
Selamat membaca🤗
****
Kemudian Yuni menutup pintu dengan segera.
Dan memperhatikan Jungkook dengan tatapan marah nya.
“Heeei... kau sengaja ya, peluk-peluk aku tadi? Kau pasti senang kan bisa memeluk ku? Apalagi bisa cium-cium kening ku... kau mau cari mati ya? Haaah...?”
Ucap Yuni yang kesal.
“Kau fikir aku senang dekat-dekat dengan mu, haah? Semua itu juga karna terpaksa..”
Ucap Jungkook yang juga kesal.
“Ayo kita bertarung sekarang...”
Ucap Yuni yang mendekati Jungkook.
Plaaak... gubraaak.... bruuuuk
(Suara Yuni yang memukul Jungkook)
“Sudah.... sudah... berhenti...”
Ucap Jungkook yang terus di pululi Yuni berkali-kali.
Kemudian Jungkook membanting tubuh Yuni ke kasur, dan Jungkook menahan kedua tangan Yuni dengan kedua tangan nya. Dengan posisi Jungkook berada tepat diatas tubuh Yuni.
“Heeei... apa yang kau lakukan? Apa aku Mau mem perkosa ku ya?”
Ucap Yuni panik, sekuat tenaga dia mencoba melepaskan tangan Jungkook yang menahan kedua tangan nya.
Namun usaha Yuni tampak nya gagal karna tenaga Jungkook jauh lebih besar dibanding diri nya.
“aku sudah peringatkan... jangan berani-berani nya melawan ku, aku punya tenaga yang jauh lebih besar dari mu...”
Ucap Jungkook menatap Yuni kebawah. Sebab Yuni berada tepat dibawah Jungkook.
Seketika Yuni diam.
Dan tiba-tiba kaki nya menendang paha Jungkook hingga akhirnya terpelanting di samping nya...
“Hahhaha aku juga bisa melawan mu... camkan itu.”
Ucap Yuni bangga.
“Haaaah sayang nya aku tidak ingin berbuat kasar pada wanita.. kalau kau terlahir sebagai laki-laki sudah dari dulu ku hajar...”
Ucap Jungkook kesal.
Yuni menatap Jungkook kesal.
“Kau tidur dibawah... aku tidak mau se kasur dengan mu...”
Ucap Jungkook memerintah.
“Laki-laki macam apa kau ini? Menyuruh seorang wanita tidur dilantai? Kau bilang tidak ingin melawan wanita, tapi kenapa malah menyuruh ku tidur dilantai?”
Ucap Yuni menggerutu.
“Haaaah menyebalkan sekali...”
“Baik lah kau boleh tidur dikasur... tapi dengan syarat tidak boleh menyentuh ku...”
Ucap Jungkook memberi tau.
“Siapa juga yang sudi menyentuh mu... itu akan membuat ku kena penyakit kulit dan gatal..”
Ucap Yuni mengejek.
“Sudah jangan cerewet.... ini ada pembatas bantal guling, kalau kau sampai melewati bantal ini, kau harus tidur dibawah dalam semalam pada malam berikut nya...”
Ucap Jungkook memberi perjanjian.
“Baik lah aku setuju.... “
ucap Yuni menerima perjanjian.
Mereka bersiap tidur di tempat yang sudah di sepakati masing-masing.
“Hei cecunguk... apa kau tidak mau meminjam kan baju padaku? Aku tidak mungkin tidur dengan pakaian seperti ini...”
Ucap Yuni menanyai Jungkook.
“Kau harus bayar 10 won untuk uang sewa nya...”
Ucap Jungkook yang sambil berbaring di kasur.
“Haaah dasar mata duitan... kau ini terlahir di keluarga kaya tapi masih sempat-sempat nya memeras ku... ckckckck...”
Ucap Yuni kesal.
__ADS_1
“Kalau kau tidak mau ya... tidak masalah...”
Ucap Jungkook yang menyombong..
“Aku saja baru lulus SMA mana ada uang?....
Aaaghhh... sial sekali aku bisa jadi istri mu...”
Ucap Yuni kesal.
“Baik lah.... aku akan pinjam kan baju untuk mu...”
Ucap Jungkook merencana kan sesuatu.
“Tidak usah,,,, aku tidak punya uang...”
Ucap Yuni kesal.
Sementara itu Jungkook pergi mengambil baju di lemari milik nya.
“Ini pakai lah... cuma ini baju yang tidak bertarif..”
Ucap Jungkook tersenyum mengejek.
Yuni pun hanya bisa terdiam melongo.
“Jadi kau menyuruh ku pakai baju tengtop mu yang kedodoran itu?”
Ucap Yuni syok.
(Jungkook pun menggaguk)
“Dasar pria mesum....”
