Menikah Muda

Menikah Muda
#Kabar Anna


__ADS_3

Kiran dan Abi masuk ke dalam apartement.


"Mas mau mandi dulu atau aku?"tanya Kiran saat mereka sudah berada di kamar mereka.


"Kamu dulu saja,aku mau duduk sebentar."ucap Abi dengan nada datar.


Tanpa banyak bicara Kiran masuk dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya terlebih dahulu.Sementara Abi melangkah keluar dan duduk di bangku yang ada di balkon kamar mereka.


Setelah dua puluh menit Kiran selesai dengan ritual mandinya dan saat melangkah keluar kamar mandi dia melihat pintu balkon terbuka.Setelah mengganti pakaian Kiran melangkah keluar dan mengarah ke balkon.


Terlihat Abi sedang menerawang jauh.


Kiran urung untuk mendekati suaminya.Kiran dengan sedikit berfikir akhirnya dia melangkah ke dapur dan membuat secangkir coklat panas dan membawanya untuk Abi.


"Mas,coklat panas..cobalah."ucap Kiran dengan nada lembut dan duduk di bangku seberang suaminya.


"Hemmm.. thank's ."ucap Abi singkat.


"Sebenarnya ada apa,ada masalah yang kamu pikirkan.Coba cerita,kali saja aku bisa sedikit membantu.Kalaupun tidak, bisa sedikit melegakan hati kamu."ucap Kiran dengan memandang wajah suaminya.


Abi melihat sekilas ke arah istrinya dan kembali menyesap nikotin yang ada di antara dua jarinya.


"Nggak ada apa-apa,jangan khawatir."ucap Abi dengan sedikit mengembang kan senyum tipis pada istrinya.


" Sayangnya aku nggak percaya mas,karena aku tahu benar kalau kamu sedang gelisah dan mungkin ada masalah berat.Kamu nggak mungkin menghisap nikotin kamu itu,ada apa sebenarnya.Cobalah jujur."pancing Kiran.


" Bisa nggak jangan bikin aku semakin pusing dengan sifat kepo kamu."ucap Abi mendadak meninggikan suaranya.


Abi langsung pergi meninggalkan Kiran yang masih terkejut dengan tingkah tak biasa suaminya.


Terdengar gemericik air dari kamar mandi dan pastinya Abi yang ada di dalam kamar mandi.Setelah lima belas menit Abi keluar dari kamar dan sudah rapih dengan baju casual.


" Mas kamu mau kemana,ini sudah mau magrib lho?!" tanya Kiran dengan wajah heran.


"Aku ada perlu sebentar."ucap Abi dengan cepat keluar kamar sebelumnya dia mengecup kening istrinya sekilas dan menyambar dompet dan kunci mobilnya.Abi keluar apartement mereka dan melajukan mobilnya ke arah dimana biasa Gema berada.


Sementara Kiran yang melihat kepergian suaminya itu membuat dirinya bertanya-tanya ada apa sebenarnya dengan suaminya.

__ADS_1


Padahal setahu dia tidak ada apa-apa sebelum mereka sebelumnya ke restaurant itu.


"Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan mas,sampai kamu bisa berubah seperti ini?"batin Kiran.


Sementara di pihak lain Abi sampai di sebuah apartement yang tak kalah mewah dari apartement miliknya.


Abi keluar dari mobil dan langsung menuju ke salah satu unit apartement.


Ting tong


Ceklek.


"Lo Bi,masuk." ucap pria yang membuka pintu yang tak lain adalah Gema.


Abi pun masuk ke dalam apartement Gema dan duduk di sofa ruang tengah di apartement Gema.


"Lo ada apa kesini,Kiran tahu Lo kesini?" tanya Gema menyerahkan sebuah kaleng minuman pada Abi.


"Nggak ada apa-apa,Kiran nggak tahu kalau gue kemari."ucap Abi dan meneguk minuman yang ada di tangannya.


"Kenapa Lo kemari,pastinya ada hal penting kan?"pancing Gema menatap sahabatnya itu.


Gema menghentikan pergerakan nya saat mendengar nama Anna adalah tujuan Abi menemui dirinya.


"Buat apa Lo tahu soal Anna, sedangkan Lo sudah memilih bersama Kiran.Kalaupun Lo tahu soal dia,Anna yang sekarang bukan Anna kamu yang dulu Abi.."ujar Gema dengan ekspresi wajahnya yang terlihat ada sesuatu yang di sembunyikan sahabatnya itu.


