
****
“Apa??... Menikah? Apa ayah bercanda?”
Ucap Jungkook yang syok.
“Kenapa? kalian itu sudah dijodohkan sejak kecil, jadi selum ibu mati, ibu ingin kalian menikah”
Ucap ibu Jungkook mengancam.
“Ibu ini bilang apa? Kenapa malah bilang sesuatu yang tidak baik?”
Ucap Jungkook.
“Sekarang kau pilih, mau menikah atau jadi anak yatim? Tanpa ibu?”
Ucap ibu Jungkook semakin mengancam.
“Sudah-sudah jangan bertengkar,”
Ucap ayah Jungkook melerai.
“Kenapa? Biar dia bisa memilih. suami ku, dia harus tau kalau ibu nya punya penyakit jantung. Yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawa ibu nya, apalagi kalau diberi kabar buruk dan syok, aku akan mati dengan cepat”
Ucap ibu Jungkook kembali mengancam.
Padahal sejatinya ibu Jungkook tidak punya penyakit jantung. Dia sengaja mengarang agar Jungkook mau menyetujui pernikahan.😂
“Aaaah.... baik lah bu... aku tidak ada pilihan lain”
Ucap Jungkook seketika lesu.
“Naaah anak ku Jungkook memang penyayang ibu nya ya, hahahhha”
Ucap Ibu Jungkook memeluk.
Sebuah pilihan buntu. Yang tidak ada jalan tengah nya, mereka akan menikah tinggal satu atap, satu kamar. Sementara ujian akhir sekolah akan dilaksana kan 2 minggu setelah itu.
****
Esok pagi nya. Suasana disekolah.
Jungkook dan Yuni kembali berpapasan.
Saling tatap sinis.
“Aku ingin bicara,,,”
Ucap Jungkook mengawali pembicaraan.
“Aku juga mau bicara, tapi jangan sentuh tangan ku, aku bisa jalan sendiri..”
Ucap Yuni dengan wajah judes nya.
“Haaah kau fikir siapa juga yang mau memegang tangan mu? Jangan berharap terlalu banyak”
Ucap Jungkook yang kemudian pergi mengajak Yuni bicara.
Tiba di sebuah atap gedung sekolah.
“Baik lah aku langsung saja bicara, apa kau sudah mengetahui kabar tentang tiket neraka itu?”
Ucap Jungkook menatap sinis.
“Tiket neraka apa maksudmu? Jadi menikah dengan ku itu kau bilang neraka? Benar-benar kau ini ya”
Ucap Yuni sambil memukul lengan Jungkook.
Plaaaak....
“Hei hentikan... jangan pancing emosi ku ya, hari ini aku sedang baik dan tidak mau bertengkar. Ayo kita bersekongkol untuk menggagal kan pernikahan ini”
Ucap Jungkook memberi tawaran.
“Sejak kapan kita berdamai dan bekerja sama? Apa kau fikir aku mau bekerja sama dengan pria menyebalkan seperti mu?”
__ADS_1
Ucap Yuni kesal.
“Apa kau juga fikir aku sudi ber sekongkol dengan gadis aneh seperti mu,?”
Ucap Jungkook kembali sinis.
“Apa aneh kata mu kau ingin dilempar sepatu ya biar tau rasa? Haaah?... begitu banyak pria yang menyukai ku diluar sana, bahkan sampai antrie... kau tau??”
“Tidak.... aku tidak mau tau... mungkin mereka semua buta sampai suka dengan gadis tidak jelas seperti mu,”
“Apa maksudmu bilang tidak jelas? Aku ini wanita seutuh nya kau tau?”
“Tidak penting.... sekarang bantu aku menggagal kan pernikahan ini”
“Lakukan saja sendiri aku hanya akan terima beres”
Ucap Yuni sambil meninggalkan atap gedung.
“Heeei awas saja ya, saking senang nya bisa menikah dengan ku, lalu kau sebarkan berita ini ke teman-teman lain.”
Ucap Jungkook mengancam.
Yuni berhenti sejenak.
“Kau fikir aku bangga dijodohkan dengan cecunguk seperti mu? Jangan mimpi...”
Jawab Yuni dan kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
Bisa dilihat seberapa tidak akur nya mereka sampai mereka tidak bisa berdiskusi dengan baik. 😄
Se sampainnya dikelas. Tampak wajah Yuni yang murung dan lesu.
“Hei yuni...”
sapa sora
“Haaaah rasanya aku ingin mati saja kalau begini... haaaah..”
Ucap Yuni sambil mengacak-acak rambut nya karna kesal.
“Hei hei... kenapa? Tidak biasa nya teman ku begini”
“Haaah tidak apa., rasanya aku harus banyak minum pil penenang setelah ini..”
