Menikah Muda

Menikah Muda
# Akhirnya SAH lagi?


__ADS_3

" Mang Sapto,apa benar kalau Kiran masih berstatus istri Abi ?" tanya Kiran dengan ragu.


" Aku belum pernah mengucap talak padamu Kiran,ini buku nikah kita sebagai bukti akan apa yang aku ucapkan." ucap Abi dengan meletakkan dua buku nikah diatas meja.


Kiran mengambil dua buku itu dan melihat nama yang tertera di dalam buku itu dan juga ada foto mereka lima belas tahun silam.


" Maafin mamang non,karena memang mamang harus melakukan ini sebagai salah satu cara untuk melindungi tuan muda dan tentunya non Kiran." ucap mang Sapto.


" Apa begitu mengerikan sifat Oma kamu sampai semua ini terjadi?" tanya Kiran pada sosok Abi dengan mata yang menatap tajam pada lelaki itu.


" Dia licik,aku bertunangan dengan Aura pun karena desakan dia dan semua itu pun demi kamu yang saat itu belum tahu keberadaan kamu,aku takut jika aku menolak di pastikan karena masih ada kamu di hati aku,dan itu buat Oma Hanum dengan para antek-anteknya mencari keberadaan kamu dan mungkin nyawa kalian akan jadi taruhannya." ungkap Abi menatap balik Kiran.


" Begitu serakahnya seorang Hanum dengan harta peninggalan Mahardika?" tanya Kiran.


" Aku sengaja mengakusisi Mahardika Grup di bawah kekuasaan A'K Group demi menyelamatkan semua aset Mahardika.A'K Group aku bangun dari kita SMA dan keluarga ku nggak ada yang tahu soal itu." ucap Abi.


" Jadi dulu yang kamu bilang bengkel mobil ,terus showroom mobil itu titik balik A'K group?" tanya Kiran.


" Iya,jadi aku mohon demi keselamatan anak kita, aku mohon kembalilah padaku.Jika kita dalam keadaan terpisah seperti ini aku nggak bisa menjaga kalian 24 jam.Kalau kita sudah bersama lagi minimal aku akan sering bersama kalian."ucap Abi dengan mengiba.


" Apa kamu yakin?" tanya Kiran


" Aku yakin seyakin-yakinnya,kalau kamu masih ragu dengan status nikah kita,besok kita adakan ijab qobul kembali,gimana menurut kamu?" tanya Abi dengan wajah serius.


" Lebih baik begitu neng,mamang sama bibi nggak mungkin terus sama-sama den Abi,apalagi Oma Hanum sudah tahu jika kalian sudah menikah secara Sah,mamang juga yakin selama ini gerak gerik neng Bia juga non Kiran sudah dalam intaian orang suruhan Oma Hanum." ucap Mang Sapto.

__ADS_1


" Benar kata mang Sapto,ingat juga tentang Bia.Aku nggak ingin lagi mendengar kalau dia dianggap anak pungut ataupun anak angkat sama temen-temen nya." ucap Abi.


" Percayalah non,dari dulu sampai sekarang den Abi sangat mencintai non Kiran." bisik Bik Darmi


" Hahh..sok tahu si bibik." tampik Kiran.


" Percaya sama bibi Non, Insyaallah den Abi akan menjadikan non Kiran ratu dan pastinya akan selalu melindungi non dan neng Bia." ungkap Bik Darmi.


" Kalau begitu baiknya ,kapan kita akan mengadakan ijab qobul kembalu?" tanya Kiran dengan nada ragu.


" Ini masih jam delapan lebih lima belas menit,apa non bersedia sekarang.Aden apa siap untuk melakukan ijab qobul sekarang?" tanya Mang Sapto tak mau buang waktu.


" Saya sih siap saja mang,kamu gimana ma?" tanya Abi dengan memanggil Kiran dengan panggilan mama.


" A_aku apapun yang terbaik aku siap." ucap Kiran dengan sedikit ragu.


Akhirnya Kiran pun pasrah dengan takdirnya,setelah semua fakta yang dia dengar dari mulut orang kepercayaan keluarga Abi.