Ucap Yuni yang terpaksa mengambil tengtop yang di berikan Jungkook. Sambil menatap dengan kesal.
Jungkook pun tersenyum senang karna rencana nya berhasil.
“Heeei... apa yang kau liat? Cepat balik badan.. aku tidak bisa mengganti gaun ke kamar mandi karna gaun ini terlalu panjang...”
Ucap Yuni memerintah.
“Kenapa memang nya? Ini kan kamar ku...”
Ucap Jungkook mengelak.
“Kau mau aku hajar? Cepat balik badan sekarang..”
“Baik lah.... “
tersenyum senang.
Sementara itu Yuni mengganti baju nya.
“Apa sudah selesai?? Aku akan hitung sampai lima kalau masih belom selesai juga aku terpaksa balik badan..”
Ucap Jungkook mengejek.
“Jika kau berani menoleh, aku akan membunuh mu”
Ucap Yuni yang panik dan cepat-cepat mengganti baju nya...
“Satu.... dua.... tiga.... empat....”
(Berhenti sejenak)
“Empat setengah.... lim..... aaaaa”
Dan berbalik.
“Hei.... aku bilang jangan berbalik,,, kau ini...”
Ucap Yuni yang masih setengah badan memakai tengtop milik Jungkook.
“Waaah...ternyata kau sexy juga ya...”
Ucap Jungkookk mengejek.
Yuni segera menyelesaikan memakai nya.
“Hei sini kau... jangan lari... aku tidak akan melepaskan mu...”
Ucap Hyeri yang mengejar Jungkook yang berlari-lari disekitar kamar.
“Hahahhaha... kau tidak akan bisa menangkap ku”
Ucap Jungkook mengejek.
“Hei berhenti..... aku tidak akan mengampuni mu kali ini...”
“Berani nya kau melihat perut ku dengan se enak nya....”
Ucap Yuni yang terus mengejar Jungkook. Sementara Jungkook terus berlari.
__ADS_1
Sungguh malam pertama yang romantis.
Kedua nya berlarian kesana kemari sampai kelelahan.
“Sudah-sudah... aku menyerah...”
Ucap Jungkook yqng sudah kelelahan
Kedua nya pun ngos-ngosan karna terus berlari.
Duduk dilantai karna cape.
“Awas ya kau..... urusan kita belom selesai...”
Ucap Yuni yang kelelahan.
Suara tarikan nafas berat kelelahan kedua nya.
Akhirnya pada malam itu. Jungkook dan Yuni pun tertidur kelelahan. Tanpa melanjutkan pertarungan sengit mereka.😂
***
Pagi hari nya.
Karna kelelahan kedua nya pun sampai tidak sadar. Pada pagi hari nya, tampak mereka tidur saling berpelukan....
Diluar dugaan.
Bantal guling pembatas pun sampai jatuh kelantai.
Entah siapa yang salah disini.
Saking nyenyak nya tidur sampai mereka tertidur pulas sampai pagi.
Bisa dibayang kan...
Apa yang akan terjadi ketika nanti mereka bangun. Dan menyadari posisi tidur mereka yang saling berpelukan.
Mungkin perang dunia ke dua akan kembali digelar.
😂😂
Sementara itu ibu dan ayah Jungkoook sudah berada di meja makan. Disusul dengan Sobin yang bersiap untuk sekolah.
“Kak Jungkook dan kak Yuni mana bu?”
Tanya Sobin penasaran.
“Sttttt..... meraka mungkin akan bangun siang... jadi jangan ganggu mereka....”
Ucap ibu Jungkook tersenyum senang.
“Kenapa bangun siang? Memang nya mereka tidak lapar?”
Ucap Sobin yang selalu ingin tau.
“Sudah cepat habiskan sarapan mu, dan ayah antar ke sekolah”
Ucap ayah memberi perintah.
“Biar aku panggil mereka bangun saja....”
Ucap Sobin tiba-tiba beranjak dari tempat duduk nya.
“Hei.... mau kemana kau? Anak kecil tidak usah ikut urusan orang dewasa...”
Ucap Ibu mencegah Sobin.
“Mereka juga masih kecil kan... kenapa ibu selalu menyebut ku kecil? Menyebalkan....”
Ucap Sobin yang kembali duduk dan menggerutu.
“Sobin...... apa kau mau dirumah ini ada jeon junior yang baru?”
Ucap ibu tersenyum pada Sobin.
“Apa..... aku tidak paham....”
Ucap Sobin yang polos itu.
“Heeeh sudah kenapa kau malah bicara yang tidak dipahami Sobin?”
Ucap Ayah kesal.
“Aaah ya sudah ayo sarapan...”
Ucap ibu mengalihkan pembicaraan.
Sementara mereka semua makan.
Jungkook dan Yuni masih tertidur.
Bersambung.....
__ADS_1