
Ekspresi wajah yang di tunjukkan oleh Gema membuat Asti naik darah kembali,dia tahu persis bagaimana ekspresi laki-laki yang Asti anggap baji*gan itu.
"Sebaiknya kita bicarakan di tempat yang lebih private." usul Dewa.
"Ngapain buang waktu buat ngobrol,ini tempat senang-senang kali."ucap Gema dengan gaya nyelenehnya.
"Udah Ayo..!!" seru Vian menarik paksa tubuh Gema ke sebuah ruangan VIP yang ada di dalam Club' tersebut.
"Asti harus nya Lo nggak usah sampai nyamperin Gema kesini juga Ti, coba kalau Lo nggak hubungi kita duluan pasti Lo berdua sudah ngacoin tempat ini."ujar Vian geleng-geleng kepala melihat tingkah wanita yang di kenalnya sangat frontal.
"Gue pengen buat dia sadar bahwa semua yang dia lakukan salah Yan,dia sudah jerumusin sahabatnya sendiri tahu nggak ?!" ucap Asti kesal dengan sikap Gema yang masih seperti dulu.
"Jerumusin gimana maksudnya?" tanya Vian dan Dewa bersamaan.
"Kalian emang sahabat lucknat juga ternyata.Apa kalian nggak tahu kalau belasan tahun lalu dia sudah menghancurkan semuanya,termsuk yang dia bilang sahabatnya sendiri."ucap Asti dengan menampakkan senyum sinis nya.
"Tutup mulut Lo jal*ng !!" teriak Gema menunjuk kan jarinya ke arah Asti dengan nyalang.
__ADS_1
"Kenapa ,Lo takut kalau rahasia Lo ke buka.Kalian ingat kan waktu acara ulang tahun Vian di salah satu Hotel enam belas tahun lalu.Gema sahabat kalian sudah melakukan kesalahan yang fatal."ucap Asti menatap Vian dan Dewa sementara Gema yang terlihat merubah air mukanya.
"Nggak usah ngarang Lo !!" bentak Gema dengan ekspresi tak suka.
"Nggak ,gue nggak ngarang.Malam itu gue lihat Lo masukin sesuatu ke salah satu minuman dan ternyata minuman itu khusus untuk Abi sahabatnya. Dia....
"Brengs*k jangan fitnah Lo..!!" teriak Gema.
"Stop,Gema!!" teriak Vian dengan lantang mendudukkan kembali tubuh Gema yang akan menyerang Asti.
"Teruskan Ti.." ucap Dewa dengan menatap tajam Gema .
Prok Prok Prok Prok
"Abi ....
Gumam ketiga sahabatnya yang terlihat terkejut dengan keberadaan Abi. Namun,tidak dengan Asti.
__ADS_1
"Kau..,Lo jebak gue hah !!" teriak Gema dengan mendorong tubuh Asti untung saja Abi dengan sigap menangkap tubuh Asti.
"Asti..!!"pekik Kiran yang ada di belakang Abi.
"Kiran,sorry.. thank's .." ucap Asti menatap sahabatnya dengan wajah penuh penyesalan.
"Kenapa Lo buat hidup gue kacau Gem,apa maksudnya aku ini,Lo sahabat gue.Karena Lo sahabat gue Lo seenaknya permainkan kehidupan gue,Gue inget saat malam itu sebelum benar-benar gue minum minuman itu gue lihat Lo sama Anna sedang sibuk melakukan hal yang menjijikkan.Gue inget semuanya,Gue inget karena ulah Lo gue udah hancurin masa depan seorang gadis polos yang tak tau apapun.Jangankan buat seneng-senang,hidupnya hanya ada kerja-kerja dan kerja.Gue emang terpaksa harus menikah sama dia,tapi..gue bersyukur karena gue ngambil langkah itu.Gue nggak pernah menyesal sedikitpun sudah menikahi gadis itu,walaupun tidak di pungkiri gue sudah berkali-kali menyakiti dia sejak awal pernikahan.Gue sengaja nggak perpanjang soal Lo sama Anna,karena mungkin Lo bener-bener cinta sama Anna.Tapi, ternyata dia hanya korban ke sekian lo.Waktu Lo kemarin bilang ke gue soal Anna yang hidupnya hancur di Batam dan punya anak yang suka dianiaya suaminya ,gue baik sama dia karena gue inget anak gue Bia,beruntung Bia anak yang baik dan nggak pernah nyusahin mamanya dan juga eyangnya.Walaupun yang dia hadapi bullyan teman-teman nya karena dia nggak ada papa dia hadapi dengan senyuman walaupun pulang-pulang pasti nangis dan marah-marah sama mama juga eyang nya.Gue nolongin Anna ikhlas demi mental Yuna,sampai Yuna nggak sadar panggil gue papa gue iyain sampai gue acuhin istri gue demi nolong Anna dan Yuna tapi, gue baru sadar saat Kiran bersiap untuk pergi lagi dari gue, ancaman Kiran mampu membuka mata gue,nggak selanya sahabat yang terlihat baik akan selalu bersikap baik pada kita,apalagi dulu pernah berkhianat kepada kita dan contoh nya Lo Gema.Gue sudah ngubur kesalahan Lo waktu itu,tapi..Lo terus ngilangin kesalahan yang sama.Lo punya masalah sama gue,atau gimana?" ujar Abi dengan panjang kali lebar mengutarakan isi hatinya.
" Kenapa Lo selalu beruntung, Lo si cintai banyak orang.Walaupun Lo bilang keluarga Lo nggak peduli atau buang Lo ,masih ada bi Darmi dan Mang Sapto yang sayang sama Lo dan setia sama Lo,dari kecil sampai dewasa Lo selalu beruntung.Anna begitu mencintai Lo ,sampai suatu saat dia di paksa untuk menjauhi Lo sama Oma Hanum dia masih cinta sama Lo padahal saat itu aku yang selalu ada buat dia,waktu Lo lihat gue sama Anna di hotel itu karena dia sudah mabuk karena lihat Lo yang bersama Diana, padahal dia sudah susah payah untuk datang ke acara itu.Memang benar waktu itu gue sudah berencana untuk menjebak Lo dengan wanita sewaan gue,tapi..itu gue lakuin demi Anna yang sakit hati dengan hubungan Lo juga Diana padahal gue tahu waktu itu Lo masih berharap Anna kembali tapi,Anna nggak bisa gitu aja Deket lagi sama Lo,tapi.. keberuntungan lagi-lagi berpihak sama Lo,wanita yang gue sewa ternyata telat datang karena murid baru sial*n itu tiba-tiba datang tanpa di undang dan Lo bisa menebak apa yang terjadi sama kalian.Begitu lama gue nggak bertemu dengan Anna dan melihatnya dengan nasib yang lagi-lagi buat gue sakit,saat gue mau nolongin dia malah dia minta Lo yang nolongin dia.Dia ingin sekali menjadi lebih berarti di hidup Lo dan ternyata semua terpatahkan karena istri Lo itu ngancem buat ninggalin Lo dan salutnya gue sama cinta kalian,ternyata nggak mudah buat mudahin kalian ."ucap Gema panjang lebar.
Bugh
Bugh
" Baji*gan Lo..!!" teriak Abi dan memberikan bogem mentah pada Gema.
"Abi,Gema..!!" teriak semua orang melihat tingkah kedua orang dewasa itu baku hantam.
__ADS_1
Bersambung