Menikah Muda

Menikah Muda
#Kunci Dari Segala Masalah


__ADS_3

Dari ucapan Kiran yang serasa ambigu bagi Mak Leha dan kedua orang tua Abi.Mak Leha yang merasa jika ada sesuatu yang akan terjadi nanti di luar urusan Mahardika.


Mak Leha meraih dagu Kiran dan mengarahkan pandangan anaknya tertuju pada mata dan kedua mata mereka saling bertemu.


"Ada apa,masalah besar apa yang kamu sembunyikan sama emak?" tanya mak Leha yang terlihat mengintimidasi.


"Ini soal,soal Rafif mak.." ucapan Kiran sontak membuat mak Leha merubah air mukanya.


Deg...


"Ada apa dengan anak durhaka itu,ceritakan ke emak !!" ucap emak Leha dengan wajah dinginnya.


"Dia sudah bangkrut,istrinya yang selalu membuat Rafif terbelit hutang.Rafif bekerja di Mahardika Group sebagai Manager Pemesaran saat Kiran menyelidiki kasus Winda yang sudah berbuat kasar sama mama Fitri dan juga Bia semua fakta terkuak mak,Rafif melakukan korupsi dan itu juga atas desakan Winda.Kehidupan Winda yang sangat boros membuat Rafif gelap mata." ungkap Kiran berbicara dengan hati-hati.Dia harus bisa memilih kata yang tepat untuk menyampaikan informasi tentang Rafif pada Mak Leha.


Walaupun Rafif sudah dzolim pada Mak Leha tetap saja hati seorang ibu akan sakit jika anaknya di sakiti,kesalahan anak sebesar apapun dia akan memaafkan.Walaupun tak pernah Mak berucap sepatah kata tentang Rafif tapi Kiran tahu jika makanya sangat merindukan anak semata wayangnya.Dalam doa emang selalu menyelipkan nama sang putra supaya Allah membuka mata dan hati anaknya.Selu di berikan kesehatan dan keikhlasan jika suatu hari nanti akan memilih apa yang terbaik untuk hidupnya.


"Apa yang sudah wanita ular itu lakukan pada mbak Fitri?" tanya Mak Leha dengan masih memasang aura dinginnya.


"Emak bisa lihat video ini."ucap Kiran menyerahkan tab milik Bia pada Mak Leha.


Terlihat Mak Leha menahan emosinya melihat kejadian demi kejadian yang membuat dirinya murka.Dulu dia tidak bisa membela dengan fitnahan menantunya itu.Tapi,sekarang tidak lagi.Dia sudah cukup memberikan Rafif waktu untuk merasakan semuanya.Mak Leha menghela nafas panjang.


"Berapa banyak Rafif korupsi?" tanya Mak Leha menatap Abi dan Kiran.


"Tak banyak mak, baru beberapa bulan dia melakukan hal ini dan itu pengaruh istrinya.Mungkin pikiran Rafif sedang buntu.Dia mengambil dana sebesar 400 juta.Sebenarnya dia mengambil tak pernah banyak perbulan bisa ambil lima puluh juta.Itu buat shopping istrinya."ucap Abi santai.


"Kamu bilang 400juta nggak besar,sinti*g kamu ini,anakmu sint*ng bang.Kamu bisa tuntut dia ke jalur hukum,apa kalian sudah melaporkan hal ini pada pihak yang berwajib?" tanya Mak Leha yang tidak lagi bicara halus.Kini aura mak Leha terdengar tegas dan lain dengan awal mereka bertemu.

__ADS_1


"Belum mak,Kiran minta nunggu emak.Kiran ingin emak yang memberikan hukuman pada anak Mak sendiri.Kalau saya terus terang saya masih mandang emak."ucap Abi dengan menundukkan wajahnya.


"Payah, sudahlah biar besok mak yang buat keputusan.Terima kasih ,buat kesempatan untuk menjadi karakter ibu yang kejam ini,makasih kesayangan emak." ucap Mak Leha yang terlihat merubah suasana hatinya yang mendadak senang namun,bagi Bia itu adalah hal yang mengerikan bagi Bia akan ada raja hutan yang akan siap mengamuk dan tak ada satu pun yang bisa mencegahnya.


"Gawat eyang uti sudah berubah mode begini, alhasil gue bakalan kabur aja besok."batin Bia.


