Menikah Muda

Menikah Muda
part 4 (season2)


__ADS_3

Happy Reading...📖


****


Setelah menunggu cukup lama, ibu Yuni yang masih menunggu kedatangan Jungshang dan Yura. Tenggorokan ibu Yuni sudah kering akibat kehausan, namun jus buah belum kunjung datang.


"Kenapa lama sekali mereka?" tanya ibu Yuni pada bibi Sora penasaran.


"Benar juga ya ... Kenapa mereka lama sekali?" jawab bibi sora penasaran. Karna rasa penasaran yang tinggi akhirnya ibu Yuni dan bibi Sora beranjak dari tempat duduk dan hendak menghampiri Jungshang dan Yura didapur.


Sesampainya didapur, para ibu terkejud melihat pemandangan seperti kapal pecah didapur. buah-buahan berserakan dilantai dan kotor. Belum lagi sayuran untuk membuat mie juga berceceran dibawah. Saking terkejudnya para ibu hanya bisa diam dan bengong, matanya terbelalak lebar. Sementara itu, Jungshang dan Yura mengetahui kedatangan para ibu dan keduanya langsung berhenti saling lempar.


Wajah gugup dan takut tergambar jelas diwajah mereka berdua. Para ibu hanya bisa menggelengkan kepala tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihat.


"JUNGSHAAAAAANG...." teriak ibu Yuni yang marah besar.


"YURAAAAAAAAAA...." teriak bibi Sora yang juga ikut marah.


Keduanya hanya bisa menelan ludah karna takut pada ibu mereka. Setelahnya Jungshang langsung dijewer telinganya oleh ibu Yuni. Sama halnya dengan Yura, yang juga dijewer telinganya oleh ibu Sora.





Setelahnya, keduanya diberi hukuman untuk membersihkan dapur berdua hingga malam hari tiba. Wajah lesu, lelah menyelimuti keduanya setelah selesai membersihkan dapur yang sangat kotor.


"Maafkan putra ku Jungshang ya, karna sudah membuat dapurmu berantakan!" seru ibu Yuni pada temannya Sora.


"Aagghh, tidak sepenuhnya salah Jungshang ... tapi ini juga salah Yura, maafkan dia juga ya." seru bibi sora merasa bersalah.


Setelah itu ibu Yuni menggiring Jungshang memasuki mobil dan pulang kerumah. Sepanjang perjalanan pulang ibu seperti kesal dan hanya diam. Hal itu membuat Jungshang merasa bersalah tentunya. Tak lama, keduanya tiba dirumah. Karna tidak tahan melihat ibunya marah, Jungshang kemudian mengajak ibunya bicara.


"Bu, apa kau masih marah padaku?” tanya Jungshang penasaran.


"Kau pikir kenapa ibu diam dari tadi kalau tidak marah? kau ini benar-benar sudah membuat ibu malu!" seru ibu yang kesal.


"Maaf ya bu, aku benar-benar menyesal." ujar Jungshang terlihat menyesal. Tak lama Jungkook datang dari kantor. Karna masih kesal ibu langsung pergi begitu saja kekamar dengan wajah kesal.


"Kenapa? ada apa dengan ibu?" tanya ayah pada Jungshang.


"Ayah, tolong bantu aku. Buat ibu supaya bisa memaafkan ku!" seru Jungshang merayu ayahnya.


"Memangnya apa yang kau lakukan hingba membuat ibumu marah?" tanya Jungkook yang terkejud.


"Ceritanya panjang, tolong bantu aku ya!" seru Jungshang kembali.

__ADS_1


"Ya sudahlah ... Cepat masuk kekamar mu, ayah akan bicara pada ibumu nanti!" seru ayah yang kemudian pergi kekamar menyusul Yuni.





Sementara dikamar Yuni masih kesal itu diam diatas kasur. Sambil melipat kedua tangannya dan cemberut. Melihat hal itu, Jungkook kemudian meletakkan tas, melepas sepatu dan melepas dasinya. Kemudian, dia mendekati Yuni.


