
Abi langsung mengungkung tubuh polos Kiran.Lalu meraih tangan Kiran dan menuntunku untuk menyentuh benda keramat di tubuhnya yang ada di bawah sana yang sudah sempurna.Kiran dengan polosnya menurut karena seperti terhipnotis dengan melihat senyum suaminya.
Sementara Abi tersenyum melihat wajah pasrah istrinya.
Decakan dan rintihan terdengar memenuhi kamar.Cukup lama Abi dan Kiran bermain dengan berbagai gaya .Saat ini Kiran lah yang sedang memimpin permainan mereka.Kiran duduk di pangkuan Abi dengan posisi Abi duduk bersandar kepala ranjangnya.
Posisi inilah yang sangat di sukai Abi dan karena posisi ini membuat dirinya puas memandang tubuh sexy istrinya.
Kiran masih menggerakkan bagian tubuhnya sementara itu Abi sedang sibuk menikmati sajian sarapan pagi yang sungguh menggugah selera,sajian sarapan yang membuatnya lupa akan semua hal. Kiran membuat dunianya berubah dari pria yang fuc* boy ,pria dingin ,sampai pria romantis bahkan jadi pria mesu*
"Mass..." rintih Kiran saat merasakan ada yang akan kembali meledak karena segala frekwensi getaran dan gerakan sension*l mereka.
" Tunggu aku sayang kita sama-sama ... ." ucap Abi yang kini kembali mengulangi ritme permainan kembali menggemparkan dunia Kiran dan bagai bayi Dugong yang haus dia menempel pada Kiran.
Racauan panjang terdengar dari mulut keduanya .Yang diiringi dengan semburan lahar panas milik Abi yang menyemburkan kecebong saktinya masuk membasahi rahim Kiran dan itu artinya mereka berdua sudah sampai di bagian paripurna permainan mereka.Tubuh Abi dan Kiran bergetar merasakan sisa-sisa peleburan kasih dan cinta.Abi menarik bad cover untuk menutupi bagian tubuh mereka.
" Terimakasih sayang,I Love you.."
Cup
ucap Abi dengan mengecup kening Kiran penuh rasa sayang dan sementara Kiran hanya tersenyum menikmati dan meresapi kecupan manis dari Abi dengan memejamkan matanya.
Tiba-tiba tubuh Abi merosot ke bawah dan kini wajahnya di depan perut istrinya.
" Mas, ngapain?" tanya Kiran bingung dengan tingkah Abi.
Cup
Abi mengecup perut Kiran membuat Kiran heran " Semoga,dia akan hadir disini."ucap Abi dengan mengelus perut Kiran yang rata.
Abi berbaring di samping Kiran dan menatap wajah Kiran " Mas,aku mencintaimu." ucap Kiran menatap dan menangkupkan kedua tangannya di pipi Abi dan mengecup singkat bibir sexy suaminya.
" Aku lebih mencintaimu sayang, sungguh aku tak ingin kehilanganmu lagi." ucap Abi dan kemudian kembali menciu* bibir Kiran.Mereka kembali terbawa gair*h dan pagi ini sungguh membuat kamar itu penuh dengan des*han kenikmatan dan kerinduan kedua insan yang lama saling mencintai dan baru bisa kembali bersatu.Setelah kegiatan panas pagi itu Kiran dan Abi tertidur kembali dengan saling berpelukan.
__ADS_1
Jam menunjukkan jam sepuluh pagi Bia yang sudah terlihat rapih dengan pakaian santainya melangkah keluar dari kamarnya dan melihat suasana rumah itu terasa sepi.
" Mama sama daddy kemana,Aki sama Nini pun nggak ada." gumam Bia menutup pintu kamar nya.
Kebetulan Bik Darmi baru pulang dari kebun ingin menyiapkan makan siang untuk semuanya.
" Bia,kamu sudah bangun?" tanya Bik Darmi saat melihat Bia di depan pintu kamarnya.
"Iya ni,mama sama Daddy kemana?" tanya Bia pada Bik Darmi.
" Wahhh..Nini nggak tau lagi." jawab Bik Darmi.
"Apa mereka pergi,masa mama nggak ada di samping Bia,katanya kan semalem mau bobo sama Bia.Daddy juga, apa dia adakamarnya ?" tanya Bia.
Bik Darmi baru ingat apa yang terjadi semalam,dan pastinya dia tahu apa yang sudah terjadi di balik pintu kamar nyonya dan tuan mudanya.
