
Haiii...para readers ku tersayang,maaf yaa.. kalau bikin penisirin hehe..
Kita lanjutin lagi ceritanya,tapi.. sebelumnya Othor minta like nya setiap episodenya yaa..
udah hari Senin nih jangan lupa Vote juga..
Terima kasih 😍💜🙏🙏
Lanjut........
.
.
.
.
" Sebenarnya ada apa Oma..?" bisik Bia pada wanita paruh baya yang dia panggil Oma..
Deg..
Jantung Wanita paruh baya itu berdebar kencang saat melihat wajah Bia dengan dekat.Dia baru sadar jika paras cantik Bia mengingat seseorang yang dia rindukan.
" Ta_tadi Oma nggak sengaja nyenggol ibu itu,terus hp nya jatuh deh.." ucap Wanita paruh baya itu dengan berbisik juga.
Bia mendengar jawaban Oma itu pun hanya ber O ria.
" Tante,hp Tante jatuh..terus pecah gitu?" tanya Bia menatap wanita yang sedang kesal dengan sikap wanita paruh baya itu di tambah anak ingusan yang tiba-tiba ikut campur.
" Ya iya,ini IPong terbaru..harganya juga nggak murah.Pokoknya saya nggak mau tahu ibu harus ganti yang baru !!" ucap wanita itu dengan nada tinggi.
" Astaga Tante,itu aja harus marah-marah ..oke,biar aku yang ganti mana hp nya siniin..." ucap Bia meminta ponsel wanita itu yang sudah rusak.
" Buat apa kamu minta ponsel saya..?" tanya wanita itu
" Tante mau yang baru kan,sekarang yang lama sini kasih saya,biar saya benerin dulu terus bisa di jual ,biar aku nggak rugi-rugi amat."ucap Bia dengan santai.
Mendengar ucapan Bia wanita paruh baya itu terkekeh geli mendengar nya.
" Ternyata kamu pemberani sekali." batin wanita itu.
__ADS_1
" Hahh..ya udah kamu boleh ambil hp rusak ini,tapi..ibu ini harus ganti hp saya yang baru." ucap wanita itu.
" Aduhhh ..Tante, untung banget yaa.. jangan-jangan Tante belinya second,sekarang minta barang baru." ucap Bia dengan wajah meledek.
" Enak saja kamu bilang beli second,nggak level aku pakai barang second percuma suamiku kerja di A'K Mahardika gajinya besar dan kamu pasti tahu kan anak bocah perusahaan besar itu,mungkin kamu nggak tahu..paling kamu cuma anak tukang cilok..atau cuma anak OB..hahaha.." ucap Wanita itu sangat membuat Bia geram.
" Owwwhhh...di A'K Mahardika Group,yang punya CEO tampan itu yaa...wahhh,beruntung sekali suami Tante..jabatannya apa disana?" pancing Bia
Sementara wanita paruh baya disamping Bia hanya mengulum senyum mendengar ucapan Bia yang terkesan sangat berani.
Tangan Bia mengetikkan sesuatu, mengirimkan nya pada seseorang,dengan senyum licik dia menatap wajah wanita itu.
" Ngapain kamu tanya-tanya,sekarang kamu suruh nenek-nenek itu ganti ponsel saya." ucap Wanita itu.
" Oke Tante,kita ke gerainya nanti akan ada orang yang akan menggantikan ponsel Tante, silahkan.." ucap Bia mengarahkan tangannya tanda untuk wanita itu pergi.
Bia sadar kalau saat ini mereka sudah jadi bahan tontonan,jadi dia nggak mau mamanya pun tahu kalau kelakuannya tak sopan pada orang yang lebih tua,tapi..mau hormat gimana orang itupun tak hormat dengan orang yang jauh lebih tua darinya.
" Kamu jangan bohong yaaa..!!" hardik wanita itu.
" Saya nggak bohong Tante,ngapain bohong percuma..." ucap Bia santai.
Mereka bertiga berjalan ke arah gerai ponsel yang di maksud wanita itu.Bia dan wanita paruh baya itu mengekori wanita itu dari belakang.