"Apa yang dilakukan Jungshang hingga membuatmu marah?" tanya Jungkook yang kemudian ikut duduk disebelah Yuni. Namun Yuni masih diam karna kesal.


"Yuni sayang, jika kau cemberut begitu aku jadi ingin mencium mu!" seru Jungkook merayu Yuni.


"Aah, sudahlah tidak ada apa-apa!" seru Yuni lesu. Melihat wajah kesal Yuni semakin membuat Jungkook gemas. Dan kemudian mencium Yuni dengan mesra.


"Sudah jangan marah lagi, senakal-nakal nya Jungshang dia itu anak yang baik!" seru Jungkook yang meredakan kemarahan Yuni.


"Iya aku tahu." seru Yuni singkat.


"Ya sudah, bagaimana kalau sekarang kita merencanakan anak ke-4, aku jadi ingin melihatmu hamil lagi!" seru Jungkook menggoda dengan menciumi pundak Yuni.


"Apa? anak ke-4? punya 3 anak saja aku sudah pusing. Ini malah mau tambah anak." seru yuni yang kembali kesal.


"Dulu waktu kita punya 2 anak, kau juga bilang tidak mau lagi. Tapi setelah aku membuatmu hamil lagi, kau juga tidak menolak kan ... jadi ayo kita buat anak ke-4." rayu Jungkook kembali pada Yuni.


"Aku tidak mau, menyingkirlah...." seru Yuni yang mendorong tubuh Jungkook.


"Yuni sayang ... kalau kau menolak, aku akan memperkosa mu." seru Jungkook mengancam.


"Dari dulu sampai sekarang, tetap saja mesum kau ini." seru Yuni yang mendorong Jungkook. Meskipun masih sering bertengkar kecil. Namun, Jungkook dan Yuni masih romantis seperti pertama kali mereka jatuh cinta.





Sementara keesokan harinya, suasana di sekolah cukup dihebohkan dengan isue pasangan mesum disekolah. Sebenarnya itu bukan isue baru, namun pihak sekolah baru memberi pengumuman dimading sekolahan. Pengumuman tersebut berisi rencana pihak sekolah untuk menangkap basah pasangan mesum tersebut untuk memberi efek jera pada siswa lainnya. Pasangan yang sering melakukan tindakan tak senono itu akan ditindak oleh pihak sekolah apabila tertangkap.


Beberapa siswa menanggapi dengan serius adapula yang mengabaikannya. Lantaran identitas pasangan siswa mesum tersebut masih belum diketahui identitasnya.


Tak lama Yuna yang baru datang dari sekolah pagi itu langsung berpapasan dengan Jungshang. Karna merasa kesal akibat kejadian kemarin keduanya pun bertatapan sinis.


"Aku ingin bicara dengan mu!" seru Yura kesal.


"Aku juga ingin bicara dengan mu, ikut aku!" seru Jungshang yang ingin menarik tangan Yura.

__ADS_1


"Jangan pegang-pegang, aku tidak mau tanganku jadi gatal-gatal kena penyakit kulit karna disentuh oleh cecunguk sepertimu!" seru Yura kesal dan mendahului berjalan. Kemudian keduanya pergi menuju atap digedung sekolah itu hanya ada mereka berdua disana.


"Kau tau gara-gara kau memancing emosiku kemarin, aku jadi dimarahi ibuku!" seru Jungshang dengan wajah kesal.


"Kau fikir aku juga tidak kesal olehmu? karna ulahmu, ibuku jadi memarahiku malam itu, kenapa hidupku selalu sial karna mu!" ujar Yura yang juga ikut kesal. Mereka terus saja bertengkar, hingga bel sekolah berdering.tanda pelajaran dimulai, saking sibuknya bertengkar.