"Bia mikirin apa,dari tadi kayaknya diem aja.Biasanya kamu cerewet."ucap Mak Leha menyadakan Bia dari lamunannya.


"Ehhhh..nggak papa eyang,cuma Bia kalau inget Oma yang sudah pake mode begini akan ada hujan badai disini,untung saja besok Bia sekolah ..Yeaayyyy.." seru Bia langsung bersorak.


"Bia !!" seru sang mama menatap tajam kearah sang putri.


"Sorry," ucap Bia dengan menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya.


"Kamu nggak belajar,besok masih hari kedua ujian."ucap Kiran dengan santai.


"Wa'alaikumsalam."jawab semuanya.Melihat tingkah Bia memang membuat hati senang.


"Mak istirahat dulu, besok kita hadapi semua nya sama-sama."ucap Kiran dengan menggenggam tangan Mak Leha dengan erat.


"Bener kamu istirahat dulu,anggap rumah ini adalah rumah mu,sudah lama kan nggak main kesini."ucap Beni memandang Mak Leha.


"Baiklah,rasa nya aku akan segera istirahat.Hari ini sangat lah melelahkan."ucap mak Leha


Akhirnya mak Leha diantarkan kamar tamu dan Abi juga Kiran menuju kamar mereka begitu pun Beni dan Fitri masuk kekamar nya untuk beristirahat.


"Gimana pah,apa papah sudah siap untuk segala macam fakta yang akan terungkap," tanya Fitri pada suaminya saat mereka sudah ada di dalam kamar mereka.

__ADS_1


"Entahlah,yang jelas papa sekarang lebih tenang ada Leha bersama kita.Jangan sampai ibu tahu bahwa Leha adalah Soleha anak dari Jaya sahabat ayah mah."ucap papa Beni pada sang istri.


"Lalu apa perkembangan yang di dapat sama Tuti selama disana?"tanya Fitri menatap suaminya dengan serius.


"Kata Tuti ibu kelihatan seperti sedang merencanakan sesuatu tapi, selama ini Yudit tidak muncul lagi di rumah itu.kata Tuti empat hari ini kata istri Yudit ,dia nggak pulang kerumahnya.Tapi, dia mendengar nama Anna di sebut oleh ibu dan wanita itu."ungkap Beni


"Anna,apa hubungannya sama Anna bukannya dia salah satu teman Abi saat sekolah SMP dulu terus kenapa harus melibatkan Anna."


"Entahlah, sebenarnya apa yang di cari ibu selama ini.Mau menguasai harta ayah gitu,dia kan tahu harta Ayah cuma 35 % apa yang akan dia lakukan.Mencari ahli waris saham 65% itu terus mau diapain,mau dijadikan anak angkat atau mau gimana ibu." ungkap Beni merasa tidak habis pikir dengan ibunya yang sudah keterlaluan.


.


.


.


.


Dihari ini Kiran di hubungi oleh Rafif dan mengatakan sang istri ingin meminta maaf pada anak juga mertuanya.Kiran menyuruh Rafif untuk menemui mereka setelah makan malam dan saat ini Rafif dan Winda sedang ada di dalam perjalanan menuju rumah keluarga Mahardika.


"Meminta maaf lah dengan ikhlas,aku juga sudah pasrah dengan apa yang akan mereka lakukan untuk kasus penggelapan dana itu."ucap Rafif pada Winda dengan masih fokus dengan jalanan yang terlihat padat.


"Kamu kenapa sih jadi lemah gini mas,bukannya syarat supaya kamu nggak akan dilaporkan itu cuma nyuruh aku minta maaf tapi,kenapa kamu ngomong gini sih,aneh." ucap Winda pada suami nya dengan kesal.


Rafif tiba-tiba mengingat pesan sang ibu jika semua akan terbuka pada waktunya.Saat itu Rafif sangat di butakan cinta,padahal sang ibu yang dia sayangi begitu banyak berkorban atas dirinya.Ibunya yang awalnya menentang keras hubungan nya dengan Winda tiba-tiba setuju dengan alasan demi dirinya,semua perlakuan buruk Rafif atas hasutan istrinya ibunya selalu mengalah dengan alasan demi dirinya.Sungguh ibunya yang begitu menyayangi dirinya namun,Rafif sia-siakan begitu saja.


"Ibu" batin Rafif

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2