Menikah Muda

Menikah Muda
part 25 (Season 2)


__ADS_3

◻️◻️◻️Happy Reading◻️◻️◻️


Keluarga Jeon bersuka cita, dengan kehadiran calon anggota Jeon yang dikandung Yura. Tuntu hal ini semakin mempererat rasa cinta Jungshang dan Yura. Meskipun tidak dipungkiri, jika Jungshang masih bersikap kekana-kanakkan pada Yura. Hal itu sering membuat Yura kesal, Jungshang lebih cerewet dibandingkan ibu hamil pada umumnya.


"Kalau mau kuliah, jangan pakai dress dan high hils yang tinggi!" seru Jungshang yang protes.


"Mana ada? aku tidak pakai high hils kok!" ujar Yura mengelak.


"Jangan pakai makeup, nanti banyak pria yang menyukaimu!" ujar Jungshang yany mengambil wadah bedak dari tangan Yura.


"Aku gak akan dandan menor kok, berikan bedakku!" ujar Yura memaksa mengambil bedak miliknya dari tangan Jungshang.


"Tidak boleh, haaah ... rasanya aku tidak rela kau pergi kuliah!" gumam Jungshang, yang kesal karna harus berpisah sebentar dengan Yura.


"Tidak usah seperti anak bayi, aku hanya kuliah 1 sampai 2 jam saja kok!" ujar Yura meyakinkan.


"1 jam atau 2 jam, itu seperti 100 tahun bagiku ...!" seru Jungshang yang mulai berlebihan.


"Aaaghhh, lagi pula aku masih hamil muda, kenapa kau cerewet sekali sih?" ujar Yura yang kesal dan mengambil lipstick untuk memberi warna dibibirnya





"Ini juga tidak boleh pakai, kau tidak mau aku cium ya, sebelum berangkat kuliah? pokoknya tidak boleh dandan mulai sekarang!" tegas Jungshang yang sangat overprotective sekarang.


"Haaah, baiklah ... mendengar ocehanmu saja aku sudah merasa mual sekarang ...!" kesal Yura yang menatap sinis.


"Waah, benarkah kalau kau mual? itu artinya kau tidak perlu kuliah hari ini, ayo kita tidur seharian dikamar ini ...!" pinta Jungshang yang sangat antusias.


"Memang apa yang mau dilakukan seharian dikamar?" tanya Yura yang kesal pada Jungshang.


"Kita proses lagi, siapa tahu aku bisa punya anak kembar 3 atau 4, hehhe!" seru Jungshang yang membuat Yura naik darah.

__ADS_1


"Kau ini gila ya? aku ini sedang hamil, jadi secukupnya saja!" kesal Yura yang mulai naik darah dibuat Jungshang. Sementara Jungshang langsung mendekati Yura dan mengecup bibir Yura dengan lembut. jungshang kemudia melepaskan tautannya dan menggendong Yura dan merebahkannya dikasur.


"Yaaak, kau malah mau menagajakku anu, aku sudah terlambat kuliah gara-garamu!" kesal Yura yang tangannya malah ditekan Jungshang.


"Kau tidak boleh kemana-mana sekarang, aku sedang libut ke kantor, jadi kau juga harus dirumah!" seru Jungshang dengan tatapan mesum pada Yura. Memiliki suami Jungshang itu ada saat-saat sangat menyebalkan, seperti saat begini.





Hari itu, Yura akhirnya tidak jadi kuliah gara-gara Jungshang. Mereka berada dikamar sampai berjam-jam, untuk memenuhi keinginan Jungshang suami mesumnya. Cuaca sangat panas, semakin panas karna Jungshang selalu membuat Yura kesal dibuatnya.


"Yura, apa kau marah? ini kan baru 2 kali!" seru Jungshang yang melihat Yura memanyunkan bibirnya dan membuang muka.


"Baru katamu? tadi pagi dan sekarang, apa kau lupa? baiklah ... kau akan dihukum selama 1 minggu karna ini!" ancam Yura yang kesal, karna Jungshang.


"Jangan 1 minggu, 1 hari saja ... aku cuma berusaha menanam benih lagi, siapa tahu kau bisa hamil kembar ...!" ujar Jungshang bicara hal konyol yang tidak masuk akal. Sementara Yura masih kesal dan tidak mau bicara.