"Tenang saja Oma,kita lihat kesombongan perempuan itu sampai mana.Kayaknya seru buat ngerjain orang itu." ucap Bia seraya berbisik pada wanita paruh baya itu.
Wanita paruh baya itu terkekeh mendengar ucapan Bia,walaupun sudah dipastikan bocah itu jahil tapi,ada benarnya juga kalau sekali-kali wanita sombong itu di berikan sedikit pelajaran.
"Nama kamu siapa sayang..?" tanya Wanita paruh baya itu.
" Nama aku Bia Oma,kalau Oma siapa namanya?" tanya Bia balik.
" Kamu bisa panggil Oma Fitri sayang.." ucap Wanita paruh baya itu.
" Oke Oma.." ucap Bia dengan senyuman manisnya.
Di depan sebuah gerai ponsel ternama akhirnya wanita itu masuk di ikuti oleh Oma Fitri dan juga Bia.
"Mbak,kasih ponsel yang sama seperti ponsel ini." ucap Bia
SPG gerai itu melihat sosok Bia yang masih pakai seragam sekolah SMP nya dan hanya di double pakai sweeter tipis ,ada sedikit keraguan di mata SPG itu untuk menuruti kemauan sang bocah.
__ADS_1
" Berikan apa yang cucu saya katakan." ucap Oma Fitri.
Bia mendengarkan ucapan Oma Fitri terlihat terkejut dan menatap Oma Fitri dan terlihat Oma Fitri tersenyum padanya.
" Ba_baik nyonya." ucap sang SPG.
Tak perlu waktu lama SPG itu membawa ponsel yang Bia inginkan.
" Silahkan nyonya." ucap SPG gerai ponsel itu menyerahkan satu kotak hp ke Nyonya Fitri.
" Terima kasih,ini ponselnya yang sama dengan ponsel yang saya rusak barusan." ucap Nyonya Fitri menyodorkan kotak itu.
Wanita itu dengan cepat dan senyuman cerah akhirnya dia mengambil kotak itu dan langsung membukanya.Dia melihat ponsel itu sama persis dengan ponsel yang dia punya.
"Gimana Tante,sudah beres kan..jadi nggak usah marah-marah sama orang,apalagi sampai ngancam-ngancam segala." ucap Bia
" Kamu yakin bisa bayar ini,kamu masih SMP terus ibu ini kayaknya juga nggak kaya-kaya amat." ejek Wanita itu.
" Tante kekayaan nggak selamanya dilihat dari brand pakaian,sepatu ,atau tas yang penting kantongnya kan..?" ucap Bia dengan senyum sinis.
Bia merogoh kantong seragamnya dan mengeluarkan sebuah kartu yang sudah dia pakai buat nonton tadi dan menyerahkan kartu itu ke SPG.
Mata wanita itu terbelalak sempurna saat Bia mengeluarkan sebuah Black Card dan menyerahkan ke SPG.
"Aku nggak nyangka ternyata bocah ini anak orang kaya...SIAL !!" runtuk wanita itu dalam hati.
"Ekspresi nya sangat membagongkan..hihihi.." batin Bia menertawakan ekspresi wanita itu saat melihat Bia menyerahkan black card pada sang SPG.
" Biar tahu rasa kamu,orang yang serakah dan licik seperti dia mati Kutu sama anak ABG..bagus sayang ku.." batin Oma Fitri
" Sudah selesai kan urusan kita,buat nyonya harus berterima kasih pada bocah ini,urusan saya sudah selesai jadi,saya permisi." ucap wanita itu dengan senyum pongah nya.
" Sebentar Tante,aku mau tanya Tante namanya siapa terus apa benar suami Tante kerja di A'K Mahardika Group, jangan-jangan Tante bohong lagi." pancing Bia.
" Heh.. sembarangan kamu,saya Winda suami saya Rafif dia bekerja di A'K Mahardika Group sebagai Manager pemesaran puas..!!" ucap Wanita bernama Winda
Wanita itu pun langsung melenggang pergi dari tempat itu setelah kemauan nya tercapai.
Tersenyum senang saat melihat ponselnya yang masih baru itu.
Bia tersenyum smirk saat memandang kepergian wanita itu.
__ADS_1
Bersambung