“Hei ada apa dengan mu ini? Sebentar lagi kita ujian akhir sekolah, dan kita akan kelulusan.. jadi jangan lesu harus bersiap untuk itu.”
(Mengangguk) dengan tatapan kosong.
“Aaaissssh.... sial sekali hidup ku ini”
Ucap Yuni sambil memukul meja nya akibat emosi.
Tak lama Jungkook masuk ke kelas.
Mereka saling bertatap sinis.
Lalu Jungkook duduk dikursi nya.
“Waah tumben sekali kalian tidak bertengkar? Biasanya jika sudah melihat dengan radius 100 meter emosi kalian akan meningkat 1000 derajat, heheheher.....”
Ucap Sora mengejek.
Yuni dan Jungkook menatap Sora dengan sinis.
“Ahahahhahahha... aku tadi bicara apa ya... waaah mulut ku ini kadang sering bicara sendiri maaf ya..”
Ucap Sora yang salah tingkah karna merasa takut.
Jungkook dan sora masih menatap.
“Hahhaha aku hanya merasa aneh saja kalau kalian tidak bertengkar... jadi itu tadi spontan saja aku bilang...dan kalian juga lebih imut kalau damai begini....”
“KAMI TIDAK AKAN DAMAI.........”
Ucap Jungkook dan Yuni secara bersamaan,
__ADS_1
“Waah waah apa ini? Kenapa kalian jadi kompak begini,,, aku jadi takut...”
Ucap Sora yang nyali nya menciut....
Tiba-tiba...
“Selamat pagi anak-anak”
Sapa bu Guru yang baru saja masuk.
“Haaah tenang... aku hampir saja dimakan oleh Jungkook dan Yuni...mereka benar-benar menyeram kan”
Ucap Sora dalam hati.
Waktu terus berjalan sementara Jungkook dan Yuni sibuk mempersiap kan ujian disekolah.
Ayah dan ibu Jungkook sibuk menyiap kan undangan pernikahan, memesan gedung , memesan catring, menyiap kan dekorasi bunga.
“Waaah ini pernikahan idaman... putra ku dan menantu ku akan jadi raja dan ratu, ah....senang nya akhirnya impian ku menikah kan mereka berdua bisa terwujud.”
Ucap ibu Jungkook bahagia.
“Iya.... tapi seperti nya Jungkook tertekan.”
Ucap ayah Jungkook khawatir.
“Tidak apa suami ku... kalau mereka sudah terbiasa dalam satu atap pasti akan baik., mereka masih muda saja jadi sedikit syok,, tapi perlahan pasti mau.. kalau kita tidak segera menikah kan mereka,, aku takut baik Jungkook atau Yuni akan punya pacar dan tidak jadi menikah.. itu akan membuat ku sedih...”
Ucap Ibu Jungkook khawatir...
“Aaah iya baik lah aku setuju saja... tapi Jungkook akan tetap jadi penerus ku diperusahaan setelah ini”
“Hahahha itu bisa diatur suami ku...”
Ucap Ibu jungkook senang.
Sementara itu.
“Aku pulang...”
Ucap Yuni yang baru tiba dirumah nya agak malam karna sibuk mempersiap kan ujian.
“Ayaah .... kau sudah pulang?”
“Nak sini ayah tadi buatkan shusi untuk mu”
Ucap ayah Yuni.
“Waah seperti nya enak... aku jadi lapar”
Kemudian Yuni makan dengan lahap nya..
“Yuni... ayah punya sesuatu untuk mu..”
“Apa ini?....undangan pernikahan? Siapa yang menikah ayah?”
Ucap Yuni seketika tanpa melihat nya dengan jelas.
“Kau baca saja...”
Membaca dengan serius..
“Haaaah ini undangan pernikahan ku??, kapan ini dibuat? Aku kira kemarin yang ayah bilang itu hanya bercanda”
Ucap Yuni sedih.
“Itu adalah buatan calon mertua mu., dan Yuni.. ada satu kabar lagi yang mengejutkan. Ternyata Bibi Jeon punya penyakit jantung, jadi ini mungkin permintaan terakhir nya. Kita harus menjaga suasana hati nya agar dia tidak emosi dn syok. Itu akan mengganggu kesehatan nya.”
“Dan bibi Jeon bukan nya sudah seperti ibu kandung mu sendiri? Apa kau ingin membuat dia bersedih?”
Tanya ayah Yuni tegas.
“Iya ayah.... baik lah aku setuju...”
Ucap Yuni yang seketika fikiran nya kosong karna syok.
__ADS_1
Yuni tidak punya pilihan lain selain menyetujui pernikahan ini. Meskipun diusia nya yang akan menginjak 20 tahun.
Bersambung......