
Selamat membaca🤗
****
Setelah mereka berdua makan malam, dengan lahap nya. Yuni yang sedari tadi tersenyum itu selalu mengalih kan pandangan Jungkook.
“Apa makanan nya lucu? Kenapa selalu tersenyum?”
Tanya Jungkook bingung.
“Sebenarnya... aku sengaja mabuk, untuk melihat reaksi mu... tapi ternyata kau polos sekali ya..”
Ucap Yuni yang membuat Jungkook semakin bingung.
“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti...”
Ucap Jungkook yang kebingungan.
“Bahkan jika aku berpakaian sexy mungkin kau tidak bereaksi...”
Ucap Yuni sambil terus tersenyum.
“Owh... jadi kau menantang ku?...”
Ucap Jungkook melirik Yuni.
“Menantang apa? Aku tidak begitu...”
Ucap Yuni yang terus tersenyum manis itu.
“Baik lah..... karna ini juga malam terakhir kita di pulau Jaeju... jadi aku tidak akan melewat kan nya..”
Ucap Jungkook yang kemudian beranjak dari tempat duduk nya.
Seketika Yuni langsung diam dan gerogi karena reaksi Jungkook pada perkataan nya.
Tak lama Jungkook menghampiri Yuni dan langsung menggendong nya. Mereka pun langsung bertatapan mata.
“Apa,,,, kenapa...”
Tanya Yuni gugup.
Kemudian Jungkook merebahkan Tubuh Yuni kekasur dan Jungkook membelai rambut Yuni dengan lembut sambil menantap wajah Yuni dengan sangat dalam.
Perlahan Jungkook pun menciumi kening, menciumi kedua pipi, menciumi kedua mata, menciumi hidung dan juga menciumi bibir Yuni dengan lembut.
Sentuhan halus nya membuat suasana semakin hening.
Sementara jantung Yuni berdegup sangat kencang karena gerogi.
Nafas lembut Jungkook terdengar lirih di telinga dan membuat suasana semakin romantis.
————sensor—————😂————
Ke esokan pagi nya, Yuni dan Jungkook merapikan pakaian mereka dan memasuk kan nya ke koper.
Dengan wajah terus tersenyum dari Jungkook.
Yuni hanya bisa melirik sambil berwajah kesal melihat senyum Jungkook.
“Bantu aku angkat koper ini...”
Ucap Yuni memerintah.
“Baik... sayang ku...”
Jawab Jungkook dengan sigap. Dan kemudian Jungkook mendekati Yuni, sebelum mengambil koper nya dia pun sempat-sempat nya mencium pipi Yuni yang berada disamping nya.
“Kau ini.. benar-benar..”
Ucap Yuni kesal.
__ADS_1
“Benar-benar apa? Benar-benar tampan ya...”
Tanya Jungkook pada Yuni.
“Hentikan senyum mengejek mu itu...”
Ucap Yuni yang berwajah sinis.
“Kau benar-benar imut ya....”
Ucap Jungkook sambil mengangkat koper milik Yuni. sedangkan Yuni hanya bisa diam tanpa ekspresi.
“Sudah selesai... ayo kita mandi bersama... dan bersiap ke bandara...”
Ajak Jungkook pada Yuni.
“Mandi bersama.....”
Tanya Yuni yang syok.
“Kenapa memang nya? Aneh?”
Tanya Jungkook memandang Yuni sambil melepas kan baju nya yang berkeringat dan memperlihat kan badan nya yang kekar.
“Kau mandi saja dulu... aku nanti saja... cepat....”
Ucap Yuni yang kemudian mendorong tubuh Jungkook ke kamar mandi.
Dengan senyum singkat Jungkook akhirnya mendahului untuk pergi mandi.
“Haaaah..... kenapa aku masih saja malu menatap Jungkook... dia ini benar-benar menakut kan... seperti macan yang kelaparan....”
Ucap Yuni yang Jantung nya masih berdegup dengan kencang mengingat hal semalam.
“Tidak... tidak.. aku tidak boleh begini... aku harus bersikap sok tenang... supaya tidak terlihat aneh”
Ucap Yuni yang mengambil nafas panjang dan kemudian melanjut kan untuk membereskan barang-barang nya.
****
Sedangkan sepanjang perjalanan, Jungkook tampak sesekali menatap Yuni sambil tersenyum.
“(Kenapa jadi aneh begini... dia pasti senang sekali sekarang... menyebalkan)”
Gumam Yuni dalam hati.
Dan kemudian kedua nya pun terbang ke seoul menggunakan pesawat pribadi milik keluarga Jeon.
