Menikah Muda

Menikah Muda
#Talak Tilu Sakalian


__ADS_3

Winda tersenyum sinis pada suaminya,dia tak menyangka jika suaminya yang biasanya membelanya kini membentak dirinya di depan orang banyak.Winda tidak suka dengan sikap Rafif yang menurut dirinya sudah mempermalukan dirinya.


"Nggak akan mas,aku nggak salah, apa-apaan kamu ini,lihat saja ibumu tinggal di rumah besar dan mewah tapi, dia tega lihat anak menantunya kesusahan,ibu macam apa dia !!" teriak Winda tidak terima dengan perlakuan suaminya yang sudah terlihat tak membela


dirinya.


" Jangan lancang kamu !!" bentak Rafif sudah tidak mempunyai stok kesabaran lagi untuk istrinya.


Rafif bahkan melayangkan tangannya ke arah wajah Winda namun,belum sampai telapak tangan nan besar itu menyentuh kulit sang istri,tangan Rafif sudah di tahan oleh Mak Leha.


"Cukup Rafif,jangan kamu lukai fisik seorang perempuan,itu sama saja kamu seperti pengecut." ucap mak Leha pada putranya.


"Tapi bu,dia sudah menghina ibuku ibu kandung ku,aku sudah banyak menyakiti hati ibu karena perempuan itu bu,aku ingin ngasih dia pengajaran."ucap Rafif dengan wajah frustasi.


"Tapi,jangan sampe kamu menyakiti istri kamu dengan tangan kamu bang.."ucap Mak Leha mengusap bahu sang putra.


"Mas Rafif nggak akan berbuat seperti itu kalau bukan gara-gara ibu !!" pekik Winda dengan lantang.


"Rafif yang tadinya mulai menjernihkan pikiran nya kini tersulut emosi kembali.Dia tak habis pikir dengan Winda,dia sudah lelah dengan semua yang terjadi saat ini.Dia sudah gagal menjadi suami yang baik untuk Winda.


"Winda tarik omongan kamu,minta maaf sama ibu dan semuanya dengan ikhlas."ucap Rafif dengan menahan emosi dan mulai mengatur nafasnya.


"Nggak akan mas,aku nggak salah !!" Winda tetap saja tidak mau terima.

__ADS_1


"Kamu sakit Win,aku sudah nggak tahan dengan semuanya aku lelah,Winda Utari binti Gofur aku ceraikan engkau dengan talak tiga,aku haramkan kau menginjak rumah keluargaku !!"


DuarπŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


"Tidak,tidak mas,cabut ucapan kamu mas..ini nggak benar,aku mencintaimu mas ..hiks hiks.!!"


Winda berusaha menggapai tubuh suaminya namun sayang suaminya sudah tawar hati padanya,sudah cukup dia mengecewakan ibu dan keluarganya demi wanita egois dan sakit macam Winda.Dia lelah dengan hubungan toxic yang selama ini mereka jalani.


Semua orang pun syok dengan apa yang di katakan Rafif,Kiran dengan cepat menarik Mak Leha menjauh dari Rafif dia takut Winda akan berbuat jauh pada ibu angkatnya itu.


"Raf,apa yang kamu ucapkan nak.."gumam mak Leha yang duduk bersandar di bahu mama Fitri.


Mama Fitri mengajak mak Leha ke ruangan lain,guna menghindari keributan yang lebih puas.


Memang benar adanya jika istri mempermalukan suaminya itu sama saja sifat durhaka kepada suami jika suaminya yang tak punya malu dan membiarkan istrinya selalu berbuat dosa maka suaminya layaknya seperti laki-laki 'Dayus'.


.


.


"Kalian puas,kalian puas kalau mas Rafif sudah menalak aku,apa ini yang menjadi rencana kalian dari awal, jangan-jangan ini semua sudah direncanakan sama perempuan tua itu !!"