"Apa ada yang Lo sembunyikan dari gue soal Anna?"tanya Abi mencecar Gema.


"Abi,urusan Anna sudah bukan urusan kamu lagi.Saat ini Lo sudah ada Kiran dan Bia,dan gue nggak mau Kiran salah paham dengan semua ini.Kalau gue cerita soal Anna yang nggak baik-baik saja pastinya Lo nggak akan tinggal diam kan," ungkap Gema memandang wajah sahabatnya yang terlihat frustasi.


"Sekarang yang penting gue pengen tahu tentang keadaan Anna setelah ninggalin gue tanpa perasaan."ucap Abi.


"Buat apa Lo tahu,Lo sudah bahagia sama Kiran dan Bia.Jangan menambah masalah."ucap Gema dengan meninggikan suaranya.


"Gue tahu,dan gue sangat mencintai Kiran dengan sepenuh hati gue.Buat soal Anna gue cuma ingin mastiin dia baik-baik saja."ujar Abi.


"Dia sudah kembali,dia selama ini ada di Miami Florida dan dia sudah menikah dan mempunyai anak yang berumur 10 tahun.Dia dan suaminya bercerai setelah tahu kalau dirinya di jadikan istri kedua dan dia di usir oleh istri suaminya dan dia terpaksa kembali ke Indonesia.Gue ketemu dia Di Hongkong, sebelumnya dia tinggal di Hongkong sebelum dia balik ke Indonesia.Dia menetap di Hongkong selama dua tahun terakhir."ungkap Gema.

__ADS_1


"Astaga,lalu keluarga nya yang lain?"tanya Abi dengan wajah yang terlihat sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Anna.


"Tak ada satu pun keluarganya,hanya sahabatnya bernama Kerenina yang selalu ada buat dia."terang Gema.


"Anaknya sakit dan butuh banyak biaya,dia tidak punya pekerjaan pasti,dia punya pekerjaan menjahit di rumah kontrakan nya.Anaknya selama dua Minggu ini di rawat di Rs Mahardika."ucap Gema.


"Hah,kamu nggak salah ngomong?"tanya Abi.


"Nggak lah,anaknya harus cuci darah bolak balik karena memang anaknya mengidap kanker leukemia."ungkap Gema.


Gema yang mendapat informasi tentang kehidupan Anna merasa simpatik.Apalagi tanpa adanya suami di sampingnya.


.


.


.


Di apartemen milik Abi,Kiran sedikit khawatir dengan keadaan Abi yang terlihat lain setelah pulang makan siang tadi.


"Mama kenapa,dari tadi mondar mandir kayak setrikaan,apa mama ada masalah?"tanya Bia saat melihat mamanya yang tidak bisa duduk tenang.


"Mama cuma khawatir karena Daddy." ucap Kiran


"Daddy,kenapa dengan Daddy?" tanya Bia meletakkan novel yang ada di tangannya.


"Entahlah,setelah kita selesai makan siang tadi terus kita pulang,sikap Daddy kamu aneh."terang Kiran.


"Mama sudah nanya ke daddy,mungkin ada masalah sama daddy," ucap Bia.


"Sudah,tapi..Daddy bilang tidak ada apa-apa.Tapi, mama kurang percaya soal itu.Bia kan disana waktu mama sama aunty Asti pergi ke toilet,apa Bia dengar atau tahu sesuatu.Jali saja ada yang di bahas sama mereka setelah mama pergi?"tanya Kiran dengan wajah penuh selidik.


"Setahu Bia nggak ada ,tapi..nggak tahu juga mam,soalnya Bia asyik maen game terus kuping Bia di tutup headset." ucap Bia jujur..


"Daddy,jangan sampai Daddy buat mama marah.Kalau Daddy sampai sakitin mama,Bia pastikan daddy akan sulit bertemu kami."batin Bia.


Bia memang terlihat manja pada Abi dan terlihat sangat menyayangi Abi seperti melebihi sayangnya Bia pada Kiran.Namun,tak ada yang bisa mengukur sayang Bia pada Kiran yang jauh lebih besar dari sayangnya pada Abi.Bagaimana pun Bia sudah dari kandungan bersama Kiran dan apalagi saat lahir pun sampai besar selama kurang dari lima belas tahun Bia cuma ada Kiran dan Mak Leha dalam hidupnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2