"10 anak? apa kau sudah gila? jadi aku akan hamil terus-menerus sampai tua?" ujar Yura yang panik karna keinginan Jungshang.


"Makanya kita harus rajin, supaya anaknya bisa kembar hehhe ...! gumam Jungshang yang merayu Yura untuk menuruti keinginannya. Bahkan Jungshang lebih parah, dari Junkook yang hanya ingin 6 anak. Bayangkan saja jika keluarga Jeon punya banyak anggota baru, pasti rumah ini serasa taman kanak-kanak.





Dan benar saja, setelah Yura hamil 20 minggu. Yura, Jungshang dan ibu Yuni pergi kedokter kandungan untuk memeriksa kehamilan Yura yang terlihat cukup berisi lebih dari umur kandungannya.


Setelah di USG, hasilnya bahwa Yura mengandung anak kembar. Semua itu disambut bahagia oleh Jungshang dan ibu Yuni. Anak kembar yang dipastikan berjenis kelamin 2 laki-laki itu, pasti akan menambah keharmonisan  keluarga Jeon. Keinginan Jungshang berharap punya anak kembar akhirnya terwujud, dan Yura juga ikut senang melihat kebahagiaan dari keluarga besar ini.


Tapi, ada seseorang yang bersedih dibalik kebahagiaan Yura dan Jungshang, yakni Kim Taehyung. Pria itu melihat Yura ke kampus selalu diantar dan dijemput Jungshang. Menyadari Yura kini sedang hamil besar, membuat hatinya semakin hancur. Kasih yang tak sampai, Taehyung bahkan hanya bisa memandangi Yura dari kejauhan. Dia masih berharap Yura mau menerima cintanya.

__ADS_1





Hari itu, jam kuliah telah berakhir. Yura memang acuh pada Taehyung selama ini, agar pria itu tidak terus-terusan berharap padanya. Yura selalu berusaha menghindar dan memilih untuk pergi lebih dulu sebelum Taehyung menghampirinya.


"Yura, bisa kita bicara sebentar?" tanya Taehyung yang menghampiri Yura.


"Mau bicara apa? bicaralah ... sebentar lagi suamiku akan datang menjemput!" tegas Yura yang bersikap dingin pada Taehyung.


"Aku hanya ingin bicara untuk yang terakhir kalinya padamu ... selamat ya, sebentar lagi kau akan jadi ibu ...!"  ujar Taehyung pelan. Hal itu membuat Yura sedikit iba dibuatnya.


"Gumawo yo ...!" jawab Yura palan.


"Tapi, biarkan aku menyimpan cinta ini sampai kapanpun ... aku tidak akan menutup pintu hati ini untukmu, Yura!" tegas Taehyung dengan mata berkaca-kaca.


"Oppa, maafkan aku ...!" jawab Yura yang terhenti, me dengar suara pria memanggilnya.


"Yura, kenapa lama sekali?" ujar Jungshang mendekati keduanya sambil melirik sinis kearah Taehyung. Sementara Taehyung hanya diam dan tersenyum.


"Selamat ya, kalian akan jadi keluarga lengkap dengan kehadiran anak sebentar lagi!" seru Taehyung yang menyembunyikan kesedihannya menatap Yura dan Taehyung.


"Aku pergi dulu ... sampai Jumpa!" ujar Taehyung yang berjalan meninggalkan mereka, tanpa disadari air matanya jatuh sepanjang berjalan meninggalkan Jungshang dan Yura.





Tidak bisa dipungkiri, jika keduanya kini tengah bahagia, meskipun ada orang lain yang terluka. Yura hanya berharap, semoga ada wanita baik yang bisa menggantikan posisinya dihati Taehyung. Meskipun Yura belum sempat mengatakannya. Sebab hari itu, adalah hari terakhir Taehyung di Korea.


Taehyung kembali ke London dan memulai kehidupan barunya disana, sedangkan Yura dan jungsang. Melanjutkan kebahagiaan kehidupan mereka yang sebentar lagi akan diisi kedua pangeran kecil dari Yura. Hanya menunggu 18 minggu lagi, untuk bisa melihat kedua pangeran kecil lahir kedunia.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2