"Diam kamu,dari tadi saya diam saja karena tadi bukan lah ranah saya tapi, kalau kami sudah menyenggol soal ibu saya jangan harap kamu saya kasih ampun, perempuan yang kamu bilang perempuan tua itu adalah ibu dari suami kamu,ohh..sorry mantan suami kamu tepatnya,karena kau tadi sudah ditalak.Mirisnya dengan talak tilu (tiga) bukan aku mengejek kamu,itu nggak ada tapi, kamu bilang ibu ku punya rencana ini,itu salah yang ada rencana ku ingin buat kamu dan dia masuk penjara."ucap Kiran panjang kali lebar pada perempuan di hadapannya itu.

__ADS_1


Mendengar ucapan Kiran tentu Winda terkejut,saat mendengar mereka mau memenjarakan dia.


"Kenpa kaget,itu nggak sebanding dengan apa yang kamu dan Rafif si anak to*ol itu lakukan pada ibunya.Aku nggak habis pikir kemana otak kalian saat itu,aku bertemu ibu ada di halte dengan memegangi perutnya yang lapar karena belum makan selama tiga hari, mencari pekerjaan pun tak ada yang mau menerima dirinya apalagi melihat keadaan nya saat itu hanya punya baju yang ada di badan tanpa uang tanpa apapun yang dia bawa.mak bukan pengemis yang mau minta-minta dia nggak mau minta-minta seperti yang lain,saya menemukan dia hampir pingsan karena tidak makan berhari-hari.Beruntung saya yang ketemu mak dan mau ikut saya yang sebatang kara.Kamu Rafif,kamu orang paling jahat,sangat jahat !!"


perkataan demi perkataan yang Rafif dengar dari Kiran membuat dia menangis mendengar apa yang terjadi pada ibunya setelah dia mengusir nya tanpa membawa apapun.


"Kamu orang paling jahat,aku nggak akan berbuat seperti itu Rafif karena aku anak yatim-piatu yang begitu saja ditinggalkan oleh kedua orang tuaku,mereka meninggalkan aku tanpa pesan tanpa kata apapun.Kamu lebih beruntung punya ibu tapi,kenapa kamu tidak bisa menjaganya malah membuang nya.Kalaupun kamu ingin buang ibu kamu taro dengan baik di panti jompo atau kamu pulangkan ibu kamu ketempat adiknya,kemana hati kamu Rafif !!"


Teriakan dan kemarahan Kiran terlihat sangat menakutkan.Kiran tak pernah semarah itu,tapi sekarang dia berani marah karena orang yang kejam menurut nya ada di hadapannya.


"Ibu,ma_maaf..hiks hiks.." gumam Rafif dalam tangisnya.


"Winda kamu itu wanita,kenapa kamu seperti ibl*s.Kamu bisa bayangkan bagaimana rasanya menjadi gelandangan seperti ibu ku,kamu mau menjadi orang yang tak diharapkan oleh keluarga kamu,apalagi ini anak kamu yang kamu kandung selama sembilan bulan,kamu lahirkan dengan taruhan nyawa,kamu rawat dan kamu sayang sampai dia dewasa dan bisa berdiri di kakinya sendiri,lalu setelah anakmu mendapat seorang pendamping kamu nggak perlu lagi di hidupnya apa kamu mau seperti itu,kenapa Tuhan mengambil lagi anak kamu dari rahim mu,mungkin Tuhan juga tahu,dia akan menderita punya ibu macam kamu,dia pasti kalau lahir akan malu punya ibu yang tidak punya hati melainkan seorang ibl*s !!"


Winda menangis histeris mendengar ucapan demi ucapan yang Kiran lontarkan,pikirannya berputar pada kembali di mana dirinya begitu kejam kepada orang-orang yang seakan menghalangi dirinya yang akan mencapai suatu tujuan.Terbiasa hidup miskin dan kekurangan tambah cacian dari orang-orang terdekat nya membuat dirinya dendam,karena masalalu ibunya yang pernah di usir oleh mertuanya yang kaya sementara ibunya hanya seorang yatim piatu.


Bersambung.


Gimana tuh,sudah aku kabulin aku suruh Rafif talak tilu sekalian si Winda.🀭


Maaf yaa mungkin karena dari hati tulisannya terkesan ngeselin πŸ™


Jangan lupa Vote,Like juga cukup kalau perlu Share juga biar tambah banyak yang baca biar tambah saudara online..πŸ€²πŸ™πŸ’›

__ADS_1


__ADS_2