" Aduh,kenapa aku lupa kalau den Abi sudah nikah sama non Kiran lagi..gawat kalau sampai ni bocah sidak ke kamar bapaknya." batin bin Darmi.
" Non Bia ,Nini baru inget kalau mama sama Daddy non Bia keluar tadi,gimana kalau non ikut Nini ambil sayuran di kebun,disana ada pohon strawberry sama pohon anggur yang sudah siap panen ,non Bia bisa petik langsung buahnya disana." ajak Bik Darmi supaya nona mudanya tidak mengganggu pengantin baru stok lama itu.
" Oke,sekarang ini sandwich kamu makan sambil jalan nggak papa,bawa topi nanti kepanasan." ucap Bik Darmi.
Dengan cepat Bia kekamar nya dulu dan mengambil topinya guna menutupi kepalanya takut kepanasan dan mulutnya sambil menikmati sarapan sandwich yang dibuat mamanya tadi pagi.Untuk Bik Darmi ingat jika tuannya sama nyonya mudanya pasti sedang enak-enak jadi bisa mencegah terjadinya kehebohan yang akan terjadi di rumahnya.
Tak lama berselang Kiran terbangun dari tidurnya dan melihat jam di ponselnya,betapa terkejutnya dia sudah hampir makan siang.Dia segera turun dari tempat tidur melanggar terseok ke kamar mandi .
Saat Kiran di kamar mandi,Abi pun membuka matanya mendengar gemericik air di kamar mandi dan dengan cepat dia melangkah menuju kamar mandi menyusul istrinya.
Terlihat seperti semalam dengan posisi sang istri yang sedang di bawah shower sedang sibuk dengan spons berbusanya.
" Sayang.." panggil Abi dan memeluk tubuh Kiran dari belakang
" Mas,jangan macam-macam.cepaf mandi karena bentar lagi makan siang.Kasihan anak kamu juga dia pasti nyariin kita." ucap Kiran mengingatkan Abi ada Bia diantara mereka.
__ADS_1
" Astaghfirullah aku lupa dengan anak itu yang.." ucap Abi dengan tepok jidat
" Kenapa sampe lupa kalau kamu sudah punya anak gadis,sudah buruan sebelum dia medobrak pintu kamar kita." ucap Kiran
Dor ...dor ...dor
" Daddy..!!!" teriak des dari luar kamar
Kedua pasangan baru stok lama itu pun saling pandang dan langsung dengan menuntaskan acara mandi bersama Meraka.
"Bia,kamu ngapain nak?" tanya Bik Darmi melihat anak tuannya menggedor gedor pintu kamar sang Daddy
" Nini ini kenapa daddy nggak nyaut-nyaut sih,Bia jadi parno jangan-jangan Daddy pingsan atau daddy lagi kesakitan di dalam." ujar Bia dengan segala isi otaknya.
" Nggak sayang,kenapa kamu mikirnya gitu.Daddy kamu pasti baik-baik saja.Semalam Daddy sama mama kamu tidurnya larut malam jadi mungkin mereka masih ngantuk." ucap Bik Darmi
" Maksudnya Nini apa sih, maksudnya Nini Daddy sama mama tidur bareng di kamar ini .Itu nggak mungkin nek..mereka kan bukan muhrim. " ucap Bia
Dor dor dor
"Daddy buka pintunya..!!" teriak Bia dengan lantang
" Sudah,biarin Daddy istirahat nak.Sekarang Bia bantuin Nini masak di dapur yaa.." ucap Bik Darmi menarik tangan Bia
Namun saat Bia dan Bik Darmi baru dua melangkah akan meninggalkan tempat itu tiba-tiba pintu kamar yang tadi di gedor Bia terbuka.
Ceklek.
Terlihat Abi keluar dari kamar itu dengan penampilan yang terlihat segar karena baru saja mandi.Saat mulut Bia akan mengajukan pertanyaan tiba-tiba Bia di buat terkejut dengan kemunculan mamanya yang keluar dari kamar Daddy nya dengan tampilan yang sama dengan Daddy nya seperti mereka habis mandi.
" Kalian????
Tanya Bia dengan jarinya menunjuk ke arah Daddy dan mamanya ,tangan yang satunya pun menutup mulutnya.Dia pasti menerka-nerka apa yang terjadi pada kedua orang tuanya.
__ADS_1
Bersambung
Nasib punya anak perawan , nggak mau liat emak sama bapaknya dua-duaan 😂