Menikah Muda

Menikah Muda
#Tinggal di Apartement


__ADS_3

"Jadi mama pernah tinhgy di apartement ini ?" tanya Bia


"Iya,mama sama daddy dulu tinggal di sini." ucap Abi


"Oh iya,itu kamar Bia dan ini kamar mama juga Daddy." ujar Abi lagi.


"Boleh Bia lihat dad?" tanya Bia dengan bergelayut manja pada sang daddy.


"Boleh dong,ayo mam." ajak Abi merangkul bahu istrinya dan mereka melangkah masuk ke kamar Bia.


Ceklek


"Wahh..Daddy,ini beneran kamar Bia?" tanya Bia dengan wajah berbinar.


" Iya,gimana..suka sama kamarnya?"tanya Abi


" Suka banget,apalagi ada balkon nya.. thanks dad.." ucap Bia dan menghambur dalam pelukan sang daddy.


" Apapun sayang,selagi Daddy bisa lakukan dengan senang hati Daddy lakukan,ini kamar sementara kamu..karena rumah kita belum kelar di renovasi."


" Sebenarnya kamu nggak usah berlebihan gini mas.." ucap Kiran.


" Sayangg..ini semua nggak ada artinya buat aku.selama kamu mengandung dan melahirkan bahkan membesarkan putri kita tanpa ada diriku disamping kamu,terima kasih sudah mengandung dan melahirkan anak kita dan berjuang membesarkan dan mendidik Bia tanpa aku,maaf jika selama ini aku sudah abai padamu.Mulai saat ini apapun yang terjadi tolong jangan kalian jangan tinggalin Daddy yaa...??!" ungkap Abi dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Kedua perempuan berbeda usia itu pun memeluk erat tubuh kekar Abi,mereka bersyukur sudah di pertemukan kembali dan kini bisa berkumpul kembali.


" Aku akan selalu dukung kamu,maaf aku sudah pergi waktu itu..hiks ..hiks.." ucap Kiran menangis dalam dekapan suaminya.


" Aku juga janji akan selalu jadi anak yang kuat dan selalu dukung mama juga Daddy." ungkap Bia tak mau kalah dengan sang mama yang sedang bermanja-manja dengan suaminya.


" Terimakasih bidadari-bidadari daddy.."ucap Abi dan menghujani kecupan kecupan manis di wajah kedua perempuan kesayangan nya.


"Sudah jangan sedih-sedih lagi, sebentar lagi waktunya makan siang.kalian mau makan di luar atau kita order lewat ojek Online?" ucap Abi pada anak dan istrinya.


"Kita persen aja dad,abis makan kita istirahat pasti kamu capek kan..nanti sore aku mau belanja bulanan deh.." ucap Kiran

__ADS_1


" Oke kalau gitu Daddy persen seafood mau?" tanya Abi


" Okelah ,itu aja nggak masalah." ucap Kiran


" Kalau gitu Bia bebersih dulu gih..!!" suruh Kiran pada putrinya


" Oke mam .." jawab Bia dengan singkat.


.


.


Kiran dan Abi masuk ke dalam kamar mereka dan pemandangan yang pertama di lihat oleh Kiran adalah sebuah foto lamanya.


Terlihat di sana dua orang yang masih terlihat sangat muda dengan seorang pria dengan baju Koko dengan peci hitam dan wanitanya dengan gamis berwarna putih dengan hijab sederhana berpose dengan wajah terlihat hanya senyuman samar tersirat di sana.


"Ada apa sayang?" tanya Abi menatap istrinya yang berdiri terpaku di depan pintu kamar mereka.


" Ahhh..nggak papa,cuma lihat foto kita dulu saat kita menikah.Aku nggak nyangka,sejarah pernikahan kita di lakukan ijab qobul dengan dua kali ijab qobul..dan dua-duanya di tempat yang sama dengan acara sederhana." ucap Kiran


" Maafin aku yah..kita akan adakan resepsi secepatnya,setelah aku membereskan semuanya." ucap Abi


Abi dengan cepat memeluk istrinya dan mengecup puncak kepala Kiran.