Setiba nya dirumah, Yuni dan Jungkook disambut hangat oleh ibu, ayah dan sobin.
“Waaah kalian sudah pulang.... kami sangat merindukan kalian berdua....”
Ucap ibu yang kemudian memeluk Yuni dan Jungkook dengan erat.
“Kami juga merindukan ayah, ibu dan juga sobin...”
Ucap Yuni yang terus tersenyum manis itu.
“Biar kan mereka berdua duduk dulu... pasti mereka sangat lelah...”
Ucap ayah memberi perintah.
Dan kemudin merak semua duduk diruang tamu sambil minum teh dan cemilan kecil yang sudah tersedia di meja.
“Waaah tampak nya rencana bulan madu ini berjalan sesuai yang diingin kan ya...”
Ucap ibu sambil tersenyum menatap Jungkook dan Yuni.
Sementara Jungkook dan Yuni hanya saling bertatapan. Sambil tersenyum singkat.
“Ibu senang sekali... akhirnya hubungan kalian berdua sudah membaik... rasanya ibu tidak perlu menutupi sesuatu dari kalian lagi...”
__ADS_1
Ucap ibu yang membuat bingung Yuni dan Jungkook.
“Maksud ibu... apa?”
Tanya Yuni penasaran.
“Sebenarnya.... ibu tidak pernah punya penyakit jantung.... maaf ya... ibu sudah membohongi kalian berdua....”
Ucap ibu tersenyum bersalah pada Yuni dan Jungkook.
“Apa ini maksudnya.... ibu sengaja berbohong?”
Tanya Jungkook sengan wajah kesal.
“Aaah... iya maaf... ibu tau... kalau kalian bermusuhan sejak dulu... dan karna ibu sangat ingin Yuni menikah dengan mu... maka ibu terpaksa berbohong... maaf ya....”
Ucap ibu memberi tahu.
“Saat almarhum ibu Yuni menghembus kan nafas terakhir nya saat melahirkan Yuni, dia sempat bilang, kalau dia ingin putri nya agar dijaga oleh ibu... dan meminta ibu agar menggantikan posisi nya sebagai ibu... maka nya ibu melakukan ini agar bisa terus menjaga Yuni dan menjadikan dia anak kandung ibu sendiri... meskipun harus berbohong... maaf ya...”
Ucap ibu yang berwajah sedih.
Sesaat Yuni tampak bersedih dengan mata berkaca-kaca.
“Ibu...... terima kasih ya... kau sudah mau menyayangi ku seperti putri mu sendiri...”
Ucap Yuni yang beranjak dari tempat duduk nya dan memeluk ibu Jungkook itu.
Kedua nya pun saling berpelukan dan menitikan air mata karna terharu.
“Meskipun kau tidak lahir dari rahim ku,,, tapi ibu sangat menyayangi mu seperti anak kandung ibu sendiri...”
Ucap ibu yang semaki erat memeluk yuni.
Suasana haru di keluarga Jeon, namun hal itu lebih baik karna kebohongan sudah terselesai kan.
Setelah drama sandiwara itu berakhir. Yuni dan Jungkook pergi ke kamar mereka untuk beristirahat.
“Haaah... akhirnya kita masuk kekamar ini juga..”
Ucap Jungkook senang.
Namun Yuni masih terlihat tersenyum terharu karna kejadian tadi. Dan sejenak Jungkook tampak menatap Yuni dengan tajam.
“Yuni.... apa kau menyesali pernikahan ini?”
Tanya Jungkook dengan wajah serius menatap Yuni.
“Apa maksudmu bertanya begitu?”
Tanya Yuni yang bingung.
“Sebenarnya.... kau itu mencintai ku atau tidak?”
Tanya Jungkook yang menatap tanpa ekspresi.
“Jangan menatap ku begitu...”
Ucap Yuni yang salah tingkah.
“Kata kan saja dengan jujur....”
Ucap Jungkook dengan wajah tenang.
“Mungkin awal nya... ini sebuah kesial lan untuk ku... tapi sekarang ini adalah sebuah anugrah untuk ku, bisa menjadi bagian dari keluarga Jeon. Dan menikah dengan mu...”
Ucap Yuni sambil menatap Jungkook sambil tersenyum manis.
Dan kemudian Yuni mendekati Jungkook yang berdiri disamping nya.
“Dulu memang aku membenci mu... tapi sekarang... aku sudah mencintai mu...”
__ADS_1
Ucap Yuni yang kemudian memeluk Jungkook dengan hangat.
Bersambung.....