"Owh, jadi ini pasangan mesum yang diberitakan?" ujar beberapa guru yang mendapati keduanya diatap gedung dijam pelajaran.


"Pasangan mesum apa? kami tidak melakukan apa-apa? tanya Jungshang yang bingung melihat guru-guru itu menatap dengan sinis.


"Tidak disangka ya, kalian sering bertengkar disekolah. Tapi ternyata kalian adalah pasangan mesum. Ikut kami keruang guru!" seru salah seorang guru yang kemudian menyuruh Jungshang dan Yura ikut. Tanpa mengetahui apa masalahnya, Yuna dan Jungshang pergi keruang guru. Tak lama, para guru minta nomer telpon orang tua wali pada Jungshang dan Yura.





Sementara dirumah keluarga Jeon, Yuni yang sedang menonton TV drama komedi itu tertawa sambil makan snack diatas meja.


"Bu, aku mau nonton siaran live konser BTS!" seru Sanha adik perempuan Jungshang.


"Aaggh, baiklah kalau begitu!" seru Yuni sambil memindahkan chanel TV. Tak lama, suara dering telpon rumah berbunyi yang langsung diangkat oleh Yuni seketika.


"Halo, siapa ini?" tanya Yuni penasaran.


"Apakah nyonya adalah wali dari siswa bernama Jungshang?" tanya seorang guru pada Yuni.


"Ah benar, aku ibunya ... ada apa ya?" tanya Yuni penasaran. Nyonya silahkan datang kesekolah sekarang karna ada urusan sangat penting mengenai Jungshang." ujar guru tersebut memberitahu.


"Aah iya baiklah, aku segera kesana sekarang!" jawab Yuni yang langsung pergi kesekolah Jungshang. Hal yang sama juga dilakukan oleh ibu Yura.


Tak lama, ibu Yuni datang dengan tergesa-gesa. Tampak didalam ruangan ada Jungshang dan Yura duduk diam setelah sedari tadi dicecar pertanyaan oleh guru mereka.


"Jadi begini nyonya, sudah lama ada isue tentang pasangan mesum sekolah ini, pasangan yang merupakan siswa disekolah ini sangat meresahkan. Kami berinisiatif untuk menangkap pasangan mesum tersebut agar tidak berkelanjutan." ujar guru itu menjelaskan.


"Iya, tapi kenapa ada putraku Jungshang dan Yura?" tanya ibu Yuni yang bingung.


"Pasangan mesum yang meresahkan itu, ternyata mereka berdua nyonya. Kami baru memergokinya tadi, tapi mereka masih tidak mau mengaku!" seru guru tersebut pada ibu Yuni. Dengan menahan tawa ibu Yuni pun akhirnya menatap wajah Jungshang dan Yura.


"Lalu bagaimana sekarang bu guru, bukan kah sebentar lagi akan ada ujian akhir. Dan ujian itu akan menentukan kelulusan siswa kelas-3? apa putraku dan Yura akan di scores?" tanya Yuni pada ibu guru.


"Tentu saja, karna mereka bukan pasangan sah, jadi ini akan sulit bagi kami!" seru guru tersebut.


"Baiklah, kita ambil jalan tengahnya saja. Aku akan menikahkan mereka berdua sebelum ujian sekolah tiba. Jadi isue seperti harap dinetralkan saja ya, jangan terlalu dipermasalahkan!" seru Yuni menyarankan. Hal itu tentu saja membuat Jungshang dan Yura terkejud tapi tidak bisa marah.


"Baiklah nyonya, segera nikahkan mereka sebelum ujian. Karna kami tidak mau isue ini sampai membuat jelek citra sekolah kami." seru guru itu menyetujui. Meskipun tidak bersalah. Namun, Jungshang dan Yura sudah tidak dapat mengelak apapun.

__ADS_1


Lalu apakah mereka akan menyetujuinya?dan apakah keduanya bisa menikah? Kita bahas dipart berikutnya....


Bersambung....


__ADS_2