" Aku janji,nggak akan pernah ninggalin kamu..dan sebaliknya kamu juga.Kamu sekarang bukan hanya jadi istri seorang playboy tapi, suamimu itu inceran para penji*at dan juga perempuan mu*ahan diluaran sana.Makanya kamu harus bisa jadi singa kalau aku butuhkan." ucap Abi.


" Aku akan siap jadi bunglon yang bisa buat para musuh kita tidak akan dapat tahu kecerdikan kita." ungkap Kiran.


" Benar,selama kamu kerja dia A'K Mahardika Hospital nggak lihat hat-hal yang mencurigakan,atau semacam pengkhianat ?" tanya Abi


" Aku rasa A'K Mahardika Hospital aman mas."terang Kiran.


" Baguslah,ya sudah..aku bebersih dulu,kayaknya sebentar lagi pesanan kita Dateng." ucap Abi


" Ya sudahas bebersih dulu, aku lihat pesenan kita,baru aku bebersih." jawab Kiran.

__ADS_1


Akhirnya Kiran keluar kamar lagi,dan menunggu pesanannya datang dan Abi masuk dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Tak lama bel pintu apartemen bunyi dan Kiran pun menilik siapa yang ada di depan pintu apartemennya dan saat memastikan bahwa ada Ojol yang ada di depan apartement tersebut baru Kiran buka pintu apartemennya.


Setelah mengambil makanan yang diantar oleh kurir ,dengan cepat Kiran menyiapkan makanan itu di meja makan.Untung saja Abi sudah menyuruh seseorang untuk membersihkan apartement mereka jadi,hari pertama mereka tinggal dia apartement Kiran tak perlu sibuk-sibuk membersihkan apartement mereka.


" Waahhhh.. akhirnya makanannya sudah sampai mah,aku sudah lapar banget..!!" seru Bia


" Kamu bantu mama ,tata piring sama tuangin air putih ke gelas yaa..?!" ucap Kiran memberikan perintah pada sang putri.


" Oke mam, daddy mana mam?"


" Masih di kamar,kamu siapin apa yang disuruh mama,biar mama ke kamar biasanya Daddy kamu suka kelamaan di kamar mandi , jangan-jangan dia ketiduran lagi." canda Kiran


"Oke mam." ucap Bia.


Kiran pun memanggil suaminya untuk bergabung dengan Bia, akhirnya mereka makan siang bersama dengan terlihat begitu hangat dengan saling melempar candaan kecil di sela-sela makan siang mereka.Abi dan Kiran memang bukan tipe yang terlalu kaku, sebenarnya Abi dulu memang sangat kaku dan penuh peraturan namun,saat bersama Kiran semuanya berubah begitu saja.Abi yang dulu terlihat dingin dan kaku menjadi pribadi yang hangat dan juga penuh dengan kasih sayang apalagi menyangkut tentang keluarga kecilnya.


" Mas,emak Minggu depan Insyaallah akan kesini.katanya dia kangen sama aku juga sama Bia,bolehkan kalau emak ingin kesini?" tanya Kiran dengan wajah yang terlihat khawatir.


" Kamu ini kok nanyanya gitu sih yang,tentu boleh lah.. apalagi emak Leha adalah salah seorang yang sangat berjasa bagi ku karena beliau seperti seseorang yang tiba-tiba di kirim Tuhan untuk membuat kamu tak kesepian karena tak ada Keluarga." ujar Abi


" Alhamdulillah kalau mas berfikir begitu, soalnya aku takut kamu marah." ujar Kiran


"Mana mungkin aku marah," jawab Abi.


.


.


.


Sesuai dengan rencana kini keluarga kecil Abi pergi menuju sebuah Mall besar untuk membeli keperluan Abi dan sekalian juga untuk belanja bulanan.


Saat ketiganya berjalan beriringan tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama Abi .

__ADS_1


" Abian..!!" seru seseorang yang terlihat tersenyum melihat Abian yang terkejut melihatnya.


Bersambung


__ADS_2