
Pesanan mereka sudah sampai dan langsung Asti nikmati makanan itu.Karena bagi Asti akan lebih cepat pulang dan tak berurusan lagi dengan Gema.
"Pelan-pelan makannya,sampe belepotan gitu sih..," ucap Gema sembari membersihkan sisa saus yang ada di sudut bibir Asti.
Perlakuan Gema itu membuat dirinya bengong tak bisa berbuat apa-apa lagi.Namun,sedetik kemudian dia tersadar dari lamunannya dan menepis tangan Gema yang masih sibuk membersihkan bibirnya.
"Modus..!!" umpat Asti.
Mendengar umpatan Asti bukannya marah tapi malah Gema terkekeh melihat tingkah Asti yang mendadak salah tingkah.
"Kamu lucu,galak tapi bikin gemes."bisik Gema menggoda Asti.
Asti langsung menatap wajah Gema dengan tatapan tajamnya.
"Cepet habisin makanan nya,gue mau cepet sampe rumah."ucap Asti dengan melirik Gema.
"Hemmm."jawab Gema singkat.
Akhirnya kedua orang yang pernah ada permasalahan yang belum tuntas itu sama-sama diam dan menyelesaikan makan malam mereka.
.
.
Saat ini Gema dan Asti sudah berada di dalam mobil Gema menuju Rumah Asti.
"Kenapa lo nggak tinggal sama orang tua Lo?" tanya Gema membuka percakapan antara mereka.
"Nggak ada apa-apa,cuma pengen mandiri saja."ucap Asti menatap lurus jalanan yang sudah sepi.
"Ti,soal dulu gue...
"Jangan di bahas." ucap Asti memotong omongan Gema.
__ADS_1
Asti tak mau lagi membahas tentang masa lalu mereka karena dia merasa jika Gema mengungkit masa lalu mereka Asti akan kembali merasakan sakit di hatinya.
Gema menepikan mobilnya di pinggir jalan,Asti dengan cepat menatap wajah Gema dengan tajam.
"Kita perlu bicara."ucap Gema dengan menatap Asti yang berusaha membuka pintu mobil.
"Buka,gue mau balik.Lagian nggak ada yang perlu kita bicarakan,semua sudah selesai."ucap Asti menatap Gema dengan mata yang sudah mulai merah.
"Gue cuma mau minta maaf sama Lo Ti,gue tau gue salah.Gue sudah nyakitin hati lo,gue salah Ti." ucap Gema dengan menatap intens ke arah Asti.
"Lo nggak ada salah sama gue,lagian gue aja yang punya harapan setinggi langit,siapa gue,hanya cewek tomboi yang punya kehidupan berantakan.Sudahlah,gue pengen balik Gem.."ujar Asti dengan nada bicara yang terdengar bergetar.
"Asti,maafin gue kalau perkataan gue buat Lo sakit hati.Lo emang dulu tomboi,tapi sekarang gue lihat sisi feminim lo,cantik.." puji Gema mencoba untuk mencairkan suasana.
"Hahh,semua ini karena Kiran..dan kepergian Kiran buat gue sedikit merubah tampilan gue, karena tuntutan pekerjaan juga dan lama-lama kebablasan."ucap Asti meningkatkan saat dirinya waktu SMA yang terbilang tomboi mulai mendengarkan omongan Kiran yang memintanya untuk belajar feminim apalagi Kiran bilang kemampuan publik speaking Asti bagus.
"Lo punya pacar?" tanya Gema hati-hati
"Kenapa Lo tanya tentang gitu,udahlah cepet jalan gue udah ngantuk Gem."ucap Asti menghindari kontak mata dengan Gema.
"Lo mau apa sih, sudahlah jangan macem-macem atau gue bisa nekad Gem."ancam Asti mulai panik dengan perlakuan Gema.
"Maafin gue waktu itu ,gue udah jahat sama lo,dulu gue nggak tau apa yang gue rasain ke lo,gue ternyata bukan cinta sama Anna tapi,cuma simpati sama dia.Gue nyesel banget saat itu nggak jelasin semuanya sama lo." ucap Gema
Asti memandang wajah Gema dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Flashback On.
SMA Mahardika sebelum Kiran datang.Asti dan Empat bandit ( Gema,Vian ,Abi,Dewa) hubungannya sangat dekat.Apalagi Gema yang sudah berstatus kekasih Asti si tomboi yang suka balap liar dan juga punya masalah dengan keluarga nya alias korban broken home.Asti yang memang sudah suka dengan kehidupan malam bersama Abi Cs masih bisa menjaga dirinya.Hingga satu waktu Anna yang notabene nya mantan kekasih Abi yang bersekolah beda dari mereka mulai hadir kembali di dalam hubungan Abi Cs.
Sementara Abi pun sudah menjadi kekasih Diana kala itu.Anna yang sering meminta Gema untuk menemaninya untuk sekedar berbagi kisah pun akhirnya Asti mulai terabaikan.Apalagi setelah Anna yang selalu mengancam bunuh diri,semenjak itu Gema menjadi musuh dalam selimut antara Abi dan pada sahabatnya.Gema menganggap Abi keterlaluan membuat Anna frustasi dan Gema mulai membenci sifat Abi.Apalagi Anna bilang Abi tak memperjuangkan nya yang hanya anak pegawai biasa dan saat itulah Gema mulai memberikan perhatian pada Anna sampai mengabaikan Asti.
Segala rencana Gema susun untuk menyakiti Abi tapi,dia mengabaikan perasaan Asti sampai akhirnya dimalam di mana pesta di Hotel itu bukan hanya Abi yang melihat jika Gema berciu*an dengan Anna tapi Asti juga.Saat itulah Asti kecewa dengan Gema dan menanyakan hubungan mereka.
__ADS_1
Saat Abi dan Asti memergoki Gema,Abi langsung pergi meninggalkan tempat itu dan mabuk-mabukan.
"Gema !!" seru Asti tepat di belakang Gema yang sedang beradegan terbilang cukup int*m dengan Anna.
"Asti..!!" Gema terkejut dengan kehadiran Asti yang tak dia duga.
"Jadi benar kamu lebih milih dia dari pada aku,kamu keterlaluan Gem..
" Iya dia milih gue di bandingkan Lo cewek tomboi yang hanya bisa balapan nggak jelas itu.."potong Anna dengan wajah pongahnya.
"Anna..!!" sentak Gema
"Apa Gem,iya kan..Lo lebih suka cewek feminim dan tentunya bisa ngertiin lo, sudahlah biar dia tahu apa yang harus dia lakukan dengan hubungan kalian..!!" ucap Anna dengan menggebu.
Tanpa sepatah katapun Asti pergi begitu saja dari tempat itu dan tanpa air matanya hanya ada rasa benci benci dan benci.
Dia mengingat kembali saat ayahnya pergi meninggalkan dia dan ibunya begitu saja demi wanita lain.
Flashback Off..
" Semuanya sudah berlalu Gem,lagian juga sampai sekarang Lo sama Anna masih saja berusaha mengusik hidup Abi.Lo bisa lihat Bia dia korban dari semuanya dari keluarga Abi, keegoisan Kiran dan Abi dan hampir saja ulah kalian." ucap Asti dengan mata yang menatap dalam diri Gema.
"Asti,bisa kita berteman lagi kayak dulu.Fun bareng,cari hiburan bareng.Lo bisa cerita lagi sama gue tentang apapun."ucap Gema dengan memandang sendu Asti.
"Nggak bisa Gem,gue nggak bisa kayak dulu.Asti yang dulu nggak ada yang ada hanya Asti si penjual kue." ucap Asti dengan senyum kecutnya.
"Oke kalau gitu,gue akan jadi pelanggan baru Lo mulai besok." ucap Gema.
" Sudahlah gue capek,Lo anterin gue sampe rumah gue pengen tidur.Besok gue ada janji jadi harus bangun pagi." ucap Asti.
" Janji,sama siapa?"tanya Gema menyelidik.
Asti mengernyit heran dan tersenyum jahil."Orang spesial gue.." jawab Asti santai dengan senyum tertahan.
__ADS_1
Terlihat wajah Gema berubah menjadi kesal,dan dengan cepat melajukan mobilnya kembali menuju rumah Asti.Dalan hati Asti ingin tertawa melihat tingkah Gema yang terlihat menahan kesal setelah mendengar ucapan Asti barusan.
Bersambung