Abi yang sekarang hanya pakai baju tidur dan warnanya pink.So Sweet banget kan..😆
Wajahnya pun masih terlihat muka bantalnya.
"Tuan mau ikut mendampingi?"tanya Dokter Kansha menangani Kiran.
"Iya,pasti.."ucap Abi menanggapi pertanyaan Kansha.
Dokter Kansha pun mengecek kondisi Kiran dan ternyata baru pembukaan lima.
Kiran terlihat meringis menahan sakitnya.
"Kita cecar saja yang,aku nggak tega lihat kamu kesakitan gini."ucap Abi memandang wajah istrinya yang meringis menahan sakitnya.
"Nggak mas,aku bisa kok Insyaallah aku kuat..waktu Bia juga aku bisa."ucap Kiran
"Baiklah kalau kamu nggak kuat lagi bilang,kita cecar saja."ucap Abi
Kiran pun menanggapinya dengan hanya mengangguk mengiyakan perkataan suaminya.
.
.
Kiran mencoba untuk mengusir rasa sakitnya seng selalu tiba-tiba datang .Dia terlihat mengatur nafasnya menarik nafasnya dengan dan perlahan dia hembuskannya sementara Abi setia di sampingnya.Mengenggam erat tangan sang istri.Ada rasa pilu di hati Abi,apalagi mengingat kembali kehamilan pertama Kiran dia tak mendampingi istrinya dan menyambut kelahiran putri nya.Abi sesekali mengusap keringat yang terus keluar .Abi menciumi tangan istrinya dan tak terasa air mata jatuh dari mata Abi.
__ADS_1
"Yang kuat sayangas nggak mau kehilangan kamu lagi."ucap Abi
"Apa pun yang terjadi di dalam kehidupan kita sudah ditakdirkan Allah mas,sekarang mas harus kuat demi anak-anak kita."ucap Kiran menghapus air mata sang suami.
"Iya sayang,mas sayang sama kamu.Sangat sayang ."
"Aku juga mas,sangat sayang sama kamu."ucap Kiran.
Inilah pengalaman pertama buat Abi mendampingi sang istri untuk melahirkan. Proses demi proses Abi jalani tak peduli dengan perihnya cakaran dan cubitan sang istri.Karena Abi tahu jika Kiran merasakan sakit yang pastinya berkali-kali lipat darinya.Jika bisa meminta ingin rasanya Abi menggantikan posisi sang istri.
Genggaman tangan Abi dan Kiran begitu kuat seperti menyalurkan kekuatan untuk istrinya berjuang melahirkan malaikat kecil yang selama ini mereka nantikan dengan selamat.
Hingga detik berikutnya terdengar suara tangisan yang menggema didalam ruang persalinan itu.Pafa team medis pun tersenyum bahagia dan dan bernafas lega. Tak beda dengan dua orang yang saling berpandangan penuh cinta melihat buah hati mereka telah lahir.
"Selamat Tuan,mama Kiran bayinya laki-laki dengan berat tiga kilo lima ons.Dengan tinggi limapuluh dua centimeter dengan keadaan sempurna tidak kurang dari satu apapun.
"Alhamdulillah.."ucap Abi dan Kiran bersamaan.
Kiran hanya menjawab dengan senyuman dan anggukan .Karena dia pun masih merasa lemas habis berjuang melahirkan putra nya itu.
Abi keluar dari ruang bersalin karena Kiran harus di bersihkan.Sedang saat keluar terlihat semua keluarga sudah menunggu di luar ruangan.Walaupun wajah nya kuyu namun senyuman bahagia jelas terukir dari bibir Abi.
"Alhamdulillah mah,pah,mak...semuanya Kiran dan baby selamat,anak kami laki-laki.
"Daddy... yeeeeaahh,punya baby boy..!!" seru Bia memeluk sang daddy.
"Iya sayang, terima kasih sudah doain mama sama baby ya..besok harus jaga adeknya."ucap Abi pada putri nya .Bia pun mengangguk mengiyakan ucapan sang Daddy.
Semua keluarga mengucapkan selamat atas kelahiran putranya
.
.
__ADS_1
.Siang harinya terlihat semua anggota keluarga dan para sahabatnya Abi dan Kiran memenuhi ruangan VVIP Kiran.Ada empat sekawan juga serta Asti dan istri-istri mereka.Terlihat Bia menggendong Cyra di samping box bayi yang masih merah itu.
Tak ada yang ada yang terlihat bersedih mereka sangat bahagia dan tambah personil baru di keluarga Mahardika.
Kabar bahagia pun datang dari Gema dan Asti yang akhirnya memutuskan untuk menikah segara mungkin.Serta Fara yang sedang mengangkat yang berusia tiga bulan.Serta kedekatan Nia dan Rafif yang masih di penjara.
"Siapa namanya anak kalian ini?"tanya mama Fitri.
Abi dan Kiran saling pandang dan tersenyum lebar.
"Kanfa Putra Mahardika." ucap Kiran dan Abi bersama-sama.
Bayi Kanfa terlihat menggeliat pertanda dia setuju dengan nama yang di berikan oleh orang tua nya.
Keluarga Abi dan Kiran sangat berbahagia.Walaupun banyak rintangan yang mereka harus hadapi selama ini.Entah ada hal apa lagi di depan mereka nanti.Yanh jelas mereka akan saling berpegangan tangan untuk saling mengingatkan dan saling mendukung satu sama lain.
T A M A T
CERITA ABI DAN KIRAN SAMPAI DI SINI
NANTIKAN SEQUEL MENIKAH MUDA DENGAN JUDUL "BISMILLAH CINTA" YANG AKAN MENGISAHKAN KEHIDUPAN ABIA KIRADZKI ANAK ABI DAN KIRAN.
DENGAN KISAH CINTANYA YANG TAK KALAH SERU DENGAN KISAH KEDUA ORANG TUANYA.
TOKOH-TOKOH DI CERITA INI PUN AKAN SEKALI-KALI MUNCUL DI CERITA "BISMILLAH CINTA"
INSYAALLAH AKAN UP TANGGAL 01_JANUARI _2023
SAMPAI JUMPA DI CERITA BERIKUTNYA.
MOHON MAAF JIKA ADA KATA-KATA OTHOR YANG KURANG BERKENAN DAN JIKA ADA KEKURANGAN DI DALAM PENULISAN KARYA INI OTHOR MINTA MAAF YANG SEBESAR BESAR NYA ..🙏🙏🙏🥰🥰🥰😍😍
UNTUK READERS YANG MENDAPATKAN PULSA GRATIS DARI OTHOR AKAN DI UMUMKAN BESOK DI CERITA "SECRET WIFE (CINTAI AKU SEKALI LAGI) DAN IG STORY @PUZPA_ARUM
__ADS_1