Kiran memakai sebuah gamis sederhana dengan hijab persegi empat dengan dandanannya yang terlihat sangat berbeda walaupun,dia harus melakukan nya sendiri.Dua kali mengadakan ijab qobul namun,dengan tempat dan suasana yang sama.Dirahasiakan dan hanya beberapa orang yang tahu tentang pernikahan ini.


Tadinya Kiran akan membangunkan putrinya namun di cegah oleh Bik Darmi karena melihat Bia yang begitu lelap dalam tidurnya.Anggap saja momment ini sebuah suprise untuk anaknya.Kiran menghubungi Mak Leha meminta doa restu untuk kembali pada Abi sekaligus yang masih berstatus suaminya . Sementara Abi pun menghubungi ayah dan ibunya guna memberitahu bahwa dia berhasil bersatu kembali dengan keluarganya.


Saat ini Kiran dan Abi duduk berdampak di depan Abi ada seorang Kyai yang akan menikahkan kembali dua insan itu.


Proses ijab qobul di ucap kan kembali oleh Abi dengan begitu lancar dan lantang,dengan suasana hati yang pastinya berbeda.Dulu dia menikahi Kiran hanya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan saat ini dia ingin meneruskan tanggung jawab nya sebagai ayah dan juga sebagai suami yang mencintai istrinya.

__ADS_1


Kiran meraih tangan suaminya dan mencium punggung tangan itu lagi dan Abi pun Mencium kening Kiran dengan lembut tak lupa juga Abi menyematkan kembali cincin pernikahan mereka kembali.Nasib cincin itu saat ini sudah kembali pada pemiliknya.


Sehabis melakukan acara ijab qobul para tetangga yang hadir pun di berikan sedikit bingkisan terima kasih oleh Abi.Karena mereka sudah mau meluangkan waktunya untuk menyaksikan pernikahan sederhana Kiran dan Abi.


Malam semakin larut Bik Darmi dan mang Sapto sudah masuk kedalam kamar mereka kini tinggal Kiran yang sedang membuatkan coklat panas untuk suaminya.


Kiran merasakan dadanya bergemuruh merasa jantungnya berdetak kencang,rasa yang dulu bahkan rasa malu untuk berlama-lama dengan Abi belum berani dia lakukan .


"Sayang .." panggil Abi dengan memeluk tubuh Kiran dari belakang.


" Ehh mas,kenapa kamu kesini?" tanya Kiran dengan perasaan gugup.


" Aku nungguin kamu dikamar tapi,nggak dateng-dateng,emangnya kamu lagi ngapain?" tanya Abi mengendus aroma tubuh istrinya.


" Emmmm...mas bisa nggak jangan gini,kita kekamar..aku sudah buatin kamu coklat panas." ucap Kiran membawa gelas berisi coklat panas dan satu mug air putih ke dalam kamar .


Abi dengan cepat menutup pintu kamar dan menguncinya dan langsung memeluk tubuh Kiran erat.


" Terimakasih sudah mau memberikan aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya,kita hadapi semuanya sama-sama.Jangan pernah tinggalkan aku lagi walaupun aku meminta kamu pergi sayang,aku bisa gil* kehilangan kamu lagi Dulu saja aku nggak kenal dunia luar cukup lama sampai Vian harus membawaku ke psikiater diam-diam." ungkap Abi


" Sampai segitunya mas?" tanya Kiran membalikkan tubuhnya dan menatap suami nya dengan sendu.


" Kalau kamu nggak percaya kamu bisa tanya sama Vian,dia yang tau aku setelah kehilangan kamu sampai kita ketemu lagi." ucap Abi meyakinkan.


Abi menangkupkan kedua tangannya di dua belah pipi Kiran dan menatap manik mata istrinya penuh damba.

__ADS_1


Bersambung


Sorry yaa...di stop dulu adegan kangen-kangenan nya antara Kiran sama Abi,kita lanjut besok karena author ada kerjaan lain 🙏


__ADS_2