Menikah Muda

Menikah Muda
#Belalai


__ADS_3

Abi menangkupkan kedua tangannya di dua belah pipi Kiran dan menatap manik mata istrinya penuh damba.


Abi memajukan wajahnya dengan perlahan dihadapan Kiran saat tinggal beberapa centi tiba-tiba Kiran menghentikan pergerakan Abi.


" Mas,aku mau bebersih dulu.Nggak enak lengket." ucap Kiran


"Hahhh.. baiklah,gimana kalau kita mandi bersama?" goda Abi menaik turunkan alisnya.


" Apaan sih kamu ,nggaklah.. malu akunya." ucap Kiran


" Kenapa malu,kangen juga liat kamu nggak pake apa-apa,apalagi bagian favoritku kelihatan tambah gede." ujar Abi dengan ucapan absurd nya.


"Iiihh..Apaan sih, mas mesum !!" ujar Kiran kesal dengan godaan suaminya


" Awwwssttt..sakit yang,cubitan kamu tambah pedes kayak cabe setan." ucap Abi pura-pura sakit dengan mengusap lengan nya yang sempat di cubit Kiran.


" Habis nya kamu sekarang jadi mesum gitu sama aku." protes Kiran


" Lha..nggak papa kali yang,kan sama istri sendiri." ucap Abi.


" Sudahlah aku mau ke kamar mandi ."ucap Kiran dan masuk ke kamar mandi.


Beberapa saat kemudian,Abi baru ingat jika Istri nya punya kebiasaan lupa mengunci pintu kamar mandi.Senyuman menyeringai pun terbit dari bibirnya dia melangkah menuju pintu kamar mandi dan mencoba membuka handle pintu kamar mandi dan benar saja pintu itu tak terkunci. Dengan perlahan Abi masuk dalam kamar mandi dan terlihat istrinya sedang di bawah kucuran shower sedang membelakangi dirinya.Tanpa pikir panjang Abi ikut menanggalkan pakaiannya .


Kini tubuh Abi sudah ikut polos dan dengan perlahan menghampiri istrinya dan bergabung dengan Kiran di bawah kucuran shower.

__ADS_1


Si belalai Abi mulai mengembang di ukuran yang besar dan begitu gagah dan sempurna saat melihat Kiran yang masih sibuk dengan menggosok tubuhnya dengan spons sabun dengan busa yang melimpah dan aroma sabun yang sangat menyegarkan di Indra penciuman nya membuat tenang jiwanya dan membangkitkan gai*ah.Tangan Abi mulai ikut menyentuh kulit punggung Kiran yang begitu putih dan mulus,Tangan besar Abi mulai aktif bergerak di punggung Kiran dan itu membuat Kiran memejamkan matanya meresapi apa yang dia rasakan sekarang,rasa yang dia rindukan selama ini.Bagaimana pun dia pernah merasakan indahnya enak-enak pasti ada rasa rindu akan sent*han seseorang seperti dulu.


Abi merapatkan tubuhnya sampai kulitnya bersentuhan dengan kulit Kiran yang sudah basah dan sungguh Kiran ingin teriak saat dia merasakan di belakangnya sudah ada belalai milik Abi yang terasa sangat terasa kerasnya di bagian bok*ngnya dan mendatangkan sensasi yang luar biasa.


" Bii..ahhh.."


Kiran tak bisa berbohong lagi saat tangan besar Abi mulai menyentuh bagian sensitif nya di bagian pangkal pahanya.Jari Abi pun mulai bergerak meringsek ke dalam di tengah-tengah pintu goa yang lama tak penghuni itu.Abi mulai menggerakkan salah satu jarinya dan bergerak nakal di permukaan goa .


Kiran membuang spons yang dia pegang tadi dan lebih memilih Menik*ati gerakan jari nakal suaminya.Tubuh Kiran mengejar*ng bahkan tanpa sadar Kiran melebarkan kedua kakinya memberikan akses untuk suaminya bermain lebih nakal lagi dan agar lebih leluasa bermain di titik sensitif nya.


Abi tak perlu di rang*ang lagi karena miliknya akan berdiri sempurna jika milik Kiran sudah mulai basah.


Grepp.


Abi membalikkan tubuh Kiran dan saat ini mereka berdua sudah saling tatap.Keduanya kini sedang dilanda kerinduan yang sudah lama tak tersalurkan dalam kurun waktu yang sangat lama. Tanpa buang waktu Abi menyambar bi*ir Kiran dengan sangat rakus dan sangat menuntut.Abi menyesap begitu dalam sampai Kiran tak bisa mengelak lagi dan dia hanya bisa membalas dan mengimbangi permainan suaminya.


Abi yang sudah tahu jika lahan istrinya sudah siap di cangkul dia mengangkat salah satu kaki Kiran dan mulai mengarahkan belalainya ke menerobos masuk ke dalam goa tak berpenghuni itu.Bahkan Abi sampai menahan menyanggah bok*ng Kiran supaya belalai lebih dalam masuk ke dalam surga nya.


" Ahhh..By.."


"Woww..Raa.."


Keduanya saling meracau ketika penyatuan mereka terjadi.Abi mulai permainannya dan Kiran mulai mencengkram kuat bahu Abi karena lehernya pun sudah menjadi santapan Abi saat ini.


Suara suara kerinduan menggema di dalam kamar mandi itu.Hentakan demi hentakan Abi lancarkan sampai Kiran menggila.Sungguh tak pernah menyangka tubuh mereka kembali menyatu.

__ADS_1


" Ohhh..yang,kamu ba_sah sekali."


Racauan Abi makin gencar apalagi dia tidak dapat mengendalikan diri untuk tidak mengeksplor ruangan sempit kamar mandi sampai kembali di kamar.Malam ini sangat panjang bagi keduanya, menyalurkan kerinduan mereka tak henti-hentinya Abi meracau apalagi saat belalainya basah dengan cai*an milik Kiran hal itu mbuatnya terpancing bahkan semakin menggila.


Begitu pun Kiran merasakan tak ada hentinya mengeluarkan kebasahannya dengan berkali kali mencapai puncak kenikmat*n karena ulah suaminya.Mungkin memang efek yang sudah lama sawahnya di biarkan kering dan kini saatnya mulai diairi supaya tak gersang lagi.


Dan kini keduanya sama-sama mencapai kl*maks dan Abi pun semakin menenggelamkan belalainya ke dalam gua milik Kiran dan sambil mengejang efek mengeluarkan lahar panas nya.


Nafas Keduanya sama-sama ngos-ngosan apalagi Kiran yang dari tadi di bolak balik oleh suaminya . Abi mengecup kening Kiran dan tersenyum smirk.


" Maaf ya sayang,aku curi start habis nya aku nggak tahan lagi lihat kamu,apalagi nggak pake apa-apa sangat menggoda iman."ucap Abi merasa sedikit bersalah.


Kiran tersenyum manis pada Abi,itu mbuatnya Abi heran.karena Abi menebak jika Kiran akan marah dengan aksinya apalagi mengingat sebelum mereka pergi ke Bogor Kiran masih dingin padanya.


" Nggak apa-apa,aku sudah duga kamu nggak mungkin tahan mas.Bagaimana pun aku pernah bersamamu dulu sedikit banyak aku tahu sifat kamu.Sudah kewajiban aku juga untuk melayani kamu." ucap Kiran membelai rahang kokoh suaminya.


Abi memeluk tubuh Kiran dan mencium pucuk kepala istrinya bertubi-tubi dan menciumi wajah istrinya dengan gemas.


" Terimakasih sayang." ucap Abi tulus.


"Kita bersihin tubuh kita dulu baru kita tidur ya..,biar mas bantu kamu.Pasti capek kan..kayaknya kamu kayak perawan lagi sayang..rasanya juga kayak masih orisinil." goda Abi


" Apaan sih mass..bikin malu aku aja ." keluh Kiran karena malu mengingat kejadian barusan.


Akhirnya Abi membantu Kiran membersihkan diri dan mengganti baju langsung mereka tidur dengan saling